Sekar Anindyah Lamase | Raysazahra A.M
Film Play Dirty (Prime Video)
Raysazahra A.M

Mark Wahlberg siap comeback dengan proyek terbaru. Kali ini ia mengambil peran sebagai sosok perampok sekaligus pahlawan aksi bernama Parker dalam film Play Dirty.

Play Dirty digarap sutradara Iron Man 3 dan The Nice Guys, Shane Black, ini juga ditulis bersama Charles Mondry dan Anthony Bagarozzi. Film ini diadaptasi dari seri buku Parker karya Donald E. Westlake yang menulisnya dengan nama pena Richard Stark.

Film ini juga menandai kembalinya Shane Black ke kursi sutradara setelah terakhir mengarahkan The Predator (2018).

Selain Mark Wahlberg, Play Dirty juga menghadirkan LaKeith Stanfield, Rosa Salazar, Dermot Mulroney, Tony Shalhoub, Keegan-Michael Key, Nat Wolff, Chukwudi Iwuji, hingga Thomas Jane.

Menariknya, Robert Downey Jr. ikut terlibat sebagai produser eksekutif. Sebelum Mark Wahlberg resmi jadi bintang utama, Robert Downey Jr. sempat dikabarkan akan memerankan Parker.

Berdasarkan sinopsis resminya, Play Dirty mengisahkan kelompok kriminal yang merencanakan perampokan terbesar.

Parker (Mark Wahlberg) bersama Grofield (LaKeith Stanfield), Zen (Rosa Salazar), dan tim terampil lainnya justru terjebak dalam situasi berbahaya saat mereka tanpa sengaja bersinggungan dengan mafia New York.

Karakter Parker memang punya sejarah panjang di layar lebar, walau tak selalu menggunakan nama aslinya karena Donald E. Westlake menolak pemakaian nama "Parker" kecuali ada jaminan lanjutan franchise. Akibatnya, banyak adaptasi akhirnya mengganti nama sang tokoh utama.

Lee Marvin memerankannya sebagai Walker dalam Point Blank (1967) yang diangkat dari novel The Hunter. Lalu, Robert Duvall hadir sebagai Earl Macklin di The Outfit (1973). Bahkan Mel Gibson juga pernah membintanginya dengan nama Porter dalam Payback (1999).

Setelah Donald E. Westlake meninggal pada 2008, barulah sang istri memberi izin penggunaan nama asli Parker di layar lebar. Jason Statham jadi aktor pertama yang mendapat kehormatan itu lewat film Parker (2013) yang diadaptasi dari novel Flashfire.

Lebih dari satu dekade berselang, akhirnya proyek terkait Parker kembali digarap, kali ini lewat Play Dirty yang dibintangi Mark Wahlberg. 

Play Dirty akan jadi film pertama garapan Shane Black yang tidak tayang di bioskop, melainkan langsung rilis secara eksklusif di Prime Video. Padahal, dengan aksi heist seru yang ditampilkan di cuplikan trailer, film ini jelas punya vibe layar lebar.

Namun, performa box office dua film terakhir Shane Black — The Nice Guys (2016) dan The Predator (2018) — yang kurang memuaskan bisa jadi alasan Amazon MGM Studios memilih jalur streaming.

Di sisi lain, strategi ini bukan tanpa bukti sukses. Dalam setahun terakhir, Prime Video berhasil melahirkan sejumlah hit eksklusif, mulai dari Road House dan G20, hingga Heads of State yang mencetak rekor dengan ditonton 75 juta kali secara global sejak debutnya pada 2 Juli 2025.

Amazon memang sedang jor-joran membangun katalog eksklusif di Prime Video, tapi itu bukan berarti mereka meninggalkan layar lebar sepenuhnya.

Sejumlah proyek besar masih dipersiapkan untuk rilis bioskop, termasuk sekuel The Beekeeper dan Road House, sampai remake Highlander arahan Chad Stahelski.

Film berikutnya yang siap tayang di layar perak adalah After the Hunt karya Luca Guadagnino yang dibintangi Julia Roberts dan akan rilis pada 10 Oktober mendatang.

Sementara untuk Play Dirty, penonton bisa langsung menikmatinya lewat Prime Video mulai 1 Oktober 2025.

Setelah Play Dirty, jadwal Mark Wahlberg masih padat dengan deretan proyek besar. Ia akan beradu akting dengan Paul Walter Hauser dalam film garapan Peter Farrelly berjudul Balls Up.

Ia juga kembali dipasangkan dengan Michelle Monaghan lewat The Family Plan 2, serta siap berkolaborasi dengan Yahya Abdul-Mateen II dalam By Any Means.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS