Tasya Farasya resmi menghadiri sidang cerai perdananya dengan Ahmad Assegaf yang digelar pada Rabu (24/9/2025), di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Sidang perceraian selebgram sekaligus beauty influencer ternama ini langsung menyita perhatian publik. Bukan hanya karena proses hukumnya, tapi juga karena penampilan Tasya yang mencuri sorotan selama persidangan.
Tasya tampil glamor dengan membawa tas mewah yang langsung mencuri sorotan.
Gaya elegannya menarik perhatian netizen selama persidangan, banyak yang memuji penampilannya yang tetap anggun dan percaya diri meski tengah menghadapi situasi sulit.
Keberaniannya menunjukkan sisi kuat di depan publik menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial.
Di sidang tersebut, Tasya mengajukan gugatan nafkah terhadap Ahmad Assegaf dengan nominal yang mengejutkan, yakni hanya Rp100.
Nilai yang sangat kecil ini dianggap simbolis dan segera menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Banyak yang menilai angka tersebut sebagai bentuk sindiran halus, pernyataan kemandirian, atau bahkan strategi hukum yang penuh makna.
Yang tak kalah mencolok adalah tas yang dikenakan Tasya: sebuah Hermès Himalaya Birkin, salah satu tas paling eksklusif dan langka di dunia.
Berdasarkan data dari Madison Avenue Couture, harga tas ini bisa mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp7,5 miliar.
Aksesori mewah tersebut menjadi simbol status yang kuat dan dinilai mencerminkan kepercayaan diri Tasya di tengah proses hukum yang tidak mudah.
Banyak netizen menilai gugatan nafkah senilai Rp100 dianggap sebagai pernyataan bahwa Tasya tak bergantung secara finansial pada mantan suaminya.
Gaya hidup independennya dinilai selaras dengan citranya sebagai perempuan sukses yang membangun karier mapan di dunia kecantikan dan bisnis.
Respons publik pun beragam. Banyak yang memuji langkah Tasya sebagai bentuk ketegasan dan kekuatan perempuan modern.
Akun @bdy**** menulis, “Salut sama Tasya, nggak mau ribet soal nafkah, nunjukin kalau dia bisa berdiri sendiri.”
Sementara itu, akun @ER**** menambahkan, “Nuntut nafkah 100 perak sambil nenteng Birkin Himalaya, keren memong.”
Namun, tak sedikit pula yang mengaitkannya dengan sindiran terselubung. Komentar dari akun @Deb**** menyebut, “Nuntut nafkah 100 Rupiah, cara elegan menjatuhkan martabat laki-laki.”
Sidang ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Penampilan Tasya yang penuh percaya diri serta cara dia menjalani proses perceraian mendapat perhatian publik.
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Tasya Farasya tetap menghadiri sidang dengan sikap profesional dan tegar. Kasus ini terus menjadi sorotan media dan netizen hingga saat ini.
Baca Juga
-
Ngaku Fans Peterpan, Pasha Ungu Antusias Ditawari Jadi Vokalis
-
Ipar Dituding Numpang Hidup, Ayu Ting Ting Langsung Pasang Badan
-
Swara Prambanan 2025, Tutup Tahun dengan Nada, Budaya, dan Doa
-
Tanpa Kembang Api, Swara Prambanan 2025 Rayakan Tahun Baru dengan Empati
-
Saat Sketsa dan Tulisan Berubah Jadi Aksi Menjaga Mangrove di Pantai Baros
Artikel Terkait
-
Sebelum Jadi Suami Tasya Farasya, Ahmad Assegaf Kerja Apa?
-
Jadi Pengacara Tasya Farasya, Berapa Tarif Riphat Senikentara?
-
Cuma Dituntut Nafkah Rp100, Intip Kisaran Gaji Suami Tasya Farasya
-
Tasyi Athasyia Pakai Baju Kuning di Hari Sidang Cerai Tasya Farasya, Mendukung Diam-Diam?
-
Sumber Penghasilan Tasya Farasya, Cuma Tuntut Nafkah Rp100 Perak dari Ahmad Assegaf
Entertainment
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Film Netflix Baru, Terinsipirasi dari Notting Hill
-
Cha Ga Won Terlilit Utang, EXO CBX dan The Boyz Akan Hadapi Resiko Buruk?
-
5 Alasan Kenapa Drama Korea No Tail to Tell Wajib Masuk Watchlist Kamu!
-
Tayang 11 Februari 2026, Film 'Whistle': Tiupan Peluit Pemanggil Ajal
-
Emosional, Monsta X Ungkap Proses Pendewasaan Diri di Lagu 'growing pains'
Terkini
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Seni Mengelola Cemas untuk Hidup yang Lebih Tenang di Buku Bye-Bye Anxiety
-
Misteri Buku Harian dan Kutukan Turun Temurun
-
Pertigaan Sumur Mati Rumah Belanda
-
The Exorcism of Emily Rose: Film Horor Gabungkan Fakta Ilmiah dan Spiritual