Perkembangan terbaru dalam sidang perceraian antara Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menghadirkan situasi yang tak disangka.
Dalam sidang yang digelar pada Rabu, 29 Oktober 2025, pihak Ahmad Assegaf yang semula berniat membantah gugatan sang istri justru membuat pernyataan yang dinilai menguntungkan Tasya.
Sidang kali ini merupakan agenda pembuktian dari pihak tergugat. Namun, di luar dugaan, tim kuasa hukum Tasya Farasya menilai bahwa keterangan saksi yang dihadirkan oleh Ahmad Assegaf justru memperkuat dalil-dalil gugatan yang telah mereka ajukan sejak awal.
Kesaksian Saksi Dinilai Menguntungkan Pihak Tasya
Salah satu kuasa hukum Tasya Farasya, Sangun Ragahdo, menyebutkan bahwa beberapa pernyataan saksi di persidangan malah sejalan dengan poin-poin penting dalam gugatan mereka. Salah satunya terkait persoalan rumah tangga yang telah disebutkan sejak awal, seperti kebiasaan pulang malam.
"Kalau kami memandangnya, alasan-alasan gugatan kami dalam pembuktian ini sebetulnya tidak terbantahkan juga ya," kata Sangun seusai sidang, dikutip dari Suara.com.
"Karena apa yang kami sampaikan, masalah, ya kami sudah sampaikan sedikit lah ya, terkait pulang malam dan lain-lain, itu malah dibenarkan oleh saksi yang dihadirkan," tambahnya.
Menurutnya, selama jalannya sidang, pihak kuasa hukum Tasya bahkan tidak banyak melakukan intervensi atau pertanyaan tambahan karena kesaksian yang muncul sudah cukup menguatkan posisi mereka.
"Malah menurut keyakinan kami, apa yang disampaikan oleh atau dari pembuktian tergugat pada siang hari ini, justru memperkuat dalil-dalil kami," ujarnya lagi.
Tim Kuasa Hukum Tasya Semakin Optimistis
Rekan Sangun, yakni Fattah Riphat, turut mengamini pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh keterangan yang dinilai menguntungkan akan dicatat dengan rinci dan dimasukkan dalam agenda kesimpulan yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
"Itu yang kami anggap bahwa nanti di kesimpulan, bukti kesaksian ini malah menguatkan yang kami dalilkan," tutur Fattah.
Dengan hasil sidang hari ini, tim hukum Tasya Farasya tampak semakin percaya diri menghadapi putusan majelis hakim mendatang.
"Sehingga kami juga yakin dan percaya terkait keputusannya," imbuh Fattah menutup pernyataannya.
Menanti Arah Putusan Majelis Hakim
Kasus perceraian antara Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf kini memasuki tahap akhir, dan publik menanti seperti apa keputusan majelis hakim setelah seluruh rangkaian pembuktian rampung.
Meski jalannya sidang terus menarik perhatian, pihak Tasya Farasya sejauh ini tampak tenang dan yakin bahwa fakta-fakta di persidangan akan berpihak padanya.
Baca Juga
-
Julia Prastini Lepas Hijab, Tegaskan Bukan Karena Cerai dari Na Daehoon
-
Prilly Jalani Hari Santai usai Open To Work, Menuai Komentar Kocak Netizen
-
Genap 50 Tahun, Maia Estianty Ungkap Perubahan Pola Hidup Demi Cucu Pertama
-
Intip 4 Daily OOTD ala Christy No Na yang Girly dan Gampang Ditiru!
-
Hangout Style Antiribet, Ini 4 Ide OOTD Minimalis ala Seulgi Red Velvet
Artikel Terkait
-
Saksi dari Pihak Suami Malah Perkuat Gugatan Cerai Tasya Farasya
-
Ada di TKP saat Turnamen, Tasya Farasya Unggah Detik-detik Atap Lapangan Padel Ambruk
-
Tasya Farasya Unggah Momen Mencekam, Atap Lapangan Padel Ambruk Saat Turnamen
-
Berapa Tarif Dua Pengacara Tasya Farasya? Viral Bikin Konten 'Saingan Harta'
-
Bukan Hinaan, Julukan Jenaka Patricia Gouw untuk Raisa dan Tasya Farasya Banjir Pujian
Entertainment
-
Baki-Dou: The Invincible Samurai Siap Tayang Februari dengan 13 Episode
-
Ada Jakarta, EXO Umumkan Jadwal Tur Dunia 2026 'EXO PLANET #6 - EXhOrizon'
-
Prilly Jalani Hari Santai usai Open To Work, Menuai Komentar Kocak Netizen
-
Rilis Trailer Euphoria 3, Sydney Sweeney Berperan Jadi Bintang OnlyFans
-
BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE dengan Emosional, Masa Depan Grup Disorot
Terkini
-
Chipset Ngebut tapi Mubazir: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
-
Fenomena Soft Life di Antara Ambisi dan Kelelahan: Apakah Kita Berhak untuk Melambat?
-
3 Pembersih Wajah Sulfur, Andalan untuk Kulit Bebas Jerawat
-
Julia Prastini Lepas Hijab, Tegaskan Bukan Karena Cerai dari Na Daehoon
-
Estetika Media Sosial: Kala Hidup Lebih Penting Terlihat daripada Dijalani