Film terbaru dari Netflix yang berjudul A Dog’s Perfect Christmas kini tengah digarap. Proses syuting film ini dijadwalkan akan dimulai dalam waktu dekat, dengan tujuh pemain yang telah dikonfirmasi.
Menyadur laporan dari What's on Netflix pada Kamis (30/10/2025), film terbaru ini merupakan Netflix Original bertema liburan, disutradarai oleh Cathryn Michon dan ditulis bersama oleh Michon serta W. Bruce Cameron, penulis di balik novel A Dog’s Purpose, A Dog’s Journey, dan A Dog’s Way Home.
Film ini diproduseri oleh Dan Angel (Out of My Mind, Ransom Canyon), Michael G. Nathanson, dan Jane Charles, dengan W. Bruce Cameron, Cathryn Michon, Stephanie Sperber, dan David Steward II bertindak sebagai executive producers.
Proyek ini digarap oleh Fezziwig Studios sebagai rumah produksinya. Ceritanya akan disampaikan dari sudut pandang Winstead, seekor anjing basset hound tua yang bijaksana dan telah lama menjaga keluarga Goss. Saat sang ibu mendadak harus dirawat dalam kondisi koma terinduksi selama liburan Natal, keluarga tersebut mulai goyah.
Kakek, seorang remaja di rumah itu, dan Winstead berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan keharmonisan keluarga hingga akhirnya muncul Ruby, anak anjing corgi yang membawa harapan baru di saat mereka paling membutuhkannya.
Deretan pemain yang telah diumumkan antara lain Dennis Quaid (The Parent Trap, The Day After Tomorrow, Merry Happy Whatever, The Long Game), Milo Ventimiglia (This Is Us, Gilmore Girls, Heroes), Brooke Lena Johnson (Cruel Intentions, The Strangers), dan Jennifer Tilly (Bride of Chucky, Bound, Liar Liar, Family Guy).
Disusul Ethan Loomis, Kathleen Rose Perkins (Episodes, The Umbrella Academy, You’re the Worst), serta Mary Steenburgen (Step Brothers, Melvin and Howard, Back to the Future Part III). Daftar pemain tambahan akan diumumkan seiring berjalannya proses syuting.
Film ini menjadi adaptasi terbaru dari karya W. Bruce Cameron. Novel A Dog’s Purpose yang terbit pada tahun 2010 sebelumnya telah diangkat ke layar lebar pada 2017 dan berhasil meraup pendapatan sebesar $205 juta dari biaya produksi sekitar $22 juta.
Ceritanya berlatar pada tahun 1950-an, ketika seekor anak anjing liar lahir dan mulai mempertanyakan apa sebenarnya tujuan hidupnya. Dua minggu kemudian, ia dibawa ke penampungan hewan dan disuntik mati.
Jiwanya yang kuat terlahir kembali dalam wujud seekor anak anjing Retriever pada tahun 1961. Ia berhasil keluar dari kandangnya di peternakan anak anjing dan ditemukan oleh dua petugas kebersihan yang berniat menjualnya.
Ketika keduanya pergi untuk minum, seekor anjing yang terkurung di truk mereka terlihat oleh seorang anak laki-laki bernama Ethan dan ibunya. Mereka pun menyelamatkannya dari sengatan panas.
Setelah berhasil meyakinkan ayah Ethan, anjing itu diizinkan untuk tinggal bersama keluarga tersebut dan diberi nama Bailey. Ethan dan Bailey pun menjalin ikatan yang erat selama liburan musim panas.
Baca Juga
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
-
3 Hari Tayang, Film The Last House Melesat Puncaki Top 10 Netflix Global
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
Artikel Terkait
-
Sempat Ditawarin, Deddy Corbuzier Tolak Ikut Acara Physical: Asia Netflix
-
Jeremy Renner Tegaskan Tak Akan Tampil di Dua Film Avengers Mendatang
-
Jadi Ustaz di Film Munafik, Arya Saloka Belajar Iqro Lagi
-
Arya Saloka Tampil Lebih Religius, Ini Penjelasan soal Jenggot Barunya
-
Uwais Pictures Perkenalkan 'Timur' Lewat Teaser: Film Laga yang Penuh Luka dan Perlawanan
Entertainment
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam