Beredarnya video yang memperlihatkan artis Nikita Mirzani sedang melakukan video call dari rumah tahanan Pondok Bambu menjadi sorotan.
Dalam video tersebut, Nikita Mirzani, sedang mempromosikan produk skincare bersama dokter Oky Pratama. Perbuatan ibu tiga anak tersebut, menimbulkan pertanyaan mengenai aturan penggunaan alat komunikasi bagi warga binaan.
Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana seorang tahanan bisa melakukan siaran langsung dari balik jeruji Seorang psikolog, Lita Gading, melalui Instagram pribadinya, @lita.gading, merasa keberatan sekaligus menyampaikan kritik terhadap kejadian ini.
"Dari zaman tahun jebot juga yang namanya peraturan di lapas mana bisa pakai handphone?" ucap Lita Gading menyindir, dikutip dari Instagram @lita.gading, pada Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, pergerakan terpidana harusnya dibatasi agar memiliki efek jera.
"Kalau semua orang yang masuk ke lapas, jadi tersangka, dengan seenaknya saja menggunakan handphone, apa bedanya dengan di luar?" tambahnya bertanya-tanya.
"Yang namanya di penjara itu untuk membatasi semua pergerakan kita. Supaya ada efek jera. Supaya ada perbedaan bagaimana di dunia nyata dengan di dunia penjara tersebut," imbuhnya.
Lita Gading meminta video unggahannya tersebut tidak dikomentari, sebab baginya tindakan Nikita Mirzani sudah jelas tidak benar.
"No coment. Itu tindakan yang tidak benar, karena semuanya sudah tertera di dalam undang-undang," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Pengacara Nikita Mirzani pun disentil lantaran masalah komunikasi ini sudah tertera di dalam undang-undang.
"Masak pengacaranya nggak melarang sih?" tanya Lita Gading.
Namun di caption, Lita Gading menegaskan sindirannya bukan hanya untuk Nikita Mirzani.
"Ini berlaku untuk siapa pun yang sudah jadi tersangka dan ditahan di rutan! Bukan cuma Nikita Mirzani! Paham Anda? Jangan suka GR!" tulisnya.
Tetapi, tak sebagaimana harapannya, warganet justru banyak berkomentar pada postingan tersebut.
"Itu pakai wartel di rutan, Bun. Dan diperbolehkan jualan, asal bukan barang terlarang," tulis @tin***.
"Kan emang ada fasilitas telponnya, Dok. Coba liat deh sebangsa wartel gitu, tapi bisa vc. Jadi itu resmi fasilitas buat para tahanan untuk telpon keluarga. Dan ada aturanya, itu berlaku semua kepada tahanan," timpal @hus***.
"Telpon hanya untuk keluarga dan dibatasi tidak untuk Live Streaming! Pelajari lagi soal undang-undang," sahut Lita Gading menanggapi komentar yang membela tindakan Nikita Mirzani.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
Artikel Terkait
-
Nikita Mirzani Live bareng dr Oky Pratama Tak Langgar UU, Benarkah?
-
Nikita Mirzani Live Jualan di Tahanan, Tim Reza Gladys Si Pelapor Beri Respons
-
Bukan HP Pribadi, Terungkap Alat Komunikasi Nikita Mirzani Saat Live dari Rutan Pondok Bambu
-
Viral Nikita Mirzani Jualan dari Penjara, Ditjen PAS Bolehkan Asalkan Tak Langgar Norma
-
Live dari Dalam Penjara, Nikita Mirzani Kembali Edukasi soal Skincare
Entertainment
-
Sinopsis The Silent Storm, Dracin Kriminal Thriller Dibintangi Jing Bo Ran
-
Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober
-
Sinopsis Be with Me, Dracin Terbaru Shen Yue dan Zhang Wan Yi di WeTV
-
Sinopsis The Melody of Love, Dracin Li Yi Tong dan Chen Xin Hai di WeTV
-
5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026
Terkini
-
Lelah Jadi Konselor Gratisan Pasangan? Waspada Taktik Weaponized Incompetence!
-
Suami dan Anak Malas Bantu Beres-Beres Rumah? Jangan-Jangan Akibat Keseringan Diomeli!
-
Melawan Lupa, Menepis Stigma: Membaca Luka yang Tertinggal di Prahara 1965
-
Pelajaran Merelakan dari Lagu Percuma Mahalini: Ketika Usaha Tak Lagi Didengar
-
Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!