Di tengah intensitas promosi film terbarunya, Qorin 2, aktor Fedi Nuril menyempatkan diri memberikan perhatian pada isu yang menurutnya jauh lebih genting.
Rentetan bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat membuat Fedi merasa perlu angkat bicara.
Aktor yang dikenal dengan pandangan kritis dan sikap sosialnya ini menyampaikan bahwa ia amat prihatin melihat kondisi warga di sejumlah provinsi yang kini berjuang bertahan di tengah bencana banjir bandang dan longsor.
Menurutnya, negara harus bergerak lebih cepat dan fokus memulihkan kehidupan masyarakat.
“Ya, saya tentu turut berdukacita atas yang dialami korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara,” ujar Fedi Nuril di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 8 Desember 2025, dikutip dari Suara.com.
“Semoga pemerintah kita bergerak cepat untuk membantu mereka, untuk merehabilitasi korban sehingga keadaan kembali normal,” lanjutnya.
Fedi Nuril Kritik Manuver Politik di Tengah Krisis
Tidak berhenti pada empati, Fedi juga memberikan sentilan keras kepada para pemangku kebijakan. Menurut pentolan grup band Garasi tersebut, ada hal yang jauh lebih penting dibandingkan membahas dinamika politik yang tidak mendesak.
Ia menyoroti wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD yang kembali mencuat beberapa hari terakhir. Fedi menilai pembahasan tersebut tidak tepat dilakukan ketika banyak warga masih menderita akibat bencana.
“Dan stop ngomongin pilkada dilakukan oleh DPRD deh, enggak momennya,” tegas Fedi, menekankan bahwa isu kemanusiaan seharusnya berada paling atas dalam daftar prioritas pejabat publik.
Sumatra Dikepung Bencana Hidrometeorologi, Ribuan Warga Mengungsi
Sebagai latar kondisi yang sedang berlangsung, sejumlah wilayah di Sumatra kini tengah menghadapi bencana hidrometeorologi yang cukup parah.
Banjir bandang dan tanah longsor dilaporkan melanda beberapa titik vital di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat.
Ribuan warga terpaksa mengungsi, sebagian di antaranya tanpa logistik memadai. Aktivitas masyarakat lumpuh dan fasilitas umum rusak, memperlihatkan betapa cepatnya situasi berubah menjadi genting menjelang akhir tahun.
Pernyataan Fedi kemudian dianggap publik sebagai suara yang mewakili keresahan bersama, mengingat banyak yang berharap perhatian pemerintah tertuju pada penanganan bencana, bukan agenda politik.
Wacana Pilkada via DPRD: Latar Belakang Polemik
Untuk diketahui, wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali muncul setelah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikannya dalam peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan pada 5 Desember 2025.
Acara tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Presiden Prabowo bahkan mengaku mempertimbangkan usulan tersebut dengan alasan efisiensi anggaran.
Pernyataan itulah yang kemudian menuai banyak respons, termasuk dari Fedi Nuril yang menilai bahwa wacana itu tidak selayaknya menjadi prioritas saat ini.
Baca Juga
-
4 Ide OOTD Street Style ala Yunho ATEEZ yang Buat Look Kamu Makin Cool
-
Rossa Ungkap Kerinduan untuk Vidi Aldiano: Kirim Yasin Bukan Donat Lagi
-
BCL Kenang Momen Bersama Vidi Aldiano: Titip Salam untuk Ashraf Sinclair
-
Bangga Pernah Kolaborasi, Lay EXO Turut Berduka atas Kepergian Vidi Aldiano
-
Rizky Febian dan Mahalini Kenang Vidi Aldiano: Dia Orang Baik, Minta Doanya
Artikel Terkait
-
Data Donasi Diduga Milik Kementan Dibuka Melanie Subono, Beras Rp 45 Ribu per Liter?
-
Fedi Nuril Akui Nyaman Pakai Celak Mata: Seniman, Ikuti Kata Hati
-
Fedi Nuril Sentil Pemerintah yang Bahas Wacana Pilkada via DPRD di Tengah Bencana
-
Aceh Tamiang Mencekam: Ferry Irwandi Memohon Bantuan, Warga Diminta Tetap Bertahan
-
BK DPRD DKI Alihkan Panggung BK Award 2025 untuk Galang Dana Bencana Sumatra
Entertainment
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali
-
Wonpil DAY6 Siap Comeback Solo Setelah 3 Tahun dengan Mini Album Unpiltered
-
Irene Red Velvet Siap Comeback Solo dengan Album Penuh Pertama, Biggest Fan
-
Kim Jae Joong Siap Luncurkan Boy Group Baru KEYVITUP, Akan Debut 8 April
-
Jennie BLACKPINK Picu Kritik Netizen saat Dikerumuni di Paris
Terkini
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Meneladani Adab Berutang yang Kian Terlupa di Novel Kembara Rindu
-
Saat Pengkhianatan Dibalas dengan Rencana Cerdas: Ulasan Novel The Camarro
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Belajar dengan Kesadaran: Membaca Buku Pendidikan Tanpa Ranking