Najwa Shihab kembali menarik perhatian publik melalui unggahan Instagram pada Rabu, 31 Desember 2025. Jurnalis sekaligus pendiri Narasi itu membagikan catatan pribadi bertajuk #CatatanNajwa, disertai potret dirinya dari belakang dengan nuansa hitam putih yang meneduhkan.
Unggahan tersebut menjadi refleksi akhir tahun yang sarat rasa, memberi gambaran bagaimana ia menjalani hari-harinya sepanjang 2025.
Dalam tulisannya, Najwa menggambarkan 2025 sebagai tahun yang "terasa kabur di banyak bagian". Ia menyinggung betapa banyak momen terjadi begitu cepat, hingga membuat keseharian berjalan dengan ritme yang tak pernah benar-benar pelan.
"Agenda dipenuhi. Pekerjaan dilipatgandakan. Perjalanan disediakan menjadi rutinitas," tulisnya.
Najwa menjelaskan bahwa padatnya aktivitas bukan sekadar tuntutan, melainkan cara agar hari tetap berputar. Baginya, diam justru dapat membuka kembali pintu yang ingin ia tutup sementara.
"Lebih sebagai cara agar hari tetap bergerak. Karena diam terlalu cepat mengembalikan yang ingin ditunda," lanjutnya.
Tahun Berduka dan Proses Pemulihan
Catatan tersebut tak lepas dari konteks perjalanan personal Najwa setelah kepergian sang suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, pada Mei 2024. Kehilangan itu meninggalkan ruang duka yang memengaruhi perjalanan hidupnya sepanjang setahun terakhir.
Najwa mengakui bahwa menjelang tutup 2025, ada batas yang akhirnya ia temui.
"Dia berhenti di sana. Habis di kepala," tulisnya.
Meskipun tak menjelaskan mendalam, ia memberi ruang bagi waktu untuk bekerja. Ia percaya waktu akan melembutkan sisa rasa yang masih tertinggal.
"Mungkin, waktu akan mengajarkan cara melembutkan sisanya," sambung Najwa.
Menutup Tahun dengan Kesadaran dan Penerimaan
Alih-alih mengajak publik untuk terus kuat tanpa henti, Najwa menutup refleksinya dengan nada yang lebih tenang dan menerima. Ia mengingatkan bahwa rasa lelah pun memiliki tempat dalam proses seseorang menjalani hidup.
"Lelah pun punya tempat dalam perjalanan," tulisnya.
Najwa menuturkan bahwa tahun ini ia memilih untuk memberi jeda, menahan sedikit, dan menarik napas. Setelah perjalanannya yang panjang, ia memutuskan untuk menutup 2025 dengan penerimaan yang lembut.
"Tahun ini selesai. Yang berikutnya, dibiarkan datang pelan," pungkasnya.
Unggahan tersebut kemudian menuai banyak respons hangat dan dukungan dari publik yang menyaksikan bagaimana Najwa membuka diri melalui kata-kata yang jernih dan menyentuh. Semoga perjalanan baru mendatang membawa ketenangan dan cahaya yang lebih lembut untuknya.
Baca Juga
-
Casual ke Formal Look, Intip 4 Ide Daily OOTD Monokrom ala Chae Won Bin!
-
Gaya Lebih Menarik! 4 OOTD Athleisure ala Keonho CORTIS yang Patut Dilirik
-
Broken Home? Ini Cara Keluarga Seong Ekspresikan Cinta di Perfect Crown
-
Anti Bingung Pilih Outfit! Intip 4 Gaya Harian ala Ahyeon BABYMONSTER
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
Artikel Terkait
-
8 Tips Ampuh agar Resolusi Tahun 2026 Benar-Benar Tercapai, Tak Sekadar Wacana
-
Resolusi Logis Awal Tahun Perempuan Modern di Tengah Tekanan Multiperan
-
Najwa Shihab Tulis Catatan Personal di Penghujung 2025, Singgung Lelah dan Waktu
-
Tahun Baru dan Identitas Diri: Kenapa Banyak Orang Ingin Jadi 'Versi Baru'?
-
Bukan Sekadar Resolusi: Tahun Baru sebagai Ruang Belajar dan Resiliensi
Entertainment
-
Salmokji Sukses Besar, Intip 5 Film Horor Korea Terbaru 2026
-
Namkoong Min Comeback Lewat Drama Thriller 'The Husband', Tayang Juli 2026
-
Sinopsis Midnight Taxi, Drama Jepang yang Dibintangi Furukawa Kotone
-
Anime Sci-Fi Cyborg 009: Nemesis Umumkan Yuki Kaji Jadi Joe Shimamura
-
Buat Kaget! Barbara Palvin dan Dylan Sprouse Pamer 'Baby Bump' di Cannes
Terkini
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Budget 3 Jutaan Mau Foto Ala Flagship? Ini 5 Pilihan HP Terbaiknya!
-
Casual ke Formal Look, Intip 4 Ide Daily OOTD Monokrom ala Chae Won Bin!
-
Novel Misteri Kota Tua, Petualangan Beno Menyusuri Sejarah Kota Tangerang