Pengumuman penting datang dari Devano Danendra mengenai identitas panggungnya. Melalui unggahan Instagram pada Jumat, 2 Januari 2026, Devano mengumumkan keputusan untuk menyederhanakan namanya.
Keputusan ini langsung menarik perhatian publik karena menyangkut perubahan nama yang telah melekat sejak awal kariernya.
Dalam unggahannya, Devano menjelaskan secara terus terang soal alasan personal dan profesional yang membuat dia ingin menyampaikan keputusan untuk menghilangkan nama belakangnya.
Ia menulis, "Dear teman teman, dengan ini saya ingin memberikan informasi bahwa per tahun ini," dan melanjutkan, "Saya akan menghilangkan nama belakang saya 'Danendra' dan hanya akan menggunakan nama Devano saja untuk kebutuhan panggung."
Devano menegaskan bahwa perubahan ini hanya berlaku untuk keperluan profesional. Identitas hukumnya sebagai pribadi tetap tidak berubah.
Ia menambahkan bahwa sejak awal kariernya, banyak orang salah mengucapkan nama belakangnya, sehingga membuatnya ingin menyederhanakan nama agar lebih mudah diingat publik.
"Maka saya akan buat nama panggung saya dengan satu tarikan napas saja. Tegas dan jelas," tutup Devano.
Profil Karier Devano
Devano lahir pada 23 September 2002 dan dikenal sebagai putra kedua penyanyi dangdut senior Iis Dahlia.
Meskipun tumbuh di lingkungan musik dangdut, Devano memilih jalur Pop dan R&B untuk identitas musikal solonya. Karier profesionalnya mulai serius digarap sejak 2017 dengan perilisan single debut bertajuk "Always in Love dengan Kamu."
Kesuksesan pertama Devano semakin terasa saat lagu "Menyimpan Rasa" yang dirilis pada 2018 viral di berbagai platform musik digital.
Prestasi ini kemudian membawanya merilis album studio pertama, Cerita Ke-1, pada 2020.
Selain bermusik, Devano aktif menekuni dunia akting. Ia tercatat membintangi film Dear Nathan: Hello Salma, DoReMi & You, serta menjadi pemeran utama dalam Melukis Senja.
Popularitasnya semakin meningkat lewat serial web Antares dan My Nerd Girl, yang meraih sukses besar di platform streaming.
Devano juga mendapat pengakuan luas berkat aktingnya dalam film Gowok: Kamasutra Jawa yang disutradarai Hanung Bramantyo.
Tak hanya itu, ia terlibat dalam debut penyutradaraan Reza Rahadian dalam film Pangku, yang berhasil dinobatkan sebagai film terbaik di Festival Film Indonesia 2025.
Strategi Personal Branding
Keputusan Devano untuk menggunakan nama panggung tunggal dinilai sebagai langkah strategis personal branding.
Nama yang singkat, tegas, dan mudah diingat diharapkan dapat memperkuat identitasnya di dunia musik dan perfilman, bahkan untuk audiens global.
Dengan langkah ini, Devano berharap publik lebih mudah mengenali dan mengingat karya-karyanya tanpa kebingungan atas pelafalan nama belakangnya.
https://amp.suara.com/entertainment/2026/01/02/194500/devano-danendra-resmi-buang-nama-belakang-ini-alasan-di-balik-keputusannya?page=all
https://www.instagram.com/p/DTANwT6EZ8y/?igsh=YzAxOGdncTJoazFw
Baca Juga
-
Clean Look Goals! 4 OOTD Minimalis ala Byeon Woo Seok yang Gampang Ditiru
-
Suka Bold Casual Look? Ini 4 Ide Daily Outfit ala NANA yang Modis Abis
-
Upgrade Daily OOTD-mu dengan 4 Inspirasi Gaya Layering ala Woo Do Hwan
-
Biar Ngampus Makin Stylish, Intip 4 Gaya Smart Casual ala Kim Jae Won
-
Casual sampai Mid-Formal Look, Sontek 4 Ide Outfit Kemeja ala Oh Ye Ju Ini!
Artikel Terkait
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Devano Danendra Geram Kasus Bullying Timothy Anugrah: Maaf Saja Tidak Cukup!
-
Reza Rahadian Pilih 3 Aktor Muda Penerus Generasi Emas Perfilman Indonesia, Siapa Saja?
-
Sering Dituding Tak Akur dengan Devano Danendra, Iis Dahlia Curhat: Aku Sudah di Masa Menerima
-
Iis Dahlia Puji Habis-habisan Ketampanan Devano Danendra: Pakai Kutek Aja Gak Bencong!
Entertainment
-
Sinopsis Ten Strokes to You, Drama Terbaru Shison Jun dan Nimura Sawa
-
WAKEONE Umumkan Kim Geon Woo ALD1 Hentikan Aktivitas untuk Introspeksi Diri
-
Fairy Tail Kembali Setelah 9 Tahun, Hiro Mashima Siap Rilis Seri Baru
-
Sinopsis The King's Warden, Raja Muda Diasingkan ke Desa Terpencil
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
Terkini
-
Anatomi Gaji Minimum: Menghitung Sisa Hidup di Balik Angka-Angka Mustahil
-
Stop Budaya Ngaret: Mulai Normalisasi Datang Tepat Waktu
-
Rumah yang Tidak Pernah Ada di Peta
-
Hasil Belakangan, yang Penting Mulai Dulu! Tamparan dari Buku Dodi Mawardi
-
Review Segala Kekasih Tengah Malam: Melawan Sepi di Tengah Hiruk Pikuk Kota