Lintang Siltya Utami | Rana Fayola R.
Cha Eun Woo. (Soompi)
Rana Fayola R.

Agensi hiburan ternama Korea Selatan, Fantagio, secara resmi merilis pernyataan serta permohonan minta maaf menyusul mencuatnya kontroversi terkait masalah pajak yang melibatkan artis mereka, termasuk Cha Eun Woo. Melalui pengumuman yang diunggah di situs web resminya pada 9 April, pihak manajemen mengungkapkan penyesalan terdalam atas kegaduhan yang telah terjadi di tengah publik.

Melansir Soompi, pihak agensi menyatakan bahwa mereka memandang serius masalah ini. Bagi mereka, kontroversi tersebut bukan sekadar insiden biasa, melainkan cerminan dari adanya kekurangan dalam tanggung jawab manajemen perusahaan.

Fantagio mengakui posisi mereka sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh dalam mendukung dan mengelola seluruh aktivitas para artis. Mereka merefleksikan adanya celah dalam proses peninjauan masalah hukum dan pajak yang seharusnya dilakukan lebih awal.

Sebagai langkah konkret, Fantagio kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen internal mereka. Proses pengambilan keputusan di dalam perusahaan pun mulai ditata ulang agar lebih ketat dan transparan.

"Fantagio sedang melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sistem manajemen internal dan proses pengambilan keputusan kami. Kami juga berupaya melakukan perbaikan praktis, termasuk memperkuat prosedur pra-peninjauan seperti pemeriksaan pajak dan hukum," tulis agensi dalam pernyataannya, Kamis (9/4/2026).

Pihak agensi juga berjanji untuk melakukan perbaikan praktis, seperti memperkuat prosedur pra-peninjauan yang melibatkan pakar hukum dan pajak. Hal ini dilakukan demi memastikan tidak ada lagi kesalahan administratif di masa mendatang.

Manajemen menegaskan komitmen mereka untuk bersikap kooperatif terhadap seluruh prosedur hukum yang berlaku. Peningkatan sistem pengendalian internal menjadi prioritas utama guna mencegah terulangnya masalah serupa.

Mengingat Fantagio berdiri di atas kepercayaan masyarakat, perusahaan berjanji untuk melakukan perubahan yang bertanggung jawab. Mereka berharap langkah ini bisa memulihkan citra agensi di mata publik dan para penggemar.

Pernyataan Pribadi dan Pertanggungjawaban Cha Eun Woo

Sebelum permintaan maaf agensi dirilis, Cha Eun Woo sendiri telah memberikan klarifikasi lebih dulu. Aktor sekaligus anggota grup ASTRO tersebut dilaporkan sempat menjalani penyelidikan tahun lalu atas dugaan penggelapan pajak.

Pada Rabu (8/4/2026), Cha Eun Woo melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Ia mengonfirmasi bahwa seluruh kewajiban pajak yang menjadi pokok permasalahan telah ia bayarkan sepenuhnya.

Dalam pesannya, ia menjelaskan bahwa keterlambatan dalam memberikan pernyataan disebabkan oleh adanya prosedur administratif yang masih berjalan. Ia merasa perlu berhati-hati sebelum berbicara secara terbuka kepada publik dan penggemarnya.

Cha Eun Woo menegaskan bahwa ia sangat menghormati seluruh temuan dan prosedur dari Dinas Pajak Nasional. Ia pun berkomitmen untuk tetap mematuhi proses-proses administratif lain yang mungkin masih tersisa.

Aktor tampan ini mengakui bahwa tanggung jawab sepenuhnya ada di pundaknya. Ia menolak untuk bersembunyi di balik alasan ketidaktahuan atau melemparkan kesalahan kepada keputusan pihak lain dalam manajemennya.

"Selama periode berbagai perubahan dan ketidakpastian dalam karier saya, saya mendirikan sebuah perusahaan untuk membantu mengelola aktivitas saya dengan lebih stabil. Namun, jika dilihat ke belakang, ada beberapa area yang tidak saya teliti secara menyeluruh, dan saya percaya tanggung jawabnya bukan terletak pada keluarga atau perusahaan saya, melainkan pada diri saya sendiri," tulisnya.

Kejadian ini menjadi momen introspeksi diri yang besar bagi sang artis. Ia merasa sangat bersalah, terutama kepada AROHA (fandom ASTRO), yang selama ini telah memberikan dukungan dan cinta yang luar biasa kepadanya.

Selain kasus yang menimpa Cha Eun Woo, nama Kim Seon Ho juga sempat terseret dalam isu serupa. Ia dilaporkan menjalankan agensi produksi keluarga yang memicu tuduhan keterlibatan dalam masalah pajak, meskipun pihak agensinya telah mengeluarkan klarifikasi saat itu.

Rentetan peristiwa ini menjadi pengingat bagi para artis dan agensi besar untuk lebih teliti dalam urusan administrasi keuangan. Dengan adanya permohonan maaf resmi dan pelunasan kewajiban pajak, diharapkan hubungan antara artis, agensi, dan penggemar dapat kembali membaik seiring dengan perbaikan sistem manajemen yang dijanjikan.