Sekar Anindyah Lamase | Natasya Regina
Dokter Tompi [TikTok/dr_tompi]
Natasya Regina

Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik Tompi membagikan momen pertemuannya dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah figur publik, di antaranya Melaney Ricardo dan Iko Uwais, yang terekam dalam sebuah video dan diunggah melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan itu, Tompi merasa perlu meluruskan berbagai spekulasi yang muncul. Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kepentingan pribadi, apalagi urusan jabatan.

"Biar enggak keterusan bercandanya, saya kemarin ketemu wapres bukan dalam rangka nyari posisi jabatan atau jilat-jilatan," tulis Tompi dalam keterangan video yang dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Fokus Pembahasan Bantuan Banjir di Sumatera

Tompi menjelaskan, agenda utama pertemuan itu adalah membahas bantuan lanjutan bagi wilayah Sumatera yang terdampak banjir.

Diskusi tersebut mencakup beberapa daerah yang masih membutuhkan perhatian serius, seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Padang.

"Jadi saya bersama teman-teman ngobrol bersama Pak Wapres untuk membicarakan bantuan lanjutan di Sumatera Utara, Aceh, dan Padang," kata Tompi.

Ia menyebutkan, pembahasan dilakukan secara menyeluruh dengan melihat kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Tidak hanya soal distribusi bantuan, tetapi juga efektivitas program yang sudah berjalan sejauh ini.

Evaluasi Program dan Tantangan di Lapangan

Lebih lanjut, Tompi mengungkap bahwa pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi bantuan yang telah disalurkan sebelumnya. Berbagai kendala yang ditemui di lapangan turut menjadi bahan diskusi bersama Wakil Presiden.

"Kita membahas program ke depannya seperti apa, karena tentu butuh banyak hal yang harus di-support untuk perbaikan di sana. Apa yang sudah berjalan, bagaimana kondisi di lapangan, kendalanya di mana, dan program ke depan sampai pemulihan serta upaya-upaya yang diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian di sana," tuturnya.

Menurut Tompi, pemulihan pascabanjir tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan perencanaan matang agar bantuan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat setempat.

Dorong Percepatan dan Koordinasi Bantuan

Dalam kesempatan tersebut, Tompi dan rekan-rekannya juga memberikan sejumlah masukan terkait percepatan penyaluran bantuan. Ia berharap distribusi bantuan ke depan bisa berjalan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.

"Kami memberikan masukan untuk percepatan agar bantuan bisa lebih terkoordinasi dan jelas," ungkap Tompi.

Koordinasi yang baik, menurutnya, menjadi kunci agar bantuan tidak menumpuk di satu titik dan dapat segera dirasakan oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Usulan Program Ramadhan untuk Warga Terdampak

Tak hanya membahas bantuan jangka pendek dan pemulihan, Tompi juga menyampaikan usulan terkait program sosial menjelang bulan Ramadhan. Ia menilai, kebutuhan warga terdampak bencana akan meningkat selama bulan suci tersebut.

"Kami juga memberi masukan untuk program di bulan Ramadhan supaya warga di sana tetap bisa beribadah, seperti bantuan dapur umum dan sejenisnya untuk membantu buka puasa dan sahur," tutup Tompi.

Melalui klarifikasi ini, Tompi berharap publik dapat memahami bahwa pertemuannya dengan Wakil Presiden murni dilandasi kepedulian kemanusiaan, serta keinginan untuk membantu masyarakat yang masih berjuang pulih dari dampak bencana.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS