Serial drama Netflix berjudul Adolescence mencatatkan prestasi luar biasa di ajang Golden Globe Awards 2026. Pada perhelatan ke-83 yang digelar pada 11 Januari di Beverly Hilton Hotel, Los Angeles, Adolescence keluar sebagai serial paling banyak meraih penghargaan dengan total empat kemenangan.
Penghargaan pertama yang diraih adalah Best Television Limited Series, Anthology or Motion Picture Made for Television. Penghargaan ini diterima langsung oleh Jack Thorne, selaku co-creator serial tersebut.
Dalam pidato penerimaannya, Thorne menyampaikan terima kasih kepada Netflix serta seluruh pihak yang mendukung proses kreatif serial ini. Ia menegaskan bahwa Adolescence bukanlah cerita tentang ketakutan terhadap generasi muda, melainkan refleksi tentang kekacauan dan sisa-sisa masalah yang diwariskan generasi dewasa kepada mereka.
"Sebagian orang mengira serial kami berbicara tentang mengapa kita harus takut pada generasi muda, padahal tidak," ujar Thorne.
Ia melanjutkan, "Serial ini justru membahas tentang kekacauan dan puing-puing yang kita tinggalkan di jalan mereka. Mustahil untuk menyoroti satu per satu semua pemain dan kru luar biasa kami, tetapi untuk para aktor muda kami: Owen [Cooper], Amari [Bacchus], Amelie [Pease], Fatima [Bojang], dan Kaine [Davis], kalian adalah bukti bahwa dunia masih bisa menjadi tempat yang lebih baik."
Adolescence sendiri mengisahkan sebuah keluarga di Inggris yang hidupnya berubah drastis ketika Jamie Miller, seorang remaja berusia 13 tahun, ditangkap atas tuduhan membunuh teman sekolahnya. Alur cerita yang gelap, realistis, dan emosional ini menjadi kekuatan utama serial tersebut, terutama karena menyoroti isu kekerasan remaja, tanggung jawab sosial, serta kesehatan mental.
Selain kemenangan sebagai serial terbatas terbaik, Adolescence juga mendominasi kategori akting. Pertama, Stephen Graham memenangkan penghargaan Best Performance by a Male Actor in a Limited Series.
Setelah menerima penghargaannya, Graham ditanya mengenai kemungkinan kelanjutan proyek tersebut. Menanggapi hal itu, ia berkata, "Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu, karena jawabannya masih tersimpan jauh di sudut terdalam pikiran saya dan Jack [Thorne]. Mungkin akan kami keluarkan dalam tiga atau empat tahun ke depan, jadi tunggu saja."
Kemenangan berikutnya datang dari kategori Best Performance by a Female Actor in a Supporting Role on Television yang diraih oleh Erin Doherty. Ini menjadi Golden Globe pertamanya setelah sebelumnya meraih Emmy dan Critics Choice Awards untuk peran yang sama.
Dalam pidato kemenangannya, Doherty mendedikasikan penghargaan tersebut kepada para terapis. Ia menekankan pentingnya kesehatan mental, sejalan dengan karakter Briony Ariston yang ia perankan dalam serial tersebut.
"Hidup bisa sangat berat. Kesehatan mental adalah segalanya. Terima kasih kepada para terapis, dan merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa memerankan sosok tersebut," ujar Doherty.
Sorotan terbesar malam itu datang dari Owen Cooper, yang memenangkan Best Performance by a Male Actor in a Supporting Role on Television. Di usia 16 tahun, Cooper mencatat sejarah sebagai pemenang termuda dalam kategori tersebut di Golden Globe. Kemenangan ini juga menjadikan Cooper sebagai aktor pria termuda kedua yang pernah memenangkan Golden Globe, setelah Ricky Schroder.
Dalam pidatonya, Cooper mengungkapkan rasa tidak percaya dan rasa syukurnya atas perjalanan yang ia lalui. "Berdiri di sini, di Golden Globes, rasanya benar-benar tidak nyata. Perjalanan yang saya dan keluarga jalani sungguh luar biasa. Kami akan selalu berterima kasih atas apa yang telah orang-orang ini lakukan untuk saya dan keluarga saya," ujar Cooper.
Ia melanjutkan, "Meski begitu, saya masih sangat merasa sebagai seorang pembelajar. Saya terus belajar setiap hari, belajar dari orang-orang yang berdiri di hadapan kalian dan di hadapan saya—mereka yang telah menginspirasi saya. Saya tidak akan berada di sini tanpa kalian."
Secara keseluruhan, Adolescence meraih empat kemenangan dari lima nominasi yang diterimanya tahun ini. Dengan empat piala bergengsi yang diraih, Adolescence kini resmi tercatat sebagai salah satu serial limited paling sukses dalam sejarah terbaru Golden Globe.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Kenjiro Tsuda Gugat TikTok soal Dugaan Penggunaan Suara AI Tanpa Izin
-
Manga Captain Tsubasa Rising Sun FINALS Resmi Hiatus Usai Capai 100 Chapter
-
Manga Horor Populer The Summer Hikaru Died Resmi Masuki Tahap Akhir Cerita
-
TANK CHAIR Siap Tayang 2026, Anime Sci-Fi Penuh Aksi Brutal Umumkan Cast Utama
-
Anime Baki-Dou Part 2 Umumkan Tayang 18 Juni, Duel Musashi Makin Brutal
Artikel Terkait
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026
-
Pecah Telur! Timothee Chalamet Menang Aktor Terbaik di Golden Globe 2026
-
Daftar Lengkap Pemenang Golden Globes 2026, Timothee Chalamet Jadi Aktor Terbaik
-
Debut Akting, Aktor Adolescence Bawa Pulang Piala Golden Globe 2026
Entertainment
-
Tayang 26 Juni, Drakor Notes from the Last Row Sajikan Suasana Mencekam
-
Aktris Lee Ja Eun Beberkan Dugaan Pelecehan dan Tekanan dari Oknum Agensi
-
Kenjiro Tsuda Gugat TikTok soal Dugaan Penggunaan Suara AI Tanpa Izin
-
Manga Captain Tsubasa Rising Sun FINALS Resmi Hiatus Usai Capai 100 Chapter
-
Absen dari Konser Reuni, Kang Mina Tetap Beri Dukungan untuk I.O.I
Terkini
-
Rupiah Melemah, Beli iPhone Murah di Luar Negeri Tak Lagi Menggiurkan?
-
Membaca Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur: Satire Sengit Penguasa Daerah
-
Ironi Lulusan Sekolah Kejuruan: Mengapa Penyumbang Pengangguran Terbesar Masih dari SMK?
-
Kritik Novel Bukan Perawan Maria: Antara Gagasan Berani dan Narasi Tanggung
-
Berhenti Jadi Budak Konten: Mengapa Hidup 'Estetik' Seringkali Adalah Jebakan Finansial