Lintang Siltya Utami | Angelia Cipta RN
Kolase Album Baru Harry Styles (Billboard)
Angelia Cipta RN

Harry Styles akhirnya kembali menyapa penggemarnya dengan kabar yang telah lama dinantikan. Musisi asal Inggris ini resmi mengumumkan album studio keempatnya yang akan dirilis pada Maret.

Album baru yang diberi judul Kiss All the Time. Disco, Occasionally dijadwalkan akan segera meluncur pada 6 Maret 2026 mendatang, ini menandai kembalinya Styles ke dunia musik pasca empat tahun sejak perilisan album sebelumnya.

Album ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan besar Harry’s House (2022), karya yang tidak hanya memperkuat posisi Harry Styles sebagai solois papan atas, tetapi juga membawanya meraih penghargaan Album of the Year di Grammy Awards 2023.

Kala itu, publik dan kritikus memuji keberanian Styles mengeksplorasi berbagai gaya musik, mulai dari synth-pop, pop retro, hingga sentuhan soul yang emosional. Ekspektasi terhadap album terbaru ini pun otomatis melambung tinggi.

Harry Styles Era Kembali Pasca 4 Tahun Vakum

Melalui akun Instagram pribadinya, Harry Styles membagikan sampul album yang langsung mencuri perhatian. Dalam gambar tersebut, ia tampil sederhana mengenakan kaus dan celana jeans di tengah malam, berdiri di bawah bola disko yang berkilau dan tergantung di ruang terbuka.

Visual ini terasa intim sekaligus simbolis seakan menggambarkan tema album yang memadukan kehangatan personal dengan nuansa pesta yang samar dan reflektif.

Judul albumnya sendiri, Kiss All the Time. Disco, Occasionally, terdengar playful namun penuh makna, memberi isyarat tentang keseimbangan antara romansa, kesenangan, dan momen kontemplatif.

Berdasarkan keterangan resmi, album ini akan berisi 12 lagu dan kembali digarap bersama Kid Harpoon sebagai produser eksekutif. Nama Kid Harpoon bukanlah sosok asing dalam perjalanan karier Harry Styles.

Ia telah menjadi kolaborator setia sejak debut solo Styles pada 2017, dan ikut membentuk identitas musiknya yang khas, jujur, hangat, dan selalu terbuka pada eksplorasi. Kolaborasi berkelanjutan ini memberi harapan bahwa album baru tersebut akan tetap terasa familiar bagi penggemar lama, sekaligus menawarkan arah musikal yang segar.

Album Baru, Makna Baru Bagi Sang Pelantun

Secara emosional, album ini juga hadir dalam konteks yang tidak ringan. Kiss All the Time. Disco, Occasionally menjadi proyek penuh pertama Harry Styles sejak wafatnya Liam Payne pada 2024 silam.

Meski tidak secara eksplisit disebutkan, banyak penggemar meyakini bahwa pengalaman personal tersebut akan memberi lapisan emosi baru dalam karya terbarunya. Styles dikenal sebagai penulis lagu yang sering menyelipkan perasaan kehilangan, cinta, dan kerinduan dengan cara yang subtil namun menghantam.

Menariknya, judul album ini agaknya mengisyaratkan nuansa disko yang tidak sepenuhnya dominan, melainkan hadir sesekali. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Harry Styles mungkin akan bermain dengan ritme dance yang lebih dewasa, dipad note pop yang ringan, namun tetap menyisakan ruang untuk lagu-lagu introspektif.

Jika album Harry’s House terasa seperti ruang domestik yang hangat dan penuh cinta, album baru ini bisa jadi adalah perjalanan keluar rumah ke malam hari, ke cahaya lampu disko, dan ke perasaan yang lebih terbuka.

Album Kiss All the Time. Disco, Occasionally kini sudah tersedia untuk pre-order dan dipastikan menjadi salah satu rilisan musik paling dinanti tahun 2026 ini.

Dengan rekam jejak yang konsisten, keberanian bereksperimen, serta kedekatan emosional yang selalu terasa dalam karyanya, Harry Styles tampaknya kembali siap membuktikan bahwa ia bukan sekadar mantan personel boyband, melainkan seniman yang terus bertumbuh dan relevan.

Bulan Maret nanti, publik tidak hanya akan mendengarkan album baru, tetapi juga menyaksikan babak terbaru perjalanan musikal Harry Styles, babak yang kemungkinan besar akan dipenuhi kilau, kejujuran, dan emosi yang menempel lama setelah lagu terakhir selesai diputar.