Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Frieren: Beyond Journey's End Season 2 (YouTube/TOHO animation)
Anggia Khofifah P

Anime Frieren: Beyond Journey's End resmi kembali tayang pada 16 Januari 2026 sebagai bagian dari jadwal Winter 2026. Namun, kembalinya seri populer ini disertai kejutan yang cukup besar bagi penggemar. Dikutip dari Anime TV, musim kedua Frieren hanya akan memiliki 10 episode, jauh lebih singkat dibandingkan Season 1 yang tayang dengan total 28 episode dan memberi ruang luas bagi penonton untuk menikmati ritme ceritanya yang tenang dan reflektif.

Konfirmasi jumlah episode tersebut diperkuat melalui pengumuman jadwal rilis Blu-ray dan DVD di situs resmi anime, yang menyebutkan bahwa Season 2 akan dirilis dalam tiga volume dengan total sepuluh episode. Jumlah ini bahkan lebih pendek dari standar anime satu cour yang umumnya berisi 12 atau 13 episode. Keputusan ini sempat menimbulkan kekhawatiran, tetapi jika ditelaah lebih jauh, langkah tersebut justru dinilai sebagai strategi yang matang.

Salah satu faktor utama di balik durasi singkat Season 2 adalah kondisi manga karya Kanehito Yamada dan Tsukasa Abe. Sepanjang 2025, manga Frieren: Beyond Journey's End mengalami beberapa kali hiatus, termasuk jeda panjang hingga Juli dan hiatus lanjutan yang diumumkan pada Oktober 2025. Hiatus ini berkaitan dengan kondisi kesehatan kedua kreatornya. Dalam situasi seperti ini, adaptasi anime dengan durasi panjang berisiko besar menyusul materi sumber yang belum cukup tersedia.

Anime yang mengandalkan adaptasi setia tentu membutuhkan jarak aman dari manga. Jika Season 2 dibuat sepanjang 24 hingga 27 episode, ada kemungkinan besar ceritanya akan mengejar manga yang masih terhenti, sehingga memaksa studio untuk menunggu atau menambahkan filler. Dengan hanya 10 episode, Studio Madhouse dapat menjaga jarak tersebut sekaligus mempertahankan kualitas adaptasi tanpa harus tergesa-gesa.

Secara struktur cerita, keputusan ini juga masuk akal. Berdasarkan pola adaptasi Season 1 yang rata-rata mengangkat satu hingga dua chapter manga per episode, sepuluh episode diperkirakan cukup untuk mengadaptasi arc yang oleh penggemar sering disebut sebagai Continued Northern Travels dan Divine Revolte. Kedua bagian ini kurang lebih mencakup sekitar 16 chapter dan dikenal lebih berfokus pada perjalanan, pengembangan karakter, serta peningkatan tensi secara bertahap.

Sebaliknya, arc besar yang sangat dinantikan, yakni Golden Land, hampir dipastikan tidak akan diadaptasi pada Season 2. Arc ini dikenal memiliki kedalaman tema yang kuat serta memperkenalkan salah satu antagonis terkuat dalam seri, Macht. Dengan panjang sekitar 28 chapter, memasukkan arc tersebut ke dalam 10 episode akan berisiko mengorbankan pacing yang menjadi kekuatan utama Frieren.

Banyak pengamat dan penggemar berpendapat bahwa menunda adaptasi Golden Land justru merupakan keputusan terbaik demi menjaga kualitas narasi.

Dari sisi produksi, musim yang lebih pendek juga membawa keuntungan lain. Beban kerja staf animasi dapat lebih terkelola, sehingga kualitas visual dan konsistensi animasi berpeluang tetap terjaga. Hal ini sejalan dengan reputasi Madhouse yang dikenal mengutamakan detail dan atmosfer. Selain itu, pendekatan ini memberi waktu lebih longgar bagi manga untuk melanjutkan ceritanya, membuka jalan yang lebih aman bagi Season 3 dan seterusnya.

Meski jumlah episodenya terbatas, Frieren: Beyond Journey's End tetap berada di bawah sorotan besar. Memasuki tahun 2025, serial ini menjadi salah satu unggulan di berbagai ajang penghargaan, termasuk Crunchyroll Anime Awards, meskipun pada akhirnya harus mengakui kemenangan Solo Leveling sebagai Anime of the Year. Tak hanya itu, penayangan perdana episode pertama Season 2 juga mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraih rating 9,0/10 di IMDb.

Pada akhirnya, Season 2 yang hanya terdiri dari 10 episode mungkin terasa singkat, tetapi justru memberi ruang bagi cerita untuk bernapas, staf untuk bekerja dengan lebih sehat, dan penggemar untuk menantikan kelanjutan kisah Frieren dengan antusiasme yang semakin besar.