Menjelang Lebaran, banyak orang mulai menyiapkan outfit terbaik untuk dipakai saat hari raya. Tidak sedikit anak muda yang kini mencoba tampil berbeda dengan gaya yang lebih santai namun tetap rapi saat berkumpul bersama keluarga atau teman.
Belakangan ini, tren gamis kalcer juga ramai muncul di media sosial, terutama di TikTok. Istilah ini biasanya merujuk pada gamis dengan sentuhan streetwear, baik dari sisi desain, bahan, maupun detail yang membuat tampilannya terasa lebih modern dibanding gamis konvensional.
Fenomena ini menarik karena menunjukkan bahwa busana muslim juga mulai mengikuti perkembangan gaya berpakaian generasi muda.
Beberapa brand lokal bahkan mulai diperbincangkan karena menghadirkan pendekatan desain yang berbeda dari gamis tradisional, seperti Calle de Larache, Chambre de la Vain (CHMB), hingga Heliocentric.co.
1. Calle de Larache
Gamis dari Calle cukup sering dibahas di media sosial karena desainnya simpel namun tetap terlihat modern. Brand ini dikenal menghadirkan gamis pria dengan konsep minimalis yang cocok digunakan untuk ibadah maupun acara formal.
Secara umum, gamis Calle menggunakan bahan baloteli yang nyaman dipakai dan memiliki tekstur tidak terlalu tebal. Beberapa seri juga menggunakan bahan premium seperti Siena silk yang memiliki karakter jatuh, lembut, adem, serta tidak menerawang.
Dari sisi desain, gamis Calle biasanya hadir dalam warna dasar seperti hitam dan putih sehingga tampilannya terlihat bersih dan elegan. Beberapa model juga memiliki detail seperti bordir rapi, kerah yang dibuat lebih kaku, serta resleting di bagian lengan yang memudahkan saat mengambil wudhu.
Sebagian model dilengkapi kupluk atau hood yang memberi sentuhan streetwear. Selain itu, terdapat detail garis reflektif yang dapat memantulkan cahaya sehingga terlihat menyala ketika terkena sorotan lampu.
Harga resmi gamis Calle berada di kisaran Rp700 ribuan. Namun karena permintaannya cukup tinggi, beberapa unit juga dijual kembali di marketplace dengan harga yang lebih mahal dari harga rilis.
2. Chambre de la Vain (CHMB)
Brand streetwear Bandung CHMB menghadirkan gamis jersey melalui seri Qamar Black dan Qamar White. Produk ini dikenal sebagai gamis jersey karena menggunakan bahan jersey premium berbasis 100 persen polyester.
Material tersebut memiliki karakter adem, elastis, lembut, serta tidak mudah kusut sehingga terasa lebih santai ketika dipakai. Bahannya juga memiliki tekstur jatuh yang membuat tampilannya tetap terlihat rapi meskipun bergaya kasual.
Beberapa detail desain juga cukup menonjol, seperti grafis brand di bagian depan dengan teknik heat transfer sublimation, rubber patch polyflex, serta bordir logo di bagian belakang yang dipadukan dengan jahitan kontras berwarna putih.
Selain itu, terdapat juga detail garis reflektif yang dapat menyala saat terkena cahaya. Potongannya menggunakan regular fit sehingga tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Gamis CHMB Qamar dirilis dengan harga resmi sekitar Rp650 ribu. Namun karena minat pasar cukup tinggi, beberapa unit juga dijual kembali di marketplace dengan harga lebih mahal dari harga rilis, mirip dengan yang terjadi pada gamis Calle.
3. Heliocentric.co
Brand Heliocentric.co juga menghadirkan jubah dengan pendekatan streetwear. Produk ini menggunakan bahan fleece scuba dengan cutting loose sehingga terasa lebih santai saat dipakai.
Jubah ini hadir dalam warna hitam dengan desain limited edition. Salah satu ciri khasnya adalah adanya kupluk atau topi seperti hoodie yang membuat tampilannya terlihat lebih kasual dibanding gamis tradisional.
Pada bagian desain juga terdapat sablon plastisol dengan efek glow in the dark serta detail garis reflektif yang akan terlihat menyala ketika terkena cahaya.
Produk ini memiliki jahitan yang rapi dan kuat serta melalui proses quality control yang ketat. Untuk ukuran tersedia dalam pilihan M, L, dan XL.
Di marketplace, jubah dari Heliocentric.co dijual dengan harga sekitar Rp288 ribu dan biasanya dilengkapi bonus seperti sticker pack, thanks card, serta kemasan kardus.
Kehadiran brand seperti Calle, CHMB, dan Heliocentric menunjukkan bahwa fashion muslim terus berkembang mengikuti selera generasi muda. Bagi sebagian orang, gamis kini bukan hanya pakaian ibadah, tetapi juga bagian dari gaya personal saat merayakan Lebaran.
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
Terkini
-
Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
-
Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah