Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
FX Fighter Kurumi-chan (X/fxkurumi_info)
Anggia Khofifah P

Dunia anime kembali menghadirkan tema yang tidak biasa namun relevan dengan kehidupan modern. Dikutip dari Crunchyroll, manga bertema investasi valuta asing berjudul FX Fighter Kurumi-chan (FX Senshi Kurumi-chan) resmi diumumkan akan mendapatkan adaptasi anime televisi yang dijadwalkan tayang pada 2026. Informasi ini diungkap bersamaan dengan peluncuran situs resmi serta akun X (sebelumnya Twitter) anime tersebut, lengkap dengan teaser trailer, teaser visual, dan pengumuman jajaran staf utama.

FX Fighter Kurumi-chan merupakan manga karya Demunyan sebagai penulis cerita dan Daisuki Tansan sebagai ilustrator. Seri ini mulai diserialisasikan di majalah Monthly Comic Flapper terbitan Kadokawa sejak Februari 2021 dan hingga kini terus mendapat respons positif karena mengangkat dunia foreign exchange (FX) trading secara lugas namun tetap dikemas dengan gaya slice-of-life.

Kadokawa juga mengonfirmasi bahwa volume kesembilan manga ini akan dirilis di Jepang pada Januari 2026, bertepatan dengan meningkatnya perhatian publik setelah pengumuman adaptasi anime.

Cerita berpusat pada Kurumi Fukuga, seorang mahasiswi berusia sekitar 20 tahun yang memutuskan terjun ke dunia FX trading dengan tujuan mengembalikan 20 juta yen yang hilang akibat kerugian investasi mendiang ibunya. Dengan keyakinan polos bahwa uang tersebut dapat dengan mudah dikembalikan, Kurumi justru memasuki dunia finansial yang penuh risiko, di mana keadaan bisa berubah dari "surga" menjadi "neraka" hanya dalam hitungan detik.

Menurut deskripsi resmi di situs anime, perjalanan Kurumi tidak dilakukan sendirian. Ia ditemani oleh sesama FX fighters seperti Mochiko, Mebuki, dan Yasuko, yang bersama-sama merasakan euforia keuntungan sekaligus keputusasaan akibat kerugian.

Alur cerita menampilkan siklus emosi yang berulang (bahagia, putus asa, lalu bangkit kembali) dalam sebuah permainan uang yang digambarkan menggemaskan, tetapi pada saat yang sama berbahaya.

Adaptasi anime ini akan diproduksi oleh studio Passione, dengan Yuki Ogawa sebagai sutradara. Nama Ogawa cukup dikenal berkat karyanya di Mieruko-chan. Penulisan komposisi seri dan naskah episode ditangani oleh Kenta Ihara, yang sebelumnya mengerjakan Saga of Tanya the Evil dan Sentenced to Be a Hero. Desain karakter dipercayakan kepada Kazuyuki Ueda, sementara musik digarap oleh Takuro Iga, komposer yang juga terlibat dalam OSHI NO KO.

Tokoh utama Kurumi Fukuga akan disuarakan oleh Aina Suzuki. Dalam pernyataannya, Suzuki mengungkapkan bahwa manga dan anime dengan tema FX tergolong sangat jarang. Ia mengaku baru benar-benar memahami betapa menegangkannya dunia trading setelah membaca karya aslinya.

Menurutnya, meski visualnya terlihat imut, isi ceritanya bisa terasa "brutal" secara psikologis karena menggambarkan tekanan ekstrem yang dialami seseorang ketika mempertaruhkan uang dan masa depan dalam dunia finansial.

Pengumuman anime ini juga disertai dua versi teaser visual yang kontras. Versi pertama menampilkan Kurumi yang tampak ceria menikmati aktivitas trading, sementara versi lainnya menggambarkan dirinya dalam kondisi putus asa akibat forced loss cut atau kerugian besar yang tak terhindarkan. Dua visual tersebut secara simbolis merepresentasikan ekstremitas emosi yang menjadi inti cerita FX Fighter Kurumi-chan.

Demunyan selaku kreator cerita, seperti dikutip dari pernyataan resmi Kadokawa, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pembaca dan staf produksi. Ia menyebut bahwa kisah ini lahir dari "energi negatif" pengalamannya sendiri, dan merasa penasaran bagaimana cerita tersebut akan dihidupkan dalam format anime. Sementara itu, Daisuki Tansan menekankan bahwa adaptasi ini tidak akan terwujud tanpa dukungan pembaca yang setia mengikuti serialisasi manga sejak awal.

Dengan mengangkat tema finansial yang realistis serta penuh tekanan, FX Fighter Kurumi-chan menawarkan perspektif unik di dunia anime.