Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
Scenes from Awajima (X/awajima_anime)
Anggia Khofifah P

Manga Scenes from Awajima (Jepang: Awajima Hyakkei) karya Takako Shimura dipastikan akan diadaptasi menjadi anime televisi dan dijadwalkan tayang mulai April 2026.

Kabar ini disampaikan melalui pengumuman resmi yang juga memperkenalkan visual utama, promotional video (PV) kedua, serta lagu pembuka berjudul "blue hour" yang dibawakan oleh penyanyi dan penulis lagu muda, HanaHope.

Scenes from Awajima berlatar di Awajima Opera School, sebuah akademi seni pertunjukan bergengsi tempat gadis-gadis muda dari berbagai daerah berkumpul dengan mimpi dapat berdiri di atas panggung besar.

Ceritanya tidak hanya berfokus pada satu tokoh, melainkan menyajikan potret ensemble cast dengan sudut pandang yang terus bergeser. Hubungan antarkarakter digambarkan saling berpotongan, memperlihatkan dinamika persahabatan, kekaguman, rivalitas, kecemburuan, hingga luka batin yang terbentuk selama masa remaja.

Mengutip Japan Anime News, manga ini pernah meraih Excellence Award di Japan Media Arts Festival, menegaskan reputasinya sebagai karya drama remaja yang kuat dan berlapis.

Adaptasi animenya diproduksi oleh studio MADHOUSE, yang dikenal lewat kualitas visual dan narasi matang dalam karya seperti Frieren: Beyond Journey's End. Posisi sutradara dipegang oleh Morio Asaka, sosok berpengalaman yang sebelumnya mengarahkan Chihayafuru dan NANA. Desain karakter ditangani Kunihiko Hamada, sementara komposisi seri ditulis oleh Yasuhiro Nakanishi.

Dari sisi artistik, Hideki Nakamura bertugas sebagai art director, Harue Ohno sebagai color designer, Junko Sakai sebagai director of photography, dan musik digubah oleh Takahiro Obata.

Lagu pembuka "blue hour" menjadi salah satu sorotan utama. HanaHope, yang lahir pada 2006, mulai dikenal publik sejak tampil di konser tribut 40 tahun Yellow Magic Orchestra pada usia 13 tahun. Ia kemudian mengisi lagu tema untuk Fate/Grand Order Memorial Movie dan menjalani debut mayor di bawah Sony Music.

Dalam pernyataannya, HanaHope menjelaskan bahwa "blue hour" terinspirasi dari suara hati yang samar namun selalu menuntun seseorang ke panggung berikutnya dalam hidup. Istilah "blue hour" sendiri menggambarkan momen sebelum matahari terbit, ketika warna biru dan ungu bertemu sebelum cahaya datang, sebuah metafora yang sangat selaras dengan dunia Scenes from Awajima.

PV kedua anime ini menyoroti karakter Emi Okabe, siswi elit yang disuarakan oleh Natsumi Fujiwara, serta Katsurako Ibuki yang diisi suara Ayumi Tsunematsu. Diceritakan bahwa Katsurako, yang kini berprofesi sebagai guru, masih dihantui "dosa" yang ia lakukan semasa menjadi murid. Cuplikan ini memperlihatkan bagaimana kekaguman dan kecemburuan dapat berubah menjadi penyesalan yang membekas hingga dewasa, sekaligus menampilkan potongan pertama audio lagu "blue hour".

Selain Emi dan Katsurako, jajaran pengisi suara lainnya mencakup Niina Nakabayashi sebagai Wakana Tabata, Yo Taichi sebagai Kinue Takehara, dan Ai Kayano sebagai Ryoko Ueda.

Manga aslinya mulai diterbitkan pada 2011 melalui situs PocoPoco milik Ohta Publishing, lalu berpindah ke Ohta Web Comic. Perjalanan serialisasinya terbilang panjang dan berliku, sempat mengalami beberapa kali hiatus sebelum akhirnya tamat pada Maret 2024. Volume kelima sekaligus terakhir dirilis pada Mei 2024. Untuk pembaca internasional, Yen Press telah melisensikan manga ini dan merilis volume pertamanya dalam bahasa Inggris.

Dengan pendekatan naratif yang lembut namun jujur, Scenes from Awajima versi anime diproyeksikan menjadi tontonan drama yang menyoroti cahaya dan bayangan mimpi remaja. Seperti tagline visual utamanya, "The light and darkness of girls who dream," serial ini tampaknya akan menawarkan pengalaman emosional yang mendalam bagi penontonnya pada 2026 mendatang.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS