Motif bunga selalu menjadi tren yang epik dalam dunia fesyen saat musim semi. Namun, seperti laporan Daily Mail, tren Spring/Summer 2026 (SS26) membawa sedikit pergeseran yang menarik. Tren ini tidak lagi terjebak dalam gaya feminin yang terlalu manis atau norak, tapi justru menjadikan desainnya lebih dewasa dan berani.
Bagi kita yang tetap ingin tampil relevan tanpa konsumtif, kunci utamanya terletak pada dua hal, yakni investasi pada kualitas bahan dan kreativitas dalam restyling.
Choose the Best Quality
Tren SS26 yang dipamerkan oleh merek-merek besar seperti Balenciaga dan Carolina Herrera menonjolkan motif bunga 3D dan detail yang memberikan dimensi lebih dalam. Secara ekonomi, memilih pakaian dengan detail tekstur atau motif bergaya vintage jauh lebih menguntungkan daripada motif bunga kecil yang rasanya seperti cepat kuno.
Saat ingin menambah koleksi, fokuslah pada material yang memiliki daya tahan tinggi seperti sutra atau katun berkualitas. Pilihlah motif bunga yang terlihat seperti karya seni lukis klasik karena motif ini cenderung memiliki nilai estetik yang mahal dan tetap terlihat elegan meski tren musim depan terus berganti.
Investasi pada satu gaun midi dengan kualitas tinggi dari label seperti Ganni atau Cecilie Bahnsen akan memberikan nilai cost-per-wear yang lebih baik daripada membeli banyak pakaian fast fashion yang justru cepat rusak.
Menghidupkan Kembali Koleksi Lama Jadi Ajang Seni
Jika lemari Anda sudah dipenuhi gaun bermotif bunga dari musim-musim sebelumnya, jangan dibuang! Tren SS26 justru mendorong kita untuk melakukan eksperimen siluet yang kontras. Kunci utama dari panggung peragaan busana Chanel dan Collina Strada musim ini salah satunya adalah menggunakan korsase berukuran besar.
Anda bisa melakukan upcycling sederhana dengan menambahkan bros bunga kain raksasa pada kemeja putih atau blazer kantor yang Anda punya. Ini menjadi cara instan untuk mengubah busana formal yang awalnya kaku, menjadi sesuatu yang sangat chic dan modis.
Selain itu, cobalah teknik layering agar terlihat menarik di koleksi-koleksi yang lama. Agar ada sedikit sentuhan maskulinnya, padukan gaun bunga lembut yang Anda punya dengan jaket kulit longgar atau trench coat yang pas badan. Perpaduan antara tekstur feminin dan maskulin ini menciptakan kesan dewasa yang sangat modern.
Untuk alas kaki, jangan pakai sepatu bot koboi atau flat shoes. Itu akan terlihat jadul. Coba ganti dengan sepatu bot yang mempunyai ujung lancip untuk memberikan kesan ramping dan formal secara instan.
Nah, di hari yang lebih dingin, Anda bisa mengenakan gaun floral favorit Anda di atas turtleneck polos, kemudian padukan dengan sepatu bot yang tebal (chunky boots).
Tren fesyen musim semi tahun ini bukan lagi tentang seberapa banyak baju baru yang Anda beli, melainkan tentang seberapa cerdas Anda memilih aset-aset unik di dalam lemari. Dengan memadukan barang-barang investasi berkualitas tinggi dan sedikit teknik kreativitas tradisional, motif bunga akan menjadi elemen yang tidak hanya cantik, tetapi juga memiliki nilai dan fungsi yang tinggi.
Baca Juga
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Berhenti Merasa Jadi Orang Paling Lelah, Dunia Bukan Milikmu Sendiri!
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
Artikel Terkait
-
Spring Readiness 2026: Jepang, Korea, dan China Jadi Destinasi Favorit Musim Semi Asia
-
Cute to Classy Look, 4 OOTD Mini Dress ala Karina aespa yang Wajib Dicoba!
-
Everbest Bawa Nuansa Musim Semi di Ramadan: Intip Koleksi 'Bloom Market' Terbarunya di Sini
-
Beda Gamis Bini Orang dan Kebanggaan Mertua, Jadi Tren Fesyen Lebaran 2026
-
Tren Fesyen Ramadan 2026: Modest, Fungsional, dan Tetap Stylish dari Harian hingga Lebaran
Lifestyle
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
4 Toner Beras untuk Melembapkan dan Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Moisturizer Guaiazulene Atasi Kulit Sensitif, Kering, dan Rentan Iritasi
-
Cuma 5 Jutaan! 5 Laptop Core i3 Ini Layak Dibeli Sekarang
-
Lentik & Kuat! 5 Maskara Lokal dengan Kandungan Serum
Terkini
-
Wacana Tutup Prodi: Solusi Relevansi atau Kedok Kegagalan Negara?
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Bisikan dari Rimbun Bambu di Belakang Rumah
-
CIX Umumkan Bubar usai 7 Tahun Bersama, Seluruh Member Tinggalkan Agensi