Sebuah cuplikan singkat dari konser BLACKPINK kembali memicu perbincangan hangat di media sosial. Video yang diambil dari konser DEADLINE World Tour di Hong Kong (Day 1) pada 24 Januari 2026 tersebut menampilkan momen ketika keempat anggota, yaitu Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa, duduk di tepi panggung sambil bernyanyi. Namun, hanya dalam hitungan detik, potongan video itu memunculkan spekulasi bahwa Jisoo terlihat "diabaikan" oleh tiga anggota lainnya.
Dalam video yang beredar luas, beberapa warganet menilai perhatian Rosé, Jennie, dan Lisa tampak terarah satu sama lain, sementara Jisoo terlihat bernyanyi sendiri. Cuplikan tersebut memperlihatkan Jisoo sempat berdiri, berpindah posisi, lalu kembali duduk, yang kemudian ditafsirkan sebagian warganet sebagai tanda kebingungan atau rasa tidak nyaman. Dari sinilah muncul tudingan bahwa Jisoo sengaja dikesampingkan selama penampilan berlangsung.
Reaksi publik pun terbelah. Sebagian pengguna media sosial melontarkan kritik keras, bahkan menuduh tiga anggota lainnya bersikap seolah-olah Jisoo "tidak ada" karena dinilai "kurang terkenal" secara internasional dibandingkan dengan tiga anggota lainnya. Ada pula yang mengaitkan momen ini dengan narasi lama bahwa Jisoo kerap kurang disorot dalam aktivitas grup.
Para pendukung Jisoo pun angkat suara. Ada yang menuding anggota lain merasa iri, bahkan menyebut Jisoo sebagai "yang terbaik di grup". Sebagian lainnya membandingkan momen itu dengan nuansa mean girls, dengan alasan pengecualian tersebut terlihat terlalu jelas.
Namun, banyak penggemar lama BLACKPINK atau BLINK justru menentang tudingan tersebut. Mereka menilai video viral itu merupakan hasil edit selektif yang diambil di luar konteks sehingga membesar-besarkan momen panggung yang sebenarnya wajar. Beberapa penggemar yang membela BLACKPINK menyoroti adanya potongan video lain yang menunjukkan interaksi hangat antarmember sebelum dan sesudah momen tersebut. Ada pula yang menyebut Jisoo mungkin memilih berdiri untuk berinteraksi lebih dekat dengan penonton di sisi lain stadion.
Seorang pengguna X bahkan berkomentar bahwa para anggota hanya sedang menikmati momen masing-masing di atas panggung, tanpa makna tersembunyi seperti yang dituduhkan sebagian pihak.
Kontroversi ini kembali menyoroti bagaimana idola K-Pop berada di bawah pengawasan publik yang sangat ketat. Di atas panggung, satu tatapan singkat, perubahan posisi kecil, atau interaksi yang terlewat dapat dengan mudah ditafsirkan sebagai konflik internal. Dalam industri K-Pop yang serba terekam kamera dan menyebar cepat di media sosial, para artis nyaris tidak memiliki ruang untuk momen spontan yang sepenuhnya bebas dari penilaian.
Fenomena serupa sebenarnya bukan hal baru. Banyak idola sebelum Jisoo pernah menghadapi tudingan diabaikan rekan satu grup, diperlakukan tidak adil oleh manajemen, atau dianggap kurang difavoritkan media. Padahal, sebuah penampilan berdurasi beberapa menit sulit mencerminkan hubungan yang dibangun selama bertahun-tahun melalui masa trainee, jadwal padat, dan pengalaman bersama.
Bagi grup sebesar BLACKPINK, sorotan publik tentu berlipat ganda. Popularitas global membuat setiap gerak-gerik mereka dianalisis secara mendetail, hingga batas antara ketertarikan wajar dan over-scrutiny menjadi semakin kabur. Banyak penggemar mengharapkan kesatuan sempurna setiap saat, tanpa mempertimbangkan bahwa para idola juga manusia yang bisa saja fokus pada bagiannya sendiri atau melewatkan interaksi kecil di tengah koreografi dan arahan panggung yang kompleks.
Hingga kini, Jisoo memilih untuk tidak memberikan komentar terkait rumor bahwa dirinya "diisolasi" dalam grup. Sikap diam tersebut justru dianggap sebagian penggemar sebagai bentuk kedewasaan.
Di tengah perdebatan ini, BLACKPINK sendiri sedang berada pada fase penting. DEADLINE World Tour, yang dimulai pada Juli 2025 di Goyang, Korea Selatan, dijadwalkan berakhir pada 26 Januari 2026 di Hong Kong setelah menempuh lebih dari 33 konser di Asia, Amerika Utara, dan Eropa. Selain itu, mereka juga bersiap merilis mini album terbaru bertajuk Deadline pada 27 Februari mendatang.
Dengan berbagai agenda besar tersebut, banyak penggemar berharap perhatian publik dapat kembali difokuskan pada karya dan pencapaian BLACKPINK, alih-alih spekulasi yang belum tentu mencerminkan realitas hubungan mereka.
Baca Juga
-
Scenes from Awajima Rilis PV Kedua, Potret Mimpi dan Luka Remaja Panggung
-
Anime Always a Catch! Sajikan Komedi Romantis Penuh Aksi, Tayang April 2026
-
Cha Eun Woo Klarifikasi Isu Penggelapan Pajak, Bantah Hindari Penyelidikan
-
Fokus Pemulihan Setelah Operasi, Cha Joo Young Absen Promosi Film Sister
-
Resmi! Fumiya Takashi Jadi Isagi Yoichi dalam Film Live-Action Blue Lock
Artikel Terkait
-
Boy Thohir Mau Cari Cuan di Bursa Hong Kong Lewat Rencana IPO EMAS
-
4 Ide Daily OOTD ala Jennie BLACKPINK, Classy Look Sampai Street Style!
-
Parade Bintang di Awal Tahun! Lee Min-ho, Jisso Blackpink, hingga Konser Aespa Guncang Catchplay+
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
-
Viral di Medsos, Lisa BLACKPINK Disebut Syuting Film di Bandung Barat
Entertainment
-
Hwang Minhyun Kembali Bintangi Study Group 2, Siap Hadirkan Aksi Baru!
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
-
Sinopsis The King's Warden, Film Korea Sejarah Baru Dibintangi Park Ji Hoon
-
Juri Oscar Beber Sengaja Skip Wicked 2 Raih Nominasi pada 2026
-
Tayang Februari 2026, Film Rajah: Horor Jawa dan Petaka Zaman Edan