Onadio Leonardo telah menyelesaikan masa rehabilitasi di sebuah yayasan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026).
Sosok yang akrab disapa Onad ini mengaku memetik banyak pelajaran berharga selama tiga bulan menjalani pemulihan, menyusul kasus penyalahgunaan narkoba yang sempat menggegerkan publik pada akhir tahun 2025 lalu.
Ditemani sang istri, Beby Prisillia, Onad keluar dari pusat rehabilitasi dengan wajah semringah. Kebahagiaan terpancar jelas dari pria kelahiran 1990 tersebut saat menyapa awak media. Ia merasa lega bisa menuntaskan kewajibannya untuk pulih dan kembali ke pelukan keluarga.
"Happy banget, akhirnya pulang juga setelah tiga bulan di sini. Banyak pelajarannya, banyak ketololan yang harus gue bayar dengan banyak hal lah," ujarnya, melansir Suara.com.
Selama tiga bulan berada di dalam fasilitas tersebut, Onad mengaku banyak melakukan evaluasi diri. Ia tidak memungkiri bahwa keterlibatannya dengan barang haram adalah sebuah kekhilafan besar yang sangat ia sesali hingga saat ini.
Mantan vokalis Killing Me Inside ini bahkan tak segan-segan mengkritik dirinya sendiri. Ia merasa tindakannya mengonsumsi narkotika adalah sebuah langkah mundur yang tidak seharusnya ia lakukan sebagai seorang publik figur dan kepala keluarga.
"Kayaknya setelah gue pikir-pikir, gue tuh ngapain ya? Kok gue ngelakuin kesalahan bodoh," ungkap bintang film Pretty Boys tersebut saat mengenang masa-masa sulitnya.
Perenungan mendalam selama masa rehabilitasi membawa Onad pada sebuah prinsip hidup yang baru. Ia menyadari bahwa setiap keputusan yang diambil dalam hidup akan selalu diikuti oleh konsekuensi, baik itu manis maupun pahit.
"Jadi gue direhab ini belajar kayak apapun yang lo lakuin pasti ada konsekuensinya dan gue terima," imbuh bapak dua anak tersebut dengan tegas.
Kilas balik ke belakang, kasus hukum Onad bermula saat ia ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 29 Oktober 2025 di Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Saat itu, polisi menyita sisa ganja dan papir sebagai barang bukti.
Onad ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil tes urine menunjukkan ia positif mengonsumsi dua jenis narkoba. Motif masalah pribadi disebut menjadi pemicu awal Onad terjerumus, hingga akhirnya ia dinyatakan sebagai korban penyalahguna yang berhak mendapatkan rehabilitasi.
Komitmen Perubahan dan Dukungan Keluarga
Menyadari bahwa lingkungan pergaulan sangat berpengaruh, Onad berjanji akan lebih selektif dalam memilih teman setelah bebas nanti. Ia ingin memastikan bahwa lingkaran sosialnya tidak lagi memberinya pengaruh negatif yang bisa menjerumuskannya kembali.
"Kayaknya gue harus memilah-milih teman sih habis ini. Pelajaran dan tahu diri kali ya, udah... jangan lah anda bodoh," tuturnya sebagai pengingat bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.
Masa awal rehabilitasi ternyata tidak berjalan mudah bagi Onad. Ia sempat mengalami guncangan mental yang cukup hebat. Kondisi psikologisnya sempat menurun hingga membuatnya sulit untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.
"Mental gue sih udah oke lah ya, bulan pertama gue enggak bisa ngomong. Cuma bini gue selalu nemenin, thank you, thank you Beb," kata Onad seraya memberikan apresiasi mendalam kepada istrinya yang setia mendampingi.
Beby Prisillia sendiri tampak sangat emosional menyambut kepulangan sang suami. Ia mengaku sangat bahagia hingga merasa gemetar saat mendampingi Onad keluar dari gerbang yayasan rehabilitasi pada Rabu siang itu.
"Happy banget, ini aku sampai gemetaran. Happy banget karena anak-anak di rumah juga kangen sama dia, Papa Mamanya dia juga kangen sama dia. Ya hari ini hari terbaik sih gitu karena dia akhirnya udah di rumah," ucap Beby dengan mata berkaca-kaca.
Kini, setelah bebas, Onad sudah menyusun daftar prioritas utama. Hal pertama yang ingin ia lakukan adalah pulang ke rumah untuk memeluk anak-anaknya dan menemui orang tuanya yang selama ini merasa kecewa atas kasus yang menimpanya.
Selain keluarga, Onad juga berniat mengunjungi sahabatnya, Habib Jafar. Mengingat sang pendakwah sempat menyuarakan kekecewaan sekaligus harapan agar Onad bertobat saat kasus ini viral di media sosial tahun lalu, Onad merasa perlu mencari ketenangan di sana.
"Kayaknya gue mau ke rumahnya Habib Jafar dulu. Udah pasti itu. Terus gue mau ke... sorry nomor satu gue mau ke anak gue dulu, gue pulang ke rumah dulu, baru gue mungkin nelepon orangtua gue," pungkas Onad menutup pembicaraan.
Kebebasan Onadio Leonardo ini menjadi babak baru baginya untuk menata kembali karier dan kehidupan pribadinya. Dengan dukungan penuh dari istri dan keluarga, diharapkan Onad dapat benar-benar lepas dari jeratan narkoba dan kembali berkarya di industri hiburan tanah air dengan pribadi yang lebih bijaksana.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Shayne Pattynama Merasa Terhormat Bisa Bela Persija Jakarta
-
Maarten Paes Dikabarkan Merapat ke Ajax, Timnas Indonesia Ikut Naik Kelas?
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Artikel Terkait
-
Ratusan Taruna Akpol Diterjunkan ke Aceh Tamiang: Bersihkan Jalan hingga Pulihkan Sekolah
-
Setia Temani Onad Rehabilitasi, Beby Prisillia Pegang Janji di Hadapan Tuhan: Dia Butuh Gue
-
Girang Bebas dari Rehabilitasi, Onadio Leonardo: Banyak Ketololan yang Harus Gue Bayar
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Dibongkar Beby Prisillia, Onadio Leonardo Bebas Rehabilitasi Narkoba Besok
Entertainment
-
Dikonfirmasi Agensi, Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran
-
Selamat! DxS SEVENTEEN Debut di Billboard 200 Lewat Mini Album Serenade
-
Jang Dong-ju Muncul ke Publik, Ungkap Hidupnya Hancur karena Hacking
-
Shin Sae Kyeong Dikabarkan Membintangi Drama Romantis Baru Adaptasi Webtoon
-
Usung Fantasi dan Aksi, Anime Monster Eater Tayang April 2026
Terkini
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Gasing Tengkorak: Permainan Terlarang yang Membuka Pintu Kematian
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
-
Belajar Tinggal
-
Thailand Masters 2026: Laga 14 Wakil Indonesia, Siapa yang Bakal Melaju?