Elkan Baggott dipastikan akan melakukan comeback yang sangat dinantikan bersama Timnas Indonesia untuk memperkuat lini belakang dalam turnamen FIFA Series 2026. Kepastian ini menandai berakhirnya masa 'parkir' bek jangkung tersebut di pentas internasional.
Kepastian kembalinya pemain Ipswich Town ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Dalam keterangannya, Sumardji membenarkan bahwa Elkan masuk dalam skema besar pelatih anyar Indonesia, John Herdman.
“Ya,” kata Sumardji saat dihubungi News di Jakarta, Minggu (8/3/2026) ketika ditanya mengenai keterlibatan Elkan Baggott untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 mendatang.
Penantian Elkan untuk kembali berseragam Merah Putih tergolong sangat panjang. Terakhir kali ia terlihat mengawal pertahanan Indonesia adalah pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Qatar, saat Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-4 pada Januari 2024.
Setelah laga tersebut, nama Elkan seolah tenggelam dari daftar panggil. Ia tercatat absen dalam 14 pertandingan terakhir di sisa era kepelatihan Shin Tae-yong. Kondisi ini sempat menimbulkan tanda tanya besar di kalangan suporter mengenai masa depannya di tim nasional.
Situasi tidak kunjung membaik saat tongkat estafet kepelatihan berpindah ke tangan Patrick Kluivert. Di bawah asuhan pelatih asal Belanda tersebut, Elkan tetap tidak mendapatkan panggilan dalam delapan pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia.
Kini, di bawah kendali John Herdman yang ditunjuk sejak Januari lalu, Elkan Baggott akhirnya mendapatkan kesempatan kedua. Herdman tampaknya ingin memanfaatkan keunggulan fisik dan pengalaman Elkan yang berkarier di Liga Inggris.
Kehadiran Elkan dianggap sangat krusial untuk memberikan stabilitas pada pertahanan yang seringkali terlihat rapuh di era sebelumnya. Dengan postur tubuh yang dominan, ia diharapkan mampu menjadi tembok kokoh saat menghadapi lawan-lawan tangguh di masa depan.
Turnamen FIFA Series 2026 sendiri akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan memulai langkahnya melawan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret pukul 20.00 WIB.
Harmonisasi Pemain Era Shin Tae-yong dan Visi Baru Herdman
Menariknya, John Herdman tidak hanya memanggil Elkan Baggott. Pelatih asal Kanada ini menunjukkan pendekatan yang lebih inklusif dan holistik dengan memanggil kembali beberapa nama yang sempat terpinggirkan di era Patrick Kluivert.
Dalam daftar 41 pemain yang dipersiapkan, Herdman memadukan pemain lama dan baru secara berimbang. Tercatat ada 12 pemain naturalisasi dari era Shin Tae-yong yang kembali dipanggil, termasuk nama-nama beken seperti Jay Idzes.
Selain itu, pemain berpengalaman seperti Joey Pelupessy dan kiper Emil Audero Mulyadi juga kembali masuk dalam skema. Di sektor penjaga gawang, nama senior seperti Nadeo Argawinata pun kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengawal gawang Garuda.
Keputusan Herdman untuk mengombinasikan talenta muda, naturalisasi baru, dan para "alumni" era Shin Tae-yong ini bertujuan untuk menciptakan stabilisasi di lini belakang dan gawang. Ini adalah strategi matang menjelang laga krusial di akhir Maret nanti.
Jika mampu melewati tantangan Saint Kitts dan Nevis, Indonesia akan melaju ke laga puncak pada 30 Maret pukul 20.00 WIB. Di sana, mereka berpotensi menghadapi pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon yang bertanding di hari yang sama.
Secara psikologis, kembalinya Elkan Baggott juga membawa dampak motivasi yang besar bagi skuad. Para penggemar kini merasa optimis bahwa perubahan ini bisa menjadi katalis positif bagi performa Indonesia di ajang Piala AFF serta kualifikasi-kualifikasi selanjutnya.
Dengan kembalinya pilar-pilar penting dan sentuhan taktik baru dari John Herdman, harapan untuk melihat Timnas Indonesia terbang lebih tinggi dan memperbaiki peringkat FIFA kini terbuka lebar. Ujian pertamanya tentu saja adalah membuktikan kekokohan lini belakang di SUGBK akhir Maret ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?
-
Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?
Artikel Terkait
Hobi
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026 Sore Ini: Empat Tim Berebut Semifinal
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Krisis Kompetensi BGN: Pertaruhan Gizi Anak di Bawah Bayang-bayang Politik
-
Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah