Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Saturn Awards ke-53 (X/animeupdates)
Anggia Khofifah P

Pengumuman nominasi Saturn Awards ke-53 menjadi angin segar bagi industri anime global. Setelah kekecewaan besar yang dirasakan penggemar akibat absennya film anime dalam daftar nominasi Academy Awards atau Oscar 2026 untuk kategori Best Animated Feature Film, Saturn Awards justru menghadirkan pemandangan yang sangat kontras. Kategori baru Best International Animated Film hampir sepenuhnya didominasi oleh judul-judul anime populer.

Dikutip dari Anime News Network pada Rabu (28/01/2026), Saturn Awards yang diselenggarakan oleh Academy of Science Fiction, Fantasy and Horror Films mengumumkan nominasi resminya pada Selasa lalu. Untuk kategori Best International Animated Film, deretan judul yang masuk nominasi antara lain:

  • Attack on Titan The Movie: THE LAST ATTACK
  • Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc
  • Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle
  • The Colors Within

Dua film non-anime, yakni Ne Zha 2 dan Stitch Head, juga masuk dalam daftar.

Fenomena ini terasa semakin signifikan jika dibandingkan dengan hasil Oscar 2026. Sebelumnya, pengumuman nominasi Oscar ke-98 memicu reaksi kecewa dari komunitas anime global karena tidak satu pun film anime berhasil masuk kategori Best Animated Feature Film. Padahal, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle dan Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc sempat dianggap sebagai kandidat kuat berkat performa box office yang impresif, reputasi studio, serta penerimaan kritis yang sangat positif di pasar internasional. Fakta ini membuat pengakuan dari Saturn Awards terasa seperti validasi tersendiri bagi para penggemar anime.

Keunggulan anime dalam daftar nominasi Saturn Awards juga didukung oleh pencapaian komersial yang luar biasa. Attack on Titan: THE LAST ATTACK, yang merupakan film kompilasi dari dua episode terakhir Attack on Titan Final Season THE FINAL CHAPTERS, mencatat debut gemilang di Jepang pada November 2024. Film berdurasi 144 menit ini meraih pendapatan sekitar 1,45 miliar yen pada penayangan awalnya. Menurut laporan industri perfilman Jepang, film ini bahkan kembali masuk jajaran box office setelah dirilis ulang dalam format Dolby Cinema, 4DX, MX4D, dan Dolby Atmos.

Sementara itu, Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc menunjukkan daya tahan luar biasa di bioskop. Film ini berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar 10,37 miliar yen dalam 122 hari penayangan, serta menempati peringkat ke-47 dalam daftar film terlaris sepanjang masa di Jepang.

Capaian tersebut membuatnya melampaui judul-judul besar seperti The Lord of the Rings: The Return of the King dan Evangelion: 3.0+1.0 Thrice Upon a Time. Adapun Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle mencatat pendapatan domestik mencapai 39,08 miliar yen dalam 185 hari, memperkuat statusnya sebagai salah satu film anime paling sukses secara finansial.

Tak hanya dari sisi komersial, kualitas artistik anime juga mendapat pengakuan internasional. The Colors Within misalnya, berhasil memenangkan Golden Goblet Award untuk kategori Best Animation Film di Shanghai International Film Festival 2024. Film ini juga meraih Audience Award di Animation Is Film Festival serta masuk nominasi Film of the Year di Crunchyroll Anime Awards 2025. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa anime tidak hanya unggul secara pasar, tetapi juga memiliki nilai artistik yang diakui secara global.

Saturn Awards sendiri dikenal sebagai ajang penghargaan yang konsisten mengapresiasi karya-karya bergenre science fiction, fantasy, dan horror selama lebih dari setengah abad. Upacara penghargaan ke-53 dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret di Universal Hilton, California, dengan Joel McHale sebagai pembawa acara.