Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Super Mario Galaxy Movie (YouTube/NintendoAmerica)
Yas Julia

Penantian panjang para penggemar Super Mario akhirnya terbayar. Trailer terbaru The Super Mario Galaxy Movie resmi memperlihatkan kemunculan Yoshi, karakter ikonik yang selama ini dinanti-nantikan sejak film pertamanya dirilis. Kehadiran dinosaurus hijau ini langsung mencuri perhatian dan menjadi salah satu momen paling dibicarakan dari cuplikan terbaru garapan Nintendo dan Illumination tersebut.

Trailer berdurasi sekitar dua menit yang dirilis pada Minggu, 25 Januari 2026, bukan hanya sekadar menampilkan Yoshi sebagai pemanis cerita. Dari beberapa adegan singkat yang ditampilkan, terlihat jelas bahwa perannya akan cukup penting dalam petualangan Mario dan Luigi kali ini. Yoshi digambarkan sebagai sosok yang waspada, penuh rasa ingin tahu, sekaligus menggemaskan, karakteristik yang sangat lekat dengan versi gimnya.

Menariknya, film ini memilih pendekatan berbeda dalam memperkenalkan Yoshi. Jika para pemain lama mengingat momen ikonik di Super Mario World (1991), Yoshi pertama kali muncul setelah Mario menyelamatkannya dari dalam telur yang terperangkap di atas sebuah kotak. Adegan tersebut menjadi salah satu memori paling berkesan dalam sejarah gim Mario.

Namun, The Super Mario Galaxy Movie tampaknya ingin menawarkan kejutan baru. Dalam trailer, Mario dan Luigi terlihat mengendarai sepeda motor melintasi padang pasir—sebuah adegan yang sudah sempat ditampilkan dalam trailer sebelumnya. Keduanya tengah menuju sebuah piramida terbalik di Kerajaan Pasir, lokasi yang terasa akrab bagi para pemain Super Mario Odyssey.

Misi Mario dan Luigi kali ini adalah membuka Pipa Warp yang tersumbat. Saat pipa tersebut akhirnya terbuka, sebuah kejutan tak terduga terjadi. Yoshi tiba-tiba keluar dari dalam pipa dan langsung bersembunyi di balik tumpukan batu, menunjukkan sifatnya yang pemalu namun waspada terhadap lingkungan sekitar. Momen ini terasa sederhana, tetapi berhasil membangun rasa penasaran sekaligus kehangatan emosional.

Baru setelah Mario dan Luigi memadamkan api yang masih menyala di tangan mereka, Yoshi berani menampakkan diri sepenuhnya. Adegan ini menjadi simbol pertemuan awal yang unik, tidak heroik seperti di gim klasik, tetapi tetap sarat makna. Film ini seolah ingin menegaskan bahwa hubungan Mario dan Yoshi akan berkembang secara bertahap, bukan langsung terjalin begitu saja.

Kehadiran Yoshi juga membuka banyak kemungkinan cerita. Sebagai karakter yang dikenal setia, cepat, dan sering menjadi “kendaraan hidup” Mario di dalam gim, penggemar mulai berspekulasi apakah Yoshi akan memiliki peran strategis dalam misi besar di film ini. Apalagi dengan latar dunia yang terinspirasi dari berbagai seri Super Mario Galaxy dan Odyssey, potensi eksplorasi visual dan aksi terasa semakin luas.

Tak hanya soal karakter, trailer ini juga mengungkap jadwal rilis resmi film. The Super Mario Galaxy Movie dijadwalkan tayang di Amerika Serikat pada 1 April 2026. Penonton di wilayah lain akan menyusul sepanjang bulan April, sementara Jepang dijadwalkan mendapatkan giliran pada 24 April 2026. Jadwal ini semakin memantapkan posisi film ini sebagai salah satu tontonan animasi paling dinanti tahun depan.

Antusiasme penggemar kian meningkat karena tim kreatif dari film The Super Mario Bros, Film pertama kembali terlibat. Mulai dari sutradara, penulis naskah, hingga komposer musik, semuanya kembali bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang tetap setia pada akar gimnya, namun dengan skala yang lebih besar dan emosional.

Dengan kemunculan Yoshi yang akhirnya terwujud, The Super Mario Galaxy Movie terasa semakin lengkap. Film ini tak hanya menjanjikan petualangan seru dan visual memanjakan mata, tetapi juga nostalgia mendalam bagi penggemar lama.