Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Film Sadali (Instagram/mvppictures_id)
Yas Julia

MVP Pictures kembali menghadirkan kisah yang sarat emosi dan perenungan lewat film Sadali, sekuel dari Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu yang dirilis pada 2024 lalu.

Film ini melanjutkan perjalanan tokoh Sadali, seorang pria yang akrab dengan kesunyian, luka batin, dan pencarian makna hidup. Masih berada di bawah arahan sutradara Kuntz Agus, Sadali kembali mengandalkan kekuatan narasi reflektif serta visual yang tenang, khas karya-karya sang sutradara.

Sejak diumumkan sebagai kelanjutan cerita, film ini langsung menarik perhatian penonton yang sebelumnya terhubung secara emosional dengan kisah Sadali. Sekuel ini tak hanya menjawab pertanyaan yang tertinggal, tetapi juga membuka babak baru yang lebih kompleks dan mendalam.

Sinopsis Film Sadali

Tiga tahun telah berlalu sejak kehidupan Sadali (Ajil Ditto) runtuh akibat dua kegagalan besar sekaligus. Perjodohannya dengan Arnaza (Hanggini) kandas, disusul kisah cintanya dengan Mera (Adinia Wirasti) yang juga berakhir tanpa kepastian.

Rangkaian peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam, membuat Sadali memilih menjauh dari hiruk-pikuk kota dan segala kenangan yang menyakitkan.

Sadali kemudian menetap di Magelang, sebuah kota yang memberinya ruang untuk menata ulang hidupnya, berdamai dengan masa lalu, dan menjalani hidup lewat seni yang menjadi ruang pelarian sekaligus cermin perasaannya.

Namun ketenangan itu tak bertahan lama. Suatu hari, Budi (Faiz Vishal) sahabat lama Sadali, datang membawa kabar yang mengusik batin, Mera akan segera menikah.

Kabar tersebut seketika membuka kembali luka lama yang belum sepenuhnya sembuh. Perasaan yang selama ini terpendam muncul ke permukaan, memaksa Sadali berhadapan dengan kenangan yang selama ini ia coba abaikan.

Situasi menjadi semakin rumit ketika Sadali kembali dipertemukan dengan Mera, sosok yang memiliki tempat istimewa dalam hidupnya.

Di saat yang hampir bersamaan, Sadali juga harus menghadapi kehadiran Arnaza, figur dari masa lalu yang membawa beban emosional tersendiri.

Pertemuan dengan dua sosok ini membuat Sadali terjebak dalam pusaran perasaan yang bertabrakan, cinta yang tak selesai, penyesalan yang tertunda, dan pertanyaan tentang arah hidup yang tak kunjung terjawab.

Berbeda dari film romantis kebanyakan, Sadali tidak menawarkan kisah cinta yang sederhana. Film ini lebih menyoroti pertarungan batin seorang pria yang berada di persimpangan hidup.

Sadali harus memilih antara terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu atau berani melangkah menuju makna hidup yang baru, meski penuh ketidakpastian.

Seni menjadi elemen penting dalam perjalanan Sadali. Lewat karya-karyanya, penonton diajak menyelami isi kepala dan perasaan tokoh utama. Setiap dialog, gestur, dan keheningan memiliki makna, mencerminkan proses refleksi diri yang perlahan namun mendalam.

Kuntz Agus kembali menunjukkan keahliannya merangkai cerita dengan tempo yang tenang, memberi ruang bagi penonton untuk ikut merenung. Film ini tak terburu-buru memberi jawaban, justru mengajak penonton merasakan kebingungan dan kegamangan yang dialami Sadali.

Deretan Pemain dan Karakter yang Kuat

Sadali kembali menghadirkan jajaran pemain dari film sebelumnya.

  • Ajil Ditto sebagai Sadali
  • Hanggini sebagai Arnaza
  • Adinia Wirasti sebagai Mera
  • Faiz Vishal sebagai Budi
  • Ciara Nadine Brosnan

Jadwal Tayang dan Antisipasi Penonton

Bagi penonton yang sudah mengikuti kisah Sadali sejak film pertamanya, Sadali menjadi kelanjutan yang patut dinantikan. MVP Pictures telah mengumumkan bahwa film ini akan tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026.

Dengan pendekatan cerita yang intim, tema pencarian jati diri, serta konflik emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang, Sadali diprediksi kembali menyentuh hati penonton.

Film ini bukan sekadar tentang cinta yang gagal, melainkan tentang keberanian untuk menerima masa lalu dan melangkah ke depan dengan versi diri yang lebih jujur.

Bagi kamu yang menyukai film drama dengan nuansa reflektif dan cerita yang membumi, Sadali layak masuk dalam daftar tontonan wajib awal 2026.