Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Sho Nishigaki (X/BLUELOCK_MOVIE)
Anggia Khofifah P

Adaptasi film live action dari manga sepak bola populer Blue Lock kembali menghadirkan kabar terbaru menjelang penayangannya pada musim panas 2026. Dikutip dari Japan Anime News, aktor Sho Nishigaki resmi diumumkan sebagai pemeran Asahi Naruhaya, salah satu anggota Team Z.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pihak produksi juga merilis visual karakter tunggal yang menampilkan penampilan Nishigaki sebagai Asahi.

Dengan bergabungnya Sho Nishigaki, jajaran pemeran film Blue Lock versi live action semakin lengkap. Sebelumnya, telah dikonfirmasi bahwa Fumiya Takahashi akan memerankan tokoh utama Yoichi Isagi, Kaito Sakurai sebagai Meguru Bachira, Kyohei Takahashi dari grup Naniwa Danshi sebagai Hyoma Chigiri, Kota Nomura sebagai Rensuke Kunigami, serta Yuzu Aoki sebagai Gurimu Igarashi.

Menurut pernyataan resmi di akun media sosial film tersebut, pengungkapan anggota Team Z lainnya akan dilakukan secara bertahap selama 12 hari berturut-turut melalui berbagai platform, termasuk X, Instagram, dan TikTok.

Asahi Naruhaya merupakan karakter yang cukup disukai oleh penggemar dalam dunia Blue Lock. Ia digambarkan sebagai remaja bertubuh kecil dan relatif pendek untuk ukuran pemain sepak bola, sehingga kerap dianggap seperti anak kecil oleh rekan-rekannya.

Secara visual, Asahi dikenal dengan rambut pirang berbulu berwarna karamel, alis bulat yang lebih gelap, bulu mata panjang, serta mata cokelat yang memberi kesan imut dan ramah. Penampilan ini sejalan dengan kepribadiannya yang ceria, playful, dan sedikit nakal, menjadikannya penyemarak suasana di dalam Team Z.

Meski bukan pemain bertipe "jenius", Asahi memiliki kesadaran diri yang kuat. Ia memahami keterbatasan fisiknya, namun tetap menunjukkan tekad besar dan tidak gentar menghadapi kegagalan. Dikutip dari deskripsi karakter dalam manga, kekuatan utama Asahi terletak pada kemampuan menjaga bola (ball-keeping), kecerdasan analitis, serta pergerakan tanpa bola (off-the-ball movements) yang efektif. Kecepatan dan kelincahannya memungkinkannya berlari di belakang lini pertahanan lawan untuk menciptakan peluang, meskipun ia tidak selalu menjadi pencetak gol utama.

Dalam beberapa pertandingan di proyek Blue Lock, Asahi menjalankan peran sebagai false 9, yakni penyerang yang tampak berposisi di tengah namun sering turun ke lini tengah atau melebar untuk mengacaukan penjagaan bek lawan. Strategi ini membuka ruang bagi rekan setimnya untuk menyerang.

Film live action Blue Lock diproduksi oleh CREDEUS, studio yang sebelumnya sukses menggarap berbagai adaptasi live action populer seperti Kingdom, Golden Kamuy, dan Kokuhi. CEO CREDEUS, Shinzo Matsuhashi, menyebutkan bahwa pengembangan film telah berlangsung sejak 2022 dan melibatkan diskusi intensif dengan kreator aslinya, Muneyuki Kaneshiro dan Yusuke Nomura, terutama dalam proses penulisan naskah.

Realisme menjadi prioritas utama dalam pemilihan pemeran. Matsuhashi mengungkapkan bahwa audisi berskala besar dengan lebih dari 1.000 peserta digelar untuk memilih aktor yang mampu merepresentasikan "ego" khas setiap karakter. Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan akting dan penampilan visual, tetapi juga pengalaman bermain sepak bola serta kepribadian masing-masing kandidat.

Para pemeran bahkan telah menjalani pelatihan intensif sejak sekitar satu setengah tahun sebelum proses syuting, dengan bimbingan dari pemain sepak bola profesional.

Blue Lock sendiri merupakan manga karya Muneyuki Kaneshiro dengan ilustrasi Yusuke Nomura yang diserialkan di Weekly Shonen Magazine sejak Agustus 2018. Ceritanya mengikuti Yoichi Isagi dalam proyek ekstrem Blue Lock Project, sebuah program Asosiasi Sepak Bola Jepang yang mempertemukan 300 penyerang muda dalam sistem seleksi brutal demi menciptakan satu striker egois terbaik untuk membawa Jepang menjuarai Piala Dunia.

Saat ini, versi anime Blue Lock telah mengumumkan produksi musim ketiga yang akan mengadaptasi arc Shin Eiyu Taisen atau New Hero Wars. Sementara itu, film live action-nya dijadwalkan tayang pada musim panas 2026, bertepatan dengan tahun penyelenggaraan Piala Dunia, menjadikannya salah satu adaptasi yang paling dinantikan oleh penggemar sepak bola dan anime.