Dunia sinema internasional tengah diguncang oleh kehadiran film epik asal Jepang yang berjudul Kokuho, atau secara global dikenal sebagai National Treasure. Karya megah besutan sutradara Lee Sang-il ini tidak hanya menjadi film live action Jepang terlaris sepanjang masa, tetapi juga berhasil menembus nominasi Piala Oscar 2026.
Kokuho mengambil latar waktu yang sangat kontras, dimulai dari masa booming ekonomi Jepang pascaperang pada tahun 1964 hingga menyentuh era modern. Penonton akan diajak mengikuti perjalanan panjang selama lima dekade yang penuh dengan intrik, air mata, dan dedikasi luar biasa.
Kikuo Tachibana, sang tokoh utama Kokuho, lahir dari garis keturunan keluarga gangster atau Yakuza yang sangat disegani di Nagasaki. Namun, nasib berubah drastis setelah kematian sang ayah, memaksanya masuk ke dalam dunia yang sangat jauh berbeda dari kekerasan jalanan.
Kemudian, Kikuo diadopsi oleh Hanjiro, seorang aktor teater Kabuki ternama yang melihat bakat terpendam di dalam diri pemuda tersebut. Hanjiro sangat terkesan saat melihat Kikuo membawakan peran onnagata, yakni karakter perempuan yang dimainkan oleh aktor pria dengan sangat anggun.
Kikuo pun diberi nama panggung Toichiro dan memulai pelatihan yang sangat keras di bawah pengawasan keluarga Tanba-ya. Di sana, dia bertemu dengan Shunsuke, putra kandung Hanjiro yang memiliki nama panggung Hanya, yang menjadi rekan sekaligus saingan terberatnya.
Persahabatan antara Kikuo dan Shunsuke menjadi pilar utama yang menggerakkan emosi penonton di sepanjang durasi film Kokuho. Mereka tumbuh bersama di bawah disiplin ketat, berbagi impian yang sama untuk menguasai panggung teater tradisional Jepang yang sangat sakral.
Namun, Kokuho tidak hanya bicara soal loyalitas, tetapi juga tentang sisi gelap pengkhianatan. Ambisi untuk menjadi yang terbaik di atas panggung seringkali membutakan nurani dan menciptakan luka mendalam di antara kedua sahabat tersebut.
Aktor Ryo Yoshizawa memberikan performa terbaik dalam kariernya saat menghidupkan karakter Kikuo yang penuh penderitaan namun gigih. Dia berhasil menampilkan keanggunan seorang penari sekaligus kerapuhan seorang pria yang terus mencari identitas aslinya di tengah badai kehidupan.
Di sisi lain, Ryusei Yokohama yang memerankan Shunsuke mampu menunjukkan tekanan mental yang dihadapi oleh seorang pewaris sah. Beban nama besar keluarga membuat hubungannya dengan Kikuo menjadi sangat kompleks, antara rasa sayang sebagai saudara dan rasa cemburu sebagai rival.
Visual yang ditampilkan dalam Kokuho benar-benar memanjakan mata dengan detail kostum yang sangat rumit dan autentik. Tidak heran jika film ini mendapatkan pengakuan global dan dipuji oleh kritikus internasional sebagai mahakarya estetika dari Timur.
Sutradara Lee Sang-il dengan cerdas menggunakan pencahayaan panggung yang dramatis untuk menggambarkan suasana batin para karakternya. Setiap gerakan kipas dan langkah kaki di atas panggung teater terasa memiliki bobot emosional yang mampu menggetarkan hati setiap penonton.
Menurut laporan beberapa media, penayangan film Kokuho di Indonesia sangat dinantikan untuk memperluas apresiasi terhadap kekayaan seni tradisional Jepang. Film ini berhasil menggabungkan drama kemanusiaan yang universal dengan sejarah teater Kabuki yang telah berusia ratusan tahun.
Indonesia beruntung menjadi salah satu negara yang mendapatkan jadwal tayang resmi mulai tanggal 18 Februari 2026 mendatang. Film Kokuho diprediksi akan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta film karena kualitas produksinya yang benar-benar berada di level tertinggi.
Kehadiran aktor senior Ken Watanabe sebagai Hanjiro juga memberikan kekuatan tersendiri pada jajaran pemain yang sudah sangat solid. Karakter yang dia bawakan menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisi lama dengan ambisi masa muda yang seringkali meledak-ledak.
Menonton Kokuho bukan sekadar menikmati hiburan visual, melainkan sebuah perjalanan spiritual tentang pengorbanan demi mencapai kesempurnaan. Film ini mengingatkan kita bahwa untuk diakui sebagai "harta karun nasional", seseorang harus melewati ujian api yang sangat panas.
Durasi film yang mencapai 175 menit digunakan dengan sangat bijak untuk membangun kedalaman karakter dan keterikatan emosional. Penonton tidak akan merasa bosan karena setiap adegan memiliki makna penting dalam perjalanan hidup Kikuo yang penuh warna.
Musik latar yang menggabungkan instrumen tradisional seperti shamisen dengan aransemen modern juga memberikan nuansa yang sangat magis. Melodi tersebut seolah mengiringi jatuh bangunnya para karakter dalam mempertahankan martabat seni di tengah perubahan zaman.
Bagi kamu yang merindukan drama sejarah dengan narasi persahabatan yang kuat dan penuh kejutan, film ini adalah tontonan wajib. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan panggung Kabuki yang dibawa ke layar lebar dengan standar sinematografi kelas dunia.
Segera tandai kalendermu untuk tanggal 18 Februari ini, ya! Dengan begitu, kamu tidak akan ketinggalan fenomena layar lebar yang sudah memenangkan hati banyak orang. Kokuho siap membawa kamu masuk ke dalam dunia di mana cinta, seni, dan pengkhianatan melebur menjadi satu keindahan yang abadi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Alasan Sung Jin-woo Solo Leveling Bisa Mengalahkan Goku Dragon Ball!
-
Jujutsu Kaisen S3 Episode 8 Resmi Ditunda: Cek Jadwal Rilis Terbaru dan Alasannya
-
Siap Berlayar 10 Maret! 5 Fakta Trailer Terbaru One Piece Live Action S2
-
Bukan Sekadar Game, Solo Leveling: KARMA 2026 Siap Hadirkan Cerita Orisinal
-
Selain Blue Lock, 5 Film Dibintangi Fumiya Takahashi sebagai Pemeran Utama
Artikel Terkait
-
Survey: Film Indonesia Saingi Popularitas Drama Korea
-
Sinopsis Vadh 2, Film India yang Dibintangi Sanjay Mishra dan Neena Gupta
-
Sinopsis Film Rumah Tanpa Cahaya: Saat Kehilangan Ibu Mengubah Arti Rumah
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Rilis Teaser Perdana, Film Horor Baru Kim Hye Yoon Umumkan Tanggal Tayang
Entertainment
-
5 Alasan Sung Jin-woo Solo Leveling Bisa Mengalahkan Goku Dragon Ball!
-
Jung Hae In dan Go Youn Jung Ramaikan Program Baru, The Secret Friends Club
-
Bang Bang oleh IVE: Hadapi Rumor dan Tekanan dengan Keberanian Meledak
-
Sinopsis Vadh 2, Film India yang Dibintangi Sanjay Mishra dan Neena Gupta
-
Jujutsu Kaisen S3 Episode 8 Resmi Ditunda: Cek Jadwal Rilis Terbaru dan Alasannya
Terkini
-
WIB: Waktu Indonesia Bercanda
-
Membaca Lelaki Tua dan Laut: Tentang Kekuatan Mental dan Seni Bertahan
-
Murah dan Stylish, Ini Pilihan Daily Sneakers Lokal Berkualitas Agar Tampil Effortless
-
Mendidik Anak dengan Cinta yang Utuh di Buku The Happiest Kids in the World
-
Menguak Penadah Barang Curian dalam Lima Sekawan Memburu Kereta Api Hantu