Syundei, kreator manga populer Go for It, Nakamura-kun!, memutuskan untuk menghapus akun X (sebelumnya Twitter) miliknya setelah menghadapi gelombang kritik dan dugaan pelecehan daring (online harassment).
Dikutip dari Anime News Network, keputusan tersebut diambil setelah Syundei mengunggah pesan terakhir yang cukup emosional. Dalam unggahan itu, ia mempertanyakan apakah sebaiknya ia menghapus akun tersebut, sekaligus mengungkapkan kelelahan akibat kritik yang terus-menerus diterimanya.
Ia bahkan menyampaikan keraguan terhadap kemampuannya sebagai kreator, dengan mengatakan bahwa dirinya merasa tidak memiliki bakat untuk membuat karya yang bisa menyenangkan semua orang.
"Saya hanya menerima keluhan yang mempertanyakan mengapa saya menggambar hal seperti ini, dan karena saya tidak memiliki kemampuan untuk membuat sesuatu yang dapat menyenangkan semua orang, saya tidak melihat alasan untuk terus berkarya sebagai seorang mangaka. Saya sempat berpikir untuk menyampaikan salam perpisahan terakhir, tetapi karena saya diminta untuk menghilang secepat mungkin, saya akan melakukannya pada siang hari [12 April]," tulisnya.
Kontroversi ini bermula dari kritik terhadap salah satu ilustrasi "what if" yang menampilkan interaksi antara karakter siswa Aiki Hirose dan gurunya, So Otogiri. Beberapa pihak menilai ilustrasi tersebut mengarah pada hubungan yang tidak pantas, meskipun sebelumnya Syundei telah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada niat untuk menggambarkan relasi romantis atau seksual di antara kedua karakter tersebut.
Menurut laporan tambahan, kritik tersebut semakin meluas setelah adaptasi anime dari Go for It, Nakamura-kun! mulai tayang pada April 2026. Kehadiran anime ini menarik perhatian penonton baru yang belum familiar dengan karya-karya Syundei sebelumnya, khususnya dalam genre boys love (BL). Perbandingan antara versi manga dan anime, termasuk adegan yang tidak diadaptasi, memicu diskusi panjang di berbagai platform online.
Tidak hanya itu, sejumlah pengguna internet juga mulai menelusuri karya lama Syundei, termasuk ilustrasi dan konten terdahulu yang kemudian diperdebatkan kembali. Hal ini semakin memperburuk situasi, karena sebagian kritik didasarkan pada interpretasi yang berbeda dari konteks aslinya.
Go for It, Nakamura-kun! sendiri merupakan manga bergenre komedi romantis dengan sentuhan BL yang pertama kali diterbitkan pada 2014 di majalah Opera. Ceritanya berfokus pada Nakamura, seorang siswa SMA yang pemalu dan diam-diam menyukai teman sekelasnya, Hirose. Dengan pendekatan yang ringan dan humoris, manga ini menggambarkan perjuangan Nakamura dalam mencoba mendekati orang yang ia sukai, meskipun sering berakhir dengan kegagalan yang mengundang tawa.
Kesuksesan manga ini kemudian berlanjut dengan sekuel berjudul Go for It Again, Nakamura-kun! serta kelanjutan cerita terbaru yang dirilis secara online pada 2025. Adaptasi anime yang diproduksi oleh studio Drive akhirnya tayang pada April 2026, memperluas jangkauan cerita ini ke audiens global melalui platform seperti Crunchyroll.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai apakah Syundei akan melanjutkan serial Go for It, Nakamura-kun! atau mengambil jeda sementara. Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar yang masih menantikan kelanjutan cerita.
Baca Juga
-
Anime Inherit the Winds Umumkan Screening Bioskop Sebelum Tayang 2027
-
Anime Dark Gathering Season 2 Bagikan Visual Horor Perdana, Tayang 2027
-
Kochikame Kembali dengan Anime Baru pada 2027, Trailer Ungkap Cast Utama
-
Hunter x Hunter Masuki Masa Jeda Usai Chapter 420, Togashi Tetap Produktif
-
Rilis Trailer, Armored Trooper VOTOMS: Die Graue Hexe Ungkap Cast Lengkap
Artikel Terkait
Entertainment
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sinopsis The Early Spring, Drama Romantis Terbaru Jing Bo Ran dan Sun Qian
-
Catat Tanggalnya! Sung Han Bin ZEROBASEONE Umumkan Rencana Debut Solo
-
Anime Inherit the Winds Umumkan Screening Bioskop Sebelum Tayang 2027
-
NCT Wish Umumkan Comeback Bulan Oktober dengan Mini Album Terbaru
Terkini
-
Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California
-
Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan
-
Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?
-
Alice in Borderland Season 3: Permainan Terakhir dan Makna di Balik Kartu Joker
-
5 Serum Korea Kombinasi PDRN dan Collagen untuk Kulit Kencang dan Glowing