Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Black Channel (crunchyroll.com)
Anggia Khofifah P

Manga populer Black Channel resmi diumumkan akan mendapatkan adaptasi anime televisi. Informasi ini disampaikan melalui akun resmi CoroCoro Comics di platform X (sebelumnya Twitter), lengkap dengan ilustrasi perayaan yang menandai proyek baru tersebut.

Dikutip dari Anime News Network, manga karya Satoshi Kisaichi ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2020. Awalnya hadir sebagai proyek percobaan di MiraCoro Comic, karya ini kemudian mendapatkan respons positif hingga akhirnya diserialkan secara penuh di Monthly CoroCoro Comic pada tahun yang sama. Hingga kini, Black Channel telah memiliki lebih dari 13 volume, dengan volume ke-14 dijadwalkan rilis pada 28 April 2026 di Jepang.

Cerita Black Channel berpusat pada karakter utama bernama Black, seorang YouTuber yang sebenarnya adalah iblis. Berbeda dari kreator konten pada umumnya, Black justru menjadikan sisi gelap manusia sebagai bahan utama kontennya. Ia dengan sengaja mengekspos rahasia, kebiasaan tersembunyi, hingga sisi negatif dari berbagai individu, mulai dari siswa berprestasi hingga figur populer di lingkungan sekolah.

Dalam menjalankan aksinya, Black tidak sendirian. Ia ditemani oleh asistennya yang unik, Camera-chan, yang juga merupakan makhluk iblis berbentuk kamera. Keduanya bekerja sama untuk merekam berbagai kejadian di dunia manusia, sering kali dengan cara yang manipulatif dan mengejutkan. Bahkan, dalam beberapa situasi, Black membuat kesepakatan dengan targetnya, hanya untuk kemudian membalikkan keadaan dan mengungkap sisi asli mereka yang tersembunyi.

Konsep cerita yang gelap namun dikemas dengan sentuhan humor satir membuat Black Channel memiliki daya tarik tersendiri, terutama di kalangan pembaca muda. Karakter Black sendiri digambarkan sebagai sosok yang nakal, cerdik, sekaligus karismatik, sehingga meskipun tindakannya terkesan ekstrem, penonton tetap merasa penasaran dengan setiap aksinya.

Sebelum diumumkan sebagai anime televisi, Black Channel sebenarnya telah lebih dulu diadaptasi menjadi anime web yang tayang di YouTube sejak September 2020. Adaptasi ini mendapatkan sambutan positif dan membantu memperluas basis penggemar. Selain itu, spin-off berjudul Black Channel: Breaking the Wall yang terbit pada 2022 juga sempat diadaptasi menjadi anime pendek di platform yang sama.

Serial ini juga mendapatkan adaptasi novel ringan yang ditulis oleh Shin Sukitake dan dirilis di bawah label Shogakukan Junior Bunko sejak 2023. Hingga saat ini, novel tersebut telah mencapai beberapa volume.

Dari sisi prestasi, Black Channel telah mendapatkan pengakuan di industri manga. Serial ini pernah masuk nominasi Next Manga Award 2022 dan berhasil menempati posisi ke-20 dalam kategori manga cetak. Selain itu, karya ini juga dinominasikan dalam kategori Best Children's Manga pada ajang Shogakukan Manga Award ke-68. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Black Channel tidak hanya populer, tetapi juga diakui kualitasnya.

Rencana adaptasi anime televisi ini diperkirakan akan membawa Black Channel ke level yang lebih tinggi. Dengan format serial TV, cerita dan karakter dapat dieksplorasi lebih dalam dibandingkan versi web sebelumnya. Penggemar pun menantikan bagaimana nuansa gelap, humor khas, serta kritik sosial yang menjadi ciri utama cerita ini akan dihadirkan dalam skala produksi yang lebih besar.

Selain itu, perubahan platform publikasi manga dari Monthly CoroCoro Comic ke Weekly CoroCoro Comic yang dijadwalkan mulai Mei 2026 juga menjadi langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak pembaca. Hal ini menunjukkan komitmen penerbit dalam mengembangkan seri ini secara berkelanjutan.