Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Fungus and Iron (X/MangaMoguraRE)
Anggia Khofifah P

Serial Fungus and Iron (Kin to Tetsu) karya Ayaka Katayama dipastikan akan segera mencapai akhir ceritanya. Sang kreator mengumumkan melalui akun media sosialnya bahwa manga ini akan tamat pada volume ke-10, menjadikannya penutup dari perjalanan cerita yang telah dimulai sejak 2021.

Pengumuman tersebut disampaikan bersamaan dengan perilisan volume kesembilan, yang disebut sebagai awal dari klimaks cerita. Katayama juga mengungkapkan bahwa alur dalam volume terbaru ini akan membawa pembaca menuju pertempuran terakhir yang menjadi puncak konflik. Ia pun mengajak para penggemar untuk terus memberikan dukungan hingga akhir cerita.

"Volume 9 Kin to Tetsu resmi dirilis hari ini!

Selain itu, Kintetsu akan mencapai akhir ceritanya pada volume ke-10 yang akan datang…

Memasuki pertempuran terakhir di volume 9, suasana menuju klimaks terasa sepanjang keseluruhan cerita.

Mohon dukungannya!" tulis Katayama.

Fungus and Iron pertama kali diserialisasikan di majalah Bessatsu Shonen Magazine terbitan Kodansha pada Maret 2021. Sejak awal kemunculannya, manga ini langsung menarik perhatian berkat konsep cerita yang gelap dan penuh refleksi filosofis. Meski sempat mengalami hiatus pada Agustus 2021 karena Katayama menjalani cuti melahirkan, serial ini kembali dilanjutkan pada Maret 2022 dan terus berkembang hingga saat ini.

Cerita Fungus and Iron mengambil latar dunia distopia di mana umat manusia hidup di bawah kendali jamur parasit yang bersarang di otak. Jamur tersebut menghapus kebebasan berpikir manusia dan menjadikan mereka sepenuhnya tunduk pada sistem yang represif. Dalam dunia yang kehilangan kehendak bebas ini, muncul pertanyaan mendasar tentang arti kebebasan dan identitas manusia.

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Dante, seorang prajurit kuat yang awalnya hidup dalam sistem tersebut tanpa banyak mempertanyakan. Namun, segalanya berubah ketika ia bertemu dengan seorang gadis misterius yang memicu keraguan terhadap realitas yang selama ini ia percayai. Pertemuan tersebut menjadi titik awal bagi Dante untuk mempertanyakan sistem yang menindas dan akhirnya memilih bergabung dengan kelompok perlawanan.

Kisah ini tidak hanya menghadirkan aksi science fiction yang intens, tetapi juga menggali tema-tema mendalam seperti kebebasan, kontrol, dan makna menjadi manusia. Pendekatan tersebut membuat Fungus and Iron mendapatkan apresiasi luas, bahkan menarik perhatian Hajime Isayama, kreator Attack on Titan, yang memberikan pujian terhadap karya ini.

Di tengah kabar mengenai akhir cerita, Fungus and Iron juga dipastikan akan mendapatkan adaptasi anime televisi. Pengumuman ini turut disertai peluncuran situs resmi dan akun media sosial, serta teaser visual yang memberikan gambaran awal tentang dunia yang akan dihadirkan dalam format animasi. Katayama juga merayakan kabar ini dengan merilis ilustrasi khusus sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar

Hingga saat ini, detail mengenai staf produksi, pengisi suara, serta jadwal tayang anime masih belum diumumkan. Meski demikian, ekspektasi terhadap proyek ini sudah cukup tinggi, mengingat popularitas manga serta kedalaman cerita yang dimilikinya.

Secara penerbitan, manga ini telah mencapai delapan volume yang dirilis hingga Oktober 2025, dengan volume kesembilan baru saja diterbitkan. Versi bahasa Inggrisnya juga telah dilisensikan dan didistribusikan secara digital, memungkinkan pembaca internasional untuk menikmati cerita ini secara lebih luas.

Dengan berakhirnya cerita di volume ke-10 dan hadirnya adaptasi anime, Fungus and Iron memasuki fase penting dalam perjalanannya. Perpaduan antara akhir cerita yang mendekati klimaks dan ekspansi ke media animasi menjadikan karya ini semakin menarik untuk diikuti.