Sekar Anindyah Lamase | Raysazahra A.M
Serial Citadel Season 2 (Prime Video)
Raysazahra A.M

Serial mata-mata andalan Prime Video, Citadel, dipastikan kembali berlanjut. Menyambut musim keduanya, platform streaming tersebut merilis trailer terbaru sekaligus mengungkap jadwal tayang resminya.

Lewat trailer terbaru, nuansa misteri dan skala aksi yang lebih besar kembali ditonjolkan. Konflik yang dihadirkan tampak semakin kompleks dengan misi baru.

Musim kedua Citadel dijadwalkan tayang pada 6 Mei 2026. Seluruh tujuh episodenya akan dirilis serentak dan dapat disaksikan secara eksklusif di Prime Video yang menjangkau lebih dari 240 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Kalau kalian masih ingat dengan alur musim pertamanya, Citadel memang berfokus pada tiga agen, yakni Mason Kane (Richard Madden), Nadia Sinh (Priyanka Chopra Jonas), dan Bernard Orlick (Stanley Tucci).

Mereka adalah bagian dari agensi intelijen rahasia yang sempat runtuh setelah diserang Manticore, jaringan bayangan yang dikendalikan kelompok elite dunia.

Musim kedua melanjutkan cerita beberapa tahun setelah peristiwa tersebut. Konflik baru muncul dan membuat ketiganya tidak punya pilihan selain kembali bergerak. Kali ini, mereka tidak bekerja sendiri.

Dari trailer yang dirilis, terlihat mereka harus membentuk tim baru berisi agen-agen dengan latar belakang berbeda untuk menjalankan misi berskala global. Targetnya bukan sekadar menghentikan musuh, tetapi menggagalkan konspirasi besar yang bisa berdampak luas bagi dunia.

Pendekatannya juga terasa lebih “besar” dibanding musim pertama, baik dari sisi aksi maupun konflik. Selain penuh adegan kejar-kejaran dan pertarungan, cerita juga menekankan soal kepercayaan. Tidak semua karakter bisa langsung dipercaya.

Musim kedua juga kembali menghadirkan Lesley Manville dan Ashleigh Cummings. Sementara deretan wajah baru ikut meramaikan cerita, di antaranya Jack Reynor sebagai Hutch, Matt Berry sebagai Franke Sharpe, serta Lina El Arabi sebagai Celine.

Di balik layar, Citadel musim kedua masih melibatkan dua nama besar di industri film, yakni Anthony Russo dan Joe Russo. Keduanya kembali sebagai produser eksekutif, sementara Joe Russo juga turun langsung sebagai sutradara bersama showrunner David Weil dan Greg Yaitanes.

Sejak awal, Citadel memang sudah mencuri sorotan karena skala produksinya. Musim pertamanya yang tayang pada 2023 disebut-sebut menghabiskan biaya fantastis, berkisar antara 250 hingga 300 juta dolar AS hanya untuk enam episode.

Dari sisi performa, Citadel terbilang sukses secara global di platform streaming. Namun, responsnya tidak sepenuhnya positif. Di situs Rotten Tomatoes, musim pertama mencatat skor 51 persen dari kritikus dan 62 persen dari penonton.

Citadel sejak awal dirancang bukan sekadar satu serial tunggal. Proyek ini menjadi semacam “payung besar” yang menghubungkan berbagai cerita dari negara berbeda dengan karakter dan alur yang saling berkaitan.

Konsep tersebut sudah mulai terlihat lewat dua spin-off yang lebih dulu dirilis di Prime Video. Versi Italia hadir lewat Citadel: Diana, sementara India mengembangkan ceritanya melalui Citadel: Honey Bunny.