Hayuning Ratri Hapsari | Raysazahra A.M
Film Heart Eyes (Instagram/hearteyesmovie)
Raysazahra A.M

Kabar terbaru datang dari film Heart Eyes yang dipastikan akan berlanjut ke sekuel dengan judul Heart Eyes 2. Proyek film ini resmi masuk tahap pengembangan dan dijadwalkan tayang pada 11 Februari 2028.

Untuk distribusi, Paramount Pictures akan mengambil alih sebagai distributor utama, menggantikan Screen Gems, serta bekerja sama dengan Spyglass Media Group.

Josh Ruben kembali sebagai sutradara sekaligus ikut menulis naskah bersama Darcy Fowler. Ceritanya sendiri dikembangkan dari ide Christopher Landon dan Michael Kennedy.

Menurut Josh Ruben, konsep Heart Eyes cukup fleksibel untuk dikembangkan menjadi waralaba karena bisa menggabungkan berbagai formula komedi romantis dengan pendekatan horor.

Kamu pada dasarnya bisa mengambil hampir semua pola cerita rom-com, dari Pretty Woman sampai Bridget Jones' Diary, lalu membiarkan Heart Eyes ‘masuk’ ke dalamnya. Selama kita tidak mengurangi rasa emosi yang tulus dari unsur rom-com-nya. Jangan sampai terlalu mengedipkan mata (terlalu self-aware), dan justru gas penuh di sisi horornya. Menurutku ini akan berhasil kalau kualitasnya bisa sebaik film-film yang pernah dibintangi Tom Hanks dan Meg Ryan, sekaligus seintens horor garapan Wes Craven. Di situlah letak keberhasilannya,” kata Josh Ruben, dikutip pada Kamis (23/4/2026).

Film Heart Eyes menghadirkan premis yang tidak biasa untuk kisah bertema Hari Valentine. Alih-alih romansa manis, kisahnya justru menghadirkan teror seorang pembunuh berantai bertopeng dengan ciri khas mata berbentuk hati.

Selama dua tahun terakhir, ia diketahui menargetkan pasangan kekasih di kota yang berbeda setiap perayaan Valentine, membuat publik dihantui rasa waswas hingga imbauan untuk tetap di rumah pun mulai bermunculan.

Di sisi lain, kita juga diperkenalkan dengan karakter Ally yang diperankan Olivia Holt. Ia berprofesi sebagai pekerja di sebuah agensi periklanan yang tengah menghadapi tekanan besar setelah melakukan kesalahan dalam kampanye klien.

Secara kebetulan, ia sempat bertemu dengan Jay (Mason Gooding) di sebuah kafe. Jay direkrut sebagai freelancer untuk membantu memperbaiki proyek yang bermasalah tersebut.

Keduanya dituntut menyusun strategi baru dalam waktu singkat tepat di malam Valentine, sebelum Jay harus meninggalkan kota keesokan harinya.

Pertemuan mereka di sebuah restoran tidak berjalan sesuai rencana, dan tanpa disadari, keduanya justru menarik perhatian sang pembunuh misterius.

Sejak saat itu, malam Valentine yang semula berkutat pada pekerjaan dan relasi personal berubah menjadi situasi penuh ancaman dengan keselamatan mereka dipertaruhkan.

Film pertama Heart Eyes sendiri tayang di bioskop pada Februari 2025 bertepatan dengan momen menjelang Hari Valentine. Secara kritik, Heart Eyes meraih respons positif dengan skor 78 persen di situs Rotten Tomatoes dari 159 ulasan.

Dari sisi komersial, Heart Eyes membuka penayangan dengan pendapatan awal sebesar 8,1 juta dolar AS, sebelum akhirnya mengumpulkan total 33,1 juta dolar AS secara global dari bujet produksi sekitar 18 juta dolar AS.