Hayuning Ratri Hapsari | Natasya Regina
Syifa Hadju (Instagram/syifahadju)
Natasya Regina

Prosesi siraman menjelang pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi yang digelar pada Jumat, 24 April 2026, sukses mencuri perhatian publik. 

Tidak hanya suasana sakral dan penuh haru yang menjadi perbincangan, detail penampilan Syifa juga ikut menjadi pusat sorotan, terutama ronce melati yang dikenakannya.

Ronce melati tersebut tampil berbeda dari biasanya. Desainnya yang unik dan mewah bahkan membuat banyak perajin ronce melati ikut memperhatikan detailnya. 

Tidak sedikit yang mengaku terpukau karena rangkaian bunga melati itu terlihat sangat elegan dan memiliki sentuhan modern yang jarang ditemukan pada prosesi siraman tradisional.

Tampilan Syifa dengan balutan kebaya dan ronce melati yang anggun berhasil menciptakan kesan klasik, sakral, sekaligus mewah dalam satu waktu.

Desain Bertingkat dengan Sentuhan Swarovski

Ronce melati yang dikenakan Syifa Hadju dirancang menyerupai kalung bertingkat yang menghiasi area dada hingga bahu. Setiap susunan bunga tampak dirangkai dengan sangat rapi dan detail, menciptakan siluet yang indah dan berkelas.

Keunikan lainnya terletak pada bagian ujung rangkaian yang dipadukan dengan aksen swarovski. Sentuhan kristal tersebut memberikan kilauan halus yang membuat keseluruhan tampilan terasa semakin mewah tanpa menghilangkan nuansa adat Jawa yang kental.

Perpaduan melati segar dengan detail kristal ini menciptakan kesan sakral namun tetap modern. Tidak heran jika desain tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi inspirasi baru bagi banyak orang.

Karya Perdana Didiet Maulana untuk Prosesi Siraman

Menariknya, ronce melati yang ramai diperbincangkan ini merupakan karya pertama desainer ternama Didiet Maulana untuk prosesi siraman. Ia sendiri mengungkapkan hal tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya.

“Pertama kali membuat rangkaian melati untuk prosesi siraman. Dengan melati segar mewangi dan kombinasi kristal menambah kemilau tampilan CPW hari ini,” tulis Didiet.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik, terutama para pecinta fashion tradisional dan para perajin ronce melati. Banyak yang mengapresiasi keberaniannya menghadirkan sentuhan baru pada tradisi tanpa menghilangkan makna budaya yang ada.

Banyak Perajin Ingin Meniru Desainnya

Setelah viral, banyak perajin ronce melati dari berbagai daerah mulai bertanya langsung kepada Didiet Maulana mengenai kemungkinan meniru atau terinspirasi dari desain tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bahwa karya tersebut tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi juga berpotensi memberi pengaruh besar pada industri peronce melati di Indonesia.

Didiet pun mengaku menerima banyak pertanyaan serupa dari para pembuat ronce.

“Banyak yang nanya mengenai ronce melati Syifa Hadju ketika siraman kemarin, dan ada beberapa juga pembuat ronce melati yang nanya ‘mas kira-kira boleh gak kalau aku duplikasi atau aku terinspirasi dari situ?” ujarnya melalui unggahannya pada Minggu, 26 April 2026.

Didiet Maulana Persilakan untuk Diduplikasi

Menanggapi antusiasme tersebut, Didiet Maulana justru memberikan respons yang sangat terbuka. Ia dengan senang hati mempersilakan siapa saja untuk mengadaptasi desain ronce melati tersebut.

Menurutnya, sebuah karya justru akan lebih bermakna jika bisa menginspirasi banyak orang dan membuka peluang baru bagi para pelaku usaha kreatif.

“Jawabannya adalah boleh banget. Jadi silakan diduplikasi, silakan berkarya, dengan ide yang baru tersebut,” lanjut Didiet.

Sikap terbuka ini pun menuai banyak pujian dari netizen. Banyak yang menilai Didiet tidak hanya menghadirkan karya indah, tetapi juga ikut mendorong perkembangan kreativitas para perajin lokal.

Didiet berharap viralnya ronce melati Syifa Hadju bisa membawa dampak positif bagi para peronce melati di seluruh Indonesia. Ia ingin desain tersebut menjadi inspirasi baru yang membuka lebih banyak peluang usaha, terutama bagi para pengrajin tradisional.

“Mudah-mudahan yang lain dan para peronce-peronce melati di seluruh Indonesia juga bisa terkena dampak atau efek dari ronce melati Syifa Hadju,” pungkasnya.

Momen siraman Syifa Hadju pun tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan menuju pernikahan, tetapi juga berhasil menghadirkan tren baru dalam dunia ronce melati tradisional yang kini tampil lebih modern dan elegan.