Lintang Siltya Utami | Nawang Asri Ayuningtyas
Tomb Raider King (Crunchyroll)
Nawang Asri Ayuningtyas

Serial animasi adaptasi Webtoon populer Tomb Raider King karya 3B2S dengan cerita oleh Yuns dan SAN.G yang diilustrasikan oleh P-crush dipastikan akan tayang perdana pada 8 Juli 2026. Kabar tersebut diumumkan di akun media sosial resmi bersamaan dengan perilisan visual terbaru dan PV yang langsung menarik perhatian para penggemar.

Melansir Crunchyroll, anime Tomb Raider King yang diproduksi oleh Studio EEK ini akan ditayangkan dengan total 11 episode dan disiarkan di sejumlah saluran TV Jepang diantaranya blok program “B8Station” Fuji TV, Kansai TV, dan saluran lainnya. Sementara itu, informasi mengenai platform streaming internasional masih akan diumumkan lebih lanjut dalam waktu mendatang.

Acara pemutaran perdana dunia untuk anime Tomb Raider King dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni di Science Hall Tokyo akan menayangkan dua episode pertama dari serial anime ini. Acara tersebut juga akan dihadiri oleh para pengisi suara dari pemeran utama, yakni Yoshimasa Hosoya, Saori Hayami, Junichi Suwabe, dan Nobuhiko Okamoto.

Para penggemar yang ingin menghadiri acara pemutaran perdana tersebut dapat melakukan reservasi terlebih dahulu dengan pembelian tiket yang akan dibuka pada 30 Mei 2026 di situs web resmi yang telah diumumkan oleh pihak staf di media sosial.

Pihak produksi juga membagikan visual terbaru dan cuplikan PV yang memperlihatkan suasana makam yang terdapat sejumlah monster serta adegan aksi dari serial tersebut. Selain itu, memperdengarkan juga para pengisi suara dari masing-masing karakter yang tampil di video promosi tersebut. Dari video promosi yang dirilis, anime ini mempertahankan nuansa petualangan modern dan pertarungan intens dalam memperebutkan relik kuno yang menjadi daya tarik utama versi Webtoonnya.

Webtoon Tomb Raider King mengangkat kisah tentang dunia yang awalnya damai, namun tiba-tiba dipenuhi dengan pusara yang di dalamnya disebut dengan “Relikui”. Relik-relik tersebut muncul di berbagai tempat dan memberikan kekuatan supernatural kepada pemiliknya. Namun, kekuatan itu justru memicu perebutan kekuasaan dan konflik besar di antara manusia yang ingin menguasainya.

Ceritanya sendiri berfokus pada Seo Joo Heon, seorang penjelajah makam, penggali, dan perampok relik legendaris yang dikenal karena kemampuan menemukan artefak berharga. Dijebak dan dikhianati oleh majikannya dalam sebuah misi membuat Jooheon berada di ambang kematian setelah berhadapan dengan relik baru yang sangat kuat. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua ketika ia kembali 15 tahun ke masa lalu, sebelum relik dan makam-makam misterius muncul di dunia. Berbekal pengetahuan tentang masa depan serta hasrat membalas pengkhianatan yang dialaminya, Jooheon bertekad memanfaatkan setiap peluang untuk meraih gelar Raja Perampok Makam.

Adaptasi anime ini diproduksi oleh staf yang telah berpengalaman menangani serial aksi fantasi. Seung Wook Woo, yang sebelumnya terlibat sebagai sutradara episode untuk anime Hunter x Hunter, kali ini dipercaya sebagai sutradara sekaligus komposer serial untuk animasi Tomb Raider King.

Sementara itu, desain karakter dan posisi direktur animasi utama ditangani oleh Hyun Joung Lee bersama Hyung Jun Heo. Di sisi suara, Gun Yoon dan Kisuke Koizumi bertugas sebagai sutradara suara, sedangkan komposisi musik dikerjakan oleh Ju Young Kim.

Dari cuplikan video promosi yang telah dirilis, kualitas visual dan aksi pertarungan terlihat cukup menjanjikan. Banyak penggemar berharap anime ini mampu menghadirkan skala aksi besar dan nuansa ketegangan perebutan relik seperti yang ditampilkan dalam versi Webtoonnya.

Dengan jadwal tayang yang semakin dekat, para penggemar sudah tidak sabar menantikan petualangan dari Seo Joo Heon dalam memburu relik legendaris. Selain itu, anime ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penggemar lama maupun penggemar baru yang belum mengikuti versi Webtoonnya.