Sekar Anindyah Lamase | Nawang Asri Ayuningtyas
Anime Kagurabachi (X/kb_anime_jp)
Nawang Asri Ayuningtyas

Manga shounen populer Kagurabachi karya Takeru Hokazono umumkan akan memasuki masa hiatus setelah menerbitkan chapter terbarunya di majalah Weekly Shonen Jump edisi 31 yang dijadwalkan rilis pada 29 Juni.

Melansir Anime News Network, serial manga yang tengah populer ini dijadwalkan kembali merilis bab terbarunya pada Agustus 2026. Informasi mengenai hiatus ini diumumkan oleh tim redaksi Weekly Shonen Jump kepada para pembaca melalui pesan yang diunggah di akun X resmi serial manga Kagurabachi.

Berdasarkan pesan yang diunggah, hiatus kali ini direncanakan sebagai waktu istirahat bagi Takeru Hokazono. Meskipun sang manga sebenarnya ingin tetap melanjutkan pengerjaan manga, tetapi setelah berdiskusi dengan pihak editorial diputuskan bahwa manga Kagurabachi akan mengambil hiatus untuk sementara waktu demi menjaga kualitas cerita dan keberlangsungan serial tersebut dalam jangka panjang. Pihak editorial juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para penggemar akan manga ini.

Sebelum memasuki hiatus, Kagurabachi baru saja merilis bab 124 yang berjudul “Powerless” yang menampilkan kisah kilas balik ke masa Perang Seitei yang ceritanya berfokus pada Akemura, Chiaki, Kunishige, dan awal mula terciptanya Enchanted Blade yang merupakan pedang-pedang legendaris. Bab tersebut menjadi akhir sementara dari cerita Seitei War Arc yang dimulai dari bab 113. 

Hiatus yang diambil oleh Takeri Hokazono ini bukan pertama kalinya. Pada Mei 2026 manga tersebut sempat berhenti terbit akibat kondisi kesehatan Hokazono yang dilaporkan mengalami sakit mendadak. Saat itu, chapter terbaru yang dijadwalkan terbit di Weekly Shonen Jump edisi 25 harus ditunda, dan akan kembali terbit di edisi ke-26.

Sebelumnya, pada Juni 2025, serial ini juga mengalami hiatus singkat selama satu minggu dengan alasan yang serupa. Melalui akun resmi Kagurabachi mengumumkan bahwa sang mangaka tidak dapat menyelesaikan naskah karena kondisi kesehatan yang menurun, sehingga jadwal terbit bab terbaru harus tertunda selama satu minggu. Selain itu, pada bulan Oktober manga ini juga sempat hiatus kembali karena alasan produksi.

Kagurabachi pertama kali memulai serialisasinya di majalah Weekly Shonen Jump pada September 2023. Manga ini mengisahkan tentang Chihiro Rokuhira, seorang putra pandai besi pedang legendaris yang memulai perjalanannya untuk membalas dendam atas kematian sang ayah yang dibunuh dan mengambil kembali sejumlah pedang sihir yang dicuri oleh kelompok penyihir berbahaya. 

Dengan pedang bernama Enten yang merupakan pedang yang masih tersisa ciptaan sang ayah, Chihiro berusa merebut kembali pedang-pedang legendaris lainnya sambil memburu para pelaku yang membunuh ayahnya.

Sejak perilisan pertamanya, manga Kagurabachi berhasil meraih popularitas yang luar biasa, baik dari Jepang maupun di internasional. Pada Mei 2025 manga tersebut telah melampaui 2,2 juta kopi, dan kini pada April 2026, manga ini dilaporkan telah berhasil melampaui 4 juta kopi. Kepopuleran manga ini terus meningkat hingga berhasil memenangkan penghargaan Next Manga Award kategori cetak pada 2024. Tidak hanya itu, serial manga ini juga pernah dinominasikan di sejumlah penghargaan bergengsi diantaranya, Shogakukan Manga Awards ke-70 pada Desember 2024, Kodansha Manga Awards ke-49 pada April 2025, dan Will Eisner Comic Industry Awards 2025. Selain itu, Kagurabachi menempati posisi ke-13 dalam daftar manga terbaik versi Da Vinci tahun 2025.

Berkat kepopulerannya yang tinggi manga ini berhasil mendapatkan adaptasi anime TV yang dijadwalkan akan tayang perdana pada April 2027.

Meski perilisan bab baru Kagurabachi harus dihentikan sementara, hiatus kali ini diharapkan dapat memberikan waktu istirahat yang cukup bagi Takeru Hokazono sebelum kembali melanjutkan serialisasinya. Para penggemar kini harus bersabar hingga Agustus 2026 untuk kembali mengikuti kelanjutan perjalanan kilas balik dari terciptanya Enchanted Blade yang tengah berada dalam fase penting cerita.