Film live-action Look Back yang diadaptasi dari manga one-shot karya Tatsuki Fujimoto kembali mencatat pencapaian yang membanggakan di kancah perfilman internasional. Film tersebut resmi terpilih untuk bersaing di bagian Kompetisi Festival Film Internasional Venesia ke-83.
Melansir Crunchyroll, Festival Film Internasional Venesia yang diadakan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Venesia, Italia. Dalam kompetisi tersebut, film Look Back akan bersaing dengan film “Mr. Nelson, Did You Kill People?” yang merupakan karya dari sutradara Shinya Tsukamoto. Kedua film Jepang bergengsi tersebut akan bersaing memperebutkan Golden Lion, penghargaan tertinggi Festival Internasional Venesia. Selain Golden Lion, ajang tersebut juga akan menganugerahkan Silver Lion, Volpi Cup untuk para aktor dan aktris terbaik, serta sejumlah penghargaan bergengsi lainnya.
Menanggapi kabar gembira tersebut, sutradara Hirokazu Kore-eda mengungkapkan bahwa film Look Back memiliki makna tersendiri baginya. Ia mengaku sempat meragukan arti penting dari profesinya sebagai pembuat film selama masa pandemi COVID-19, di saat banyak profesi di bidang seni justru dipandang sebagai pekerjaan yang tidak esensial.
Kore-eda juga mengatakan bahwa manga karya Tatsuki Fujimoto itu membantunya bangkit dari masa tersebut. Menurutnya, Look Back seolah “merangkul punggungku yang bungkuk, meluruskan posturku, dan memingkinkanku untuk berjalan maju lagi.” Rasa syukur itulah yang mendorongnya untuk menemui sang mangaka secara langsung untuk mengucapkan terima kasih, sekaligus bertekad membalas perasaan tersebut melalui karya film yang ia buat.
Hirokazu juga mengaku memiliki perasaan yang istimewa karena bisa mempersembahkan film Look Back di Festival Film Internasional Venesia. Momen itu terasa sangat istimewa baginya, sebab festival tersebut adalah tempat di mana film pertamanya diputar sekitar 31 tahun sebelumnya.
Terpilihnya film Lock Back menjadikan partisipasi keempat Hirokazu Kore-eda di Festival Film Internasional Venesia sekaligus pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir karyanya masuk ke bagian Kompetisi, setelah sejumlah karya luar biasanya seperti Maborosi (1995), The Third Murder (2017), dan The Truth (2019) hadir di festival tersebut.
Di sisi lain, Lock Back—film live-action adaptasi dari manga Jepang— bukanlah karya pertama dengan latar belakang serupa yang berhasil menembus Festival Film Internasional Venesia. Sejak tahun 2000, hanya dua film adaptasi manga yang pernah mencapai pencapaian serupa, yaitu Mushishi (2006) yang disutradarai Katsuhiro Otomo diadaptasi dari manga karya Yuki Urushibara serta Himizu (2011) garapan Sion Sono yang diadaptasi dari manga milik Minoru Furuya. Meski berhasil menjadi bagian dari kompetisi, kedua film tersebut belum berhasil membawa pulang penghargaan utama festival.
Look Back mengisahkan sosok Ayumu Fujino, siswi sekolah dasar yang memiliki sifat percaya diri dengan bakat menggambar manga, dan Kyomoto, teman sekelasnya yang pendiam namun memiliki kemampuan artistik yang jauh lebih menonjol. Hasrat yang sama untuk berkarya di dunia manga inilah yang mempertemukan keduanya. Mengikuti alur cerita aslinya, film ini menyajikan perjalanan Fujino dan Kyomoto selama tiga belas tahun sejak masa sekolah dasar, dengan sentuhan yang halus dan gambaran masa muda yang begitu terasa nyata.
Cerita tersebut diadaptasi dari manga one-shot karya Tatsuki Fujimoto yang pertama kali diterbitkan melalui platform Shonen Jump+ pada Juli 2021. Ketika pertama kali dirilis, manga ini mendapatkan banyak pujian berkat penggambaran hubungan antarmanusia yang emosional dan penghormatan terhadap dunia manga. Popularitasnya semakin meningkat berlanjut melalui adaptasi film anime yang dirilis pada 2024 dan memperoleh sambutan positif dari kritikus maupun penonton.
Film live-action Look Back disutradarai, ditulis, dan disunting langsung oleh Hirokazu Kore-eda. Film ini dibintangi Natsuki Deguchi yang berperan sebagai Fujino dan Aju Makita sebagai Kyomoto. Film ini dijadwalkan untuk ditayangkan di bioskop Jepang pada 11 September 2026, sebelum dirilis di sejumlah negara lain, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Taiwan, Hong Kong, dan Korea Selatan.
Tag
Baca Juga
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
As a Reincarnated Aristocrat Musim 3 Ungkap Cast Baru, Tayang 27 September
-
Mangaka Noragami Kembali dengan Manga Baru, Rilis 6 Oktober
Artikel Terkait
Entertainment
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance
-
Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam