Sekar Anindyah Lamase | Gigi Ann
Nijiro Murakami (x.com)
Gigi Ann

Industri hiburan Jepang kejutkan publik dengan sebuah skandal besar yang membawa nama aktor Nijiro Murakami. Bintang Alice in Borderland tersebut bahkan dilaporkan telah resmi diserahkan ke pihak kejaksaan atas dugaan penganiayaan berat terhadap mantan kekasihnya.

Dilansir dari laporan sejumlah media lokal Jepang termasuk Nikkan Sports pada Jumat (26/6/2026), kronologi peristiwa kelam ini terjadi di kediaman pribadi Murakami yang berada di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 2024.

Star News melaporkan bahwa pihak otoritas telah membeberkan kronologi kekerasan di mana aktor berusia 29 tahun tersebut disebut pernah melakukan penganiayaan fisik sebanyak empat kali selama masa pacaran.

Melalui laporan detail kejadian, Murakami diberikan dakwaan atas melakukan tindakan brutal seperti dari menjambak rambut korban, membenturkan kepala wanita tersebut ke jendela, serta memukul wajahnya secara bertubi-tubi.

Rangkaian penganiayaan itu langsung membuat adanya cedera serius pada korban, yang membutuhkan waktu perawatan dan proses pemulihan atas pengawasan medis begitu intensif selama lebih dari satu bulan.

Saat diinterogasi pihak berwenang, Murakami juga bahkan langsung mengakui seluruh perbuatan tersebut tanpa melakukan bantahan.

Nijiro Murakami melejit sebagai salah satu aktor muda berbakat yang lahir dari keluarga seniman. Ayahnya merupakan seorang aktor veteran Jun Murakami, serta ibunya merupakan musisi terkenal di Jepang, UA.

Ia pertama kali melakukan debut aktingnya pada 2014 melalui film The Miracles of the Namiya General Store, dengan beradu peran langsung bersama sang ayah sebagai sepasang bapak dan anak.

Kariernya langsung melejit secara internasional setelah sukses mendapatkan perhatian publik setelah bermain peran dalam serial hit Alice in Borderland.

Kasus hukum tersebut langsung menjatuhkan kelangsungan karier Murakami ke titik sangat krusial. Ia bahkan sudah dijadwalkan tampil dalam perilisan perdana Strange: The Strange Stories That Keep Ito Junji Awake at Night pada 3 Juli.

Namun, masih belum ada informasi lebih lanjut terkait kelanjutan acara tersebut, termasuk informasi detail terkait jadwal persidangan untuk kasus atas dugaan penganiayaan itu.

Penggemar termasuk penonton Alice in Borderland mengaku terkejut dan langsung mencurahkan kekecewaan mereka di media sosial setelah mendapatkan berita dari sang aktor.