Bagi sebagian besar selebritas, hubungan dengan asisten pribadi (PA) mungkin hanya sebatas profesionalisme kerja kontrak, gaji bulanan, dan jadwal yang teratur. Namun, bagi seorang Cinta Laura Kiehl, hubungan tersebut berjalan jauh lebih dalam. Cinta tidak hanya memberikan pekerjaan, tetapi juga membukakan pintu masa depan.
Baru-baru ini, jagat media sosial dibuat tersentuh oleh aksi nyata Cinta Laura yang membiayai kuliah asisten pribadinya hingga lulus. Langkah ini membuktikan bahwa jargon "empowerment" yang sering ia gaungkan bukan sekadar pemanis di media sosial, melainkan sebuah prinsip hidup yang nyata.
Pendidikan: Hadiah Terbaik yang Bisa Diberikan
Cinta Laura dikenal sebagai sosok yang sangat vokal mengenai pentingnya pendidikan. Lulus dengan gelar ganda (double degree) dan predikat cum laude dari Columbia University, Cinta tahu persis bagaimana pendidikan bisa mengubah garis hidup seseorang.
Ketika melihat potensi dan kemauan belajar yang besar dalam diri asisten pribadinya, Cinta tidak ragu untuk turun tangan. Baginya, hadiah terbaik untuk orang yang telah membantunya setiap hari bukanlah barang-barang bermerek (branded), melainkan ilmu pengetahuan.
"Memberi barang mewah itu sifatnya sementara. Tapi memberi pendidikan? Itu adalah investasi seumur hidup yang tidak akan pernah bisa direbut oleh siapa pun dari diri mereka," demikian esensi kebaikan yang diyakini oleh sang artis.
Memutus Rantai Keterbatasan
Langkah Cinta menguliahkan asistennya menuai banyak pujian karena menyentuh akar masalah yang sering dihadapi masyarakat: akses pendidikan. Banyak orang berbakat di luar sana yang terpaksa mengubur mimpi kuliah karena kendala finansial.
Dengan membiayai seluruh uang kuliah sang asisten, Cinta tidak hanya memberikan modal karier yang lebih baik, tetapi juga membantu memutus rantai keterbatasan ekonomi keluarga sang asisten. Ini adalah bentuk nyata dari women supporting women dan kemanusiaan yang melampaui status sosial.
Menginspirasi untuk Ikut Berbagi
Aksi inspiratif ini menjadi tamparan positif sekaligus pengingat bagi kita semua. Cinta Laura menunjukkan bahwa menjadi sukses bukan tentang seberapa banyak yang kita kumpulkan untuk diri sendiri, melainkan seberapa banyak orang yang bisa kita bawa ikut sukses bersama kita.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa kebaikan terbesar yang bisa kita lakukan kepada sesama adalah dengan memberi mereka "kail", bukan hanya "ikan". Dan dalam hal ini, Cinta Laura telah memberikan kail terbaik berupa pendidikan tinggi.
Semoga aksi nyata dari Cinta ini bisa menginspirasi lebih banyak orang, khususnya mereka yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk ikut berinvestasi pada masa depan orang-orang di sekitar mereka. Karena pada akhirnya, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik ketika kita saling mengangkat, bukan saling menjatuhkan.
Artikel Terkait
-
Cinta Laura Menikahi Keluarga Musuh demi Balas Dendam di Serial Sleeping with the Enemy
-
Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Sleeping with the Enemy: Chemistry Panas Cinta Laura dan Randy Martin, Tayang di WeTV
-
Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah
Entertainment
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern
-
Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang
Terkini
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif