Hayuning Ratri Hapsari | Natasya Regina
Call My Agent! (dok. Netflix)
Natasya Regina

Setelah melalui proses pengembangan yang cukup panjang, film Call My Agent! akhirnya mendapatkan kepastian jadwal tayang. Netflix mengonfirmasi bahwa film lanjutan dari serial Prancis populer tersebut akan dirilis secara global pada 10 September 2026.

Kabar ini menjadi momen penting bagi penggemar serial yang dikenal dengan judul asli Dix Pour Cent. Selain menghadirkan cerita baru, film ini juga membawa kembali sebagian besar pemeran utama dari serial aslinya, sehingga reuni para karakter lama menjadi salah satu daya tarik terbesar.

Kepastian mengenai film ini muncul setelah para pemeran melakukan serangkaian kegiatan promosi di Cannes. Mereka terlihat menghadiri sesi foto dan tampil dalam program bincang-bincang C à Vous di France Télévisions.

Dalam kesempatan tersebut, sebagian besar pemeran kembali tampil bersama, termasuk Camille Cottin sebagai Andréa Martel dan Laure Calamy sebagai Noémie Leclerc. Kehadiran mereka bukan sekadar untuk keperluan promosi karena penulis Fanny Herrero mengungkapkan kepada Variety bahwa beberapa rekaman dari kegiatan tersebut benar-benar digunakan sebagai bagian dari adegan tambahan dalam film.

Netflix kemudian merilis cuplikan perdana yang memperlihatkan Andréa dan Noémie. Meski belum berupa trailer penuh, materi tersebut menjadi pengenalan pertama terhadap proyek yang telah lama dinantikan.

Jadwal penayangan global akhirnya turut dikonfirmasi. Call My Agent! akan tersedia di Netflix mulai 10 September 2026.

Cerita Baru Lima Tahun Setelah Agensi ASK Tutup

Film ini mengambil latar sekitar lima tahun setelah peristiwa serial berakhir. Kali ini, Andréa tengah mempersiapkan langkah besar dalam kariernya sebagai sutradara.

Andréa akhirnya memperoleh kesempatan untuk menggarap film panjang pertamanya. Namun perjalanan tersebut segera berubah menjadi kekacauan ketika pemeran utama tiba-tiba mengundurkan diri dan hubungannya dengan produser mulai memburuk.

Dalam situasi yang semakin rumit, Andréa kembali bekerja sama dengan Noémie, yang kini telah sukses sebagai produser reality show televisi. Andréa awalnya yakin dapat dengan mudah memengaruhi Noémie demi menyelamatkan proyeknya.

Rencana tersebut ternyata tidak berjalan sesuai harapan.

Pergantian pemeran secara keseluruhan, berbagai masalah yang muncul selama produksi, hingga persoalan hukum yang berkaitan dengan hak asuh putrinya membuat kehidupan Andréa semakin tidak terkendali.

Situasi tersebut kemudian membawa kembali para mantan kolega dari agensi ASK. Satu per satu mereka muncul di lokasi syuting dengan membawa kepentingan, ego, serta persoalan masa lalu masing-masing.

Reuni yang awalnya terlihat seperti kesempatan untuk kembali berkumpul justru berpotensi membuka berbagai konflik lama.

Pemeran Utama Kembali Bersama

Salah satu alasan film ini begitu dinantikan adalah kembalinya jajaran pemeran utama dari serial original.

Laure Calamy, Thibault de Montalembert, Grégory Montel, Nicolas Maury, Fanny Sidney, dan Liliane Rovère dipastikan kembali memerankan karakter mereka.

Kembalinya para pemain tersebut membuat film ini terasa seperti kelanjutan langsung dari dunia yang telah dibangun selama empat musim. Chemistry dan dinamika antarkarakter menjadi elemen yang diharapkan kembali menjadi kekuatan utama cerita.

Selain pemeran lama, film ini juga menghadirkan sejumlah bintang tamu, termasuk Laetitia Casta, Vincent Macaigne, Ophélia Kolb, dan Anne Marivin.

Kehadiran Casta dan Macaigne bahkan sudah terlihat dalam kegiatan promosi di Cannes. Menurut Fanny Herrero, materi yang direkam dalam kesempatan tersebut turut dimanfaatkan untuk kebutuhan film.

George Clooney dan Eva Longoria Ikut Meramaikan

Film Call My Agent! juga menghadirkan dua nama internasional yang cukup mengejutkan, yakni George Clooney dan Eva Longoria.

Keterlibatan keduanya sebelumnya telah menjadi bahan pembicaraan dan kemudian dikonfirmasi lebih lanjut oleh Fanny Herrero.

Herrero mengungkapkan bahwa tim kreatif memang memiliki keinginan untuk menghadirkan aktor papan atas dalam film tersebut.

“Lison (Daniel, penulis skenario bersama) dan saya selalu berfantasi untuk benar-benar memiliki aktor papan atas. Pada suatu saat, kami berpikir, 'Kita sedang membuat film Call My Agent!, jadi mari kita lakukan yang terbaik!'” sebagaimana dikutip dari What's on Netflix.

Untuk Clooney, proses syuting disebut harus dilakukan secara efisien. Aktor tersebut dikabarkan bersedia terlibat dengan syarat seluruh proses pengambilan adegannya dilakukan dalam satu hari dan satu lokasi.

Sementara itu, keterlibatan Eva Longoria memiliki latar belakang yang berbeda. Percakapan mengenai adaptasi Call My Agent! untuk penonton Amerika Latin menjadi salah satu pintu masuk keterlibatannya dalam proyek tersebut.

Herrero juga melihat Longoria bukan hanya sebagai seorang aktris, tetapi sebagai figur yang memiliki pengalaman besar sebagai produser dan pengusaha di industri hiburan.

“Orang-orang kurang menyadari bahwa dia adalah seorang produser. Dan kami ingin menunjukkan bahwa aktris juga pada akhirnya bisa menjadi produser, menjadi wanita yang berpengaruh — yang memang benar adanya pada dirinya. Dia benar-benar seorang pebisnis yang sukses.”

Perjalanan Panjang Menuju Film Call My Agent!

Proyek film ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sejak episode terakhir Call My Agent! ditayangkan pada November 2020, produser Dominique Besnehard beberapa kali mengungkapkan bahwa kelanjutan dalam bentuk film sedang dikembangkan.

Namun, proses tersebut tidak berjalan cepat. Salah satu kendala terbesar adalah jadwal para pemain yang sangat padat. Selain itu, tim produksi juga harus menemukan cerita yang dianggap cukup kuat untuk melanjutkan perjalanan para karakter.

Fanny Herrero sebelumnya telah meninggalkan serial tersebut sebelum musim terakhir karena perbedaan kreatif. Namun, ia akhirnya kembali terlibat sebagai penulis film bersama Lison Daniel.

Proses produksi kemudian bergerak lebih serius hingga film akhirnya selesai syuting pada 2025. Netflix Prancis mengumumkan penyelesaian proses syuting pada 4 Desember 2025. Sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di Paris dan wilayah Île-de-France.

Dari Serial Prancis hingga Fenomena Internasional

Call My Agent! pertama kali dikembangkan untuk televisi Prancis dan mengangkat kehidupan para agen bakat yang bekerja di balik industri hiburan. Serial ini berhasil memadukan komedi, drama personal, persoalan pekerjaan, serta kehadiran sejumlah aktor terkenal sebagai bintang tamu.

Musim pertamanya tayang pada 2015 di France 2 di bawah arahan Fanny Herrero. Dialog yang cepat dan tajam serta hubungan kompleks antara kehidupan pribadi dan profesional membuat serial tersebut mendapatkan perhatian luas.

Netflix kemudian memperoleh hak distribusi internasionalnya. Keempat musim Call My Agent! akhirnya dikenal oleh penonton global melalui platform tersebut.

Serial ini juga menjadi salah satu proyek penting dalam perjalanan karier Camille Cottin di tingkat internasional. Kesuksesan Call My Agent! bahkan memicu lahirnya sejumlah adaptasi di berbagai negara, termasuk versi India yang dibuat Netflix serta versi Inggris dan Italia yang dikembangkan oleh platform lain.

Apakah Ini Benar-Benar Akhir Call My Agent!?

Meski film ini diposisikan sebagai reuni besar para karakter lama, Fanny Herrero tidak menutup kemungkinan bahwa kisah tersebut masih dapat berlanjut.

Ketika berbicara mengenai masa depan franchise tersebut, Herrero mengatakan bahwa karakter-karakternya masih memiliki banyak kemungkinan cerita.

“Tidak ada yang dipenjara, mereka sama sekali tidak berhenti. Apa pun mungkin terjadi.”

Pernyataan tersebut tentu membuka ruang spekulasi bagi penggemar. Film mendatang mungkin menjadi penutup sebuah babak, tetapi belum tentu menjadi akhir mutlak dari dunia Call My Agent!.

Setelah bertahun-tahun menunggu, penggemar akhirnya hanya perlu menantikan beberapa minggu lagi. Call My Agent! akan tayang secara global di Netflix pada 10 September 2026, membawa kembali Andréa, Noémie, serta karakter-karakter lama dalam reuni yang dipenuhi ambisi, kekacauan industri hiburan, konflik personal, dan tentu saja humor khas serial tersebut.