Air dingin sangat nikmat diminum ketika cuaca sedang panas. Bukan hanya ketika cuaca panas, banyak juga yang lebih suka minum air dingin daripada air biasa karena membuat makan terasa lebih nikmat. Sayangnya dibalik kenikmatan itu, air dingin dianggap sebagai salah satu penyebab perut buncit.
Ada salah satu pernyataan yang mengungkapkan tentang hubungan kegemukan dan air es yaitu “Suhu dingin akibat air es berkondensi dengan udara yang dapat membekukan makanan, apalagi yang mengandung minyak yang pada akhirnya akan tertimbun didalam dan mengakibatkan kesimpulan di usus pada kegemukan.”
Berdasarkan pernyataan inilah orang beranggapan bahwa mengonsumsi air dingin menyebabkan perut buncit. Padahal pernyataan tersebut salah karena air putih hanya mengandung 0 kalori, itu artinya bahkan jika dikonsumsi dalam keadaan hangat ataupun dingin tidak akan menambah jumlah kalori di dalam tubuh, kecuali jika dicampurkan dengan gula atau sirup barulah dapat membuat perut buncit.
Faktanya penyebab perut buncit adalah karena terlalu banyak makan dan sedikit bergerak, sehingga kalori yang ada di dalam tubuh menajadi menumpuk dan dapat menambah berat badan.
Berkebalikan dengan pernyataan diatas, air putih ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Jika mengonsumsi air putih sedikit lebih banyak, akan mengalami peningkatan lipolisis dan menurunnya nafsu makan sehingga dapat membantu program diet. Lipolisis adalah proses pembakaran lemak yang ada di dalam tubuh. Jika lipolisis meningkat, lemak yang dibakar pun akan bertambah dan bisa menurunkan berat badan.
Jadi, minum air dingin bikin perut buncit adalah mitos. Maka dari itu tidak perlu lagi khawatir lagi saat minum air dingin. Tapi perlu diingat, jangan berlebihan ketika minim air dingin karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Handsanitizer Merek Ini Mengandung Virus Baru dan Buat Tangan Melepuh?
-
Benarkah Masyarakat Masih Kurang Edukasi Soal Covid-19? Ini Kata Pakar
-
COVID-19 Menggila, 23 Kelurahan di Kota tangerang Lockdown
-
6 Fakta Jembatan Suramadu, Tak Hanya Penghubung Pulau Jawa dan Madura
-
Pasangi Masker di Patung Penari Jathilan, Relawan Bantul Ajak Masyarakat Perketat Prokes
Health
-
Saat 'Diterima Teman' Lebih Penting dari Kesehatan: Membedah Psikologi Remaja Pengguna Vape
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
Terkini
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Periculo: Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Boyfriend Material Vibes, 5 Ide Pose Mirror Selfie Ala Dokyeom SEVENTEEN!