Hayuning Ratri Hapsari | Rahel Ulina Br Sembiring
Ilustrasi TWS (Freepik)
Rahel Ulina Br Sembiring

Penggunaan TWS (True Wireless Stereo) ini sudah jadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Tanpa kabel yang ribet, perangkat ini menawarkan kenyamanan dan kepraktisan, mulai dari mendengarkan musik hingga menerima panggilan. Namun, di balik kemudahannya, muncul pertanyaan: apakah benar TWS aman untuk kesehatan?

TWS: Praktis, Tapi Benarkah Sepenuhnya Aman?

ilustrasi perempuan sedang menggunakan earphone bluetooth (Freepik)

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami istilah yang sering muncul, yaitu gelombang elektromagnetik (EMF). EMF adalah energi yang dihasilkan oleh perangkat elektronik, termasuk ponsel dan TWS atau earphone Bluetooth.

Sementara itu, RF-EMF (Radiofrequency Electromagnetic Fields) adalah jenis EMF yang digunakan untuk komunikasi nirkabel seperti Bluetooth—dan ya, semua perangkat wireless memang memancarkan jenis gelombang ini, meskipun dalam tingkat rendah.

Paparan Tak Terlihat: Perbandingan Dampak TWS dan

ilustrasi sakit kepala (Freepik)

Lalu, bagaimana sebenarnya dampaknya bagi kesehatan? Banyak orang cemas dengan radiasi gelombang ini, padahal hasil riset dari ScienceDirect menunjukkan tingkat radiasinya sangat rendah dan aman bagi sebagian besar orang. Rasa pusing atau tidak nyaman yang kadang muncul biasanya hanya reaksi tubuh yang sensitif saja.

Menurut para dokter, bahaya TWS sebenarnya bukan dari radiasinya, melainkan karena bentuknya yang menyumbat telinga. Berdasarkan jurnal di PubMed Central, TWS yang dipakai terlalu lama—apalagi saat berkeringat—akan membuat kondisi di dalam lubang telinga menjadi panas dan lembap.

Suasana seperti ini disukai oleh bakteri dan jamur, yang akhirnya memicu infeksi telinga luar dengan gejala gatal atau nyeri.

Nah, di sinilah letak perbedaan besarnya dengan earphone kabel biasa. Mayoritas earphone kabel memiliki desain yang hanya "dicantolkan" saja di telinga, tidak menyumbat total sampai kedap seperti TWS.

Alhasil, udara di dalam telinga masih bisa keluar-masuk dengan bebas, sehingga telinga tidak gampang lembap dan risiko terkena infeksi jamur jauh lebih kecil. 

Cara Bijak Menggunakan Earphone agar Tetap Aman

ilustrasi perempuan sedang menggunakan earphone kabel (Freepik)

Tidak dapat dipungkiri, TWS menawarkan kenyamanan yang sulit ditandingi. Praktis, ringan, dan bebas kabel menjadikannya pilihan utama banyak orang saat ini. Namun, di balik segala kepraktisannya, ada faktor kesehatan telinga yang tetap perlu kita pertimbangkan.

Para ahli menyarankan penggunaan perangkat audio secara bijak dan tidak berlebihan, baik untuk jenis kabel maupun nirkabel. Langkah ini bukan berarti kamu harus sepenuhnya meninggalkan TWS, melainkan cara untuk tetap menikmati teknologi dengan risiko yang lebih terkontrol.

Untuk menjaga telinga tetap aman, kuncinya adalah membatasi durasi penggunaan dan rajin menjaga kebersihan perangkat. Usahakan tidak memakai earphone terus-menerus dan beri waktu agar lubang telinga bisa berkala "bernapas" guna mencegah kelembapan.

Selain itu, karena earphone bersentuhan langsung dengan kulit, bersihkan bantalannya secara rutin agar tidak menjadi sarang bakteri. Sesekali beralih ke earphone kabel yang tidak menyumbat rapat atau menggunakan speaker biasa saat santai juga bisa menjadi pilihan yang jauh lebih sehat.

Pada akhirnya, pilihan ada di tangan kita masing-masing. Nah, kalau Sobat Yoursay sendiri gimana, nih? Apakah tetap mengutamakan kenyamanan instan, atau mulai beralih ke kebiasaan yang lebih sehat untuk jangka panjang?

Yang jelas, penggunaan yang bijak dan tahu batasan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan telinga di tengah kemajuan teknologi.