Beras merah kerap dijadikan sebagai pilihan bagi orang yang sedang menjalankan program diet atau mereka yang ingin beralih ke gaya hidup yang sehat. Pada umumnya, nasi merah dianggap lebih sehat dibanding nasi putih yang biasa kita konsumsi. Hal ini dikarenakan, nasi merah memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibanding nasi putih, tetapi tetap memiliki nilai gizi yang lebih tinggi. Selain itu, beras merah juga tinggi akan serat, bebas gluten, dan tidak mengandung lemak trans.
Di dalam 100 gram beras merah, terdapat kandungan nutrisi yakni sebagai berikut. - Protein : 2,8 gram- Air : 64 gram- Lemak : 0,4 gram - Karbohidrat: 32,5 gram- Serat: 0,3 gram- Kalsium: 6 mg- Zat besi: 0,8 mg- Natrium: 5 mg- Magnesium: 43 mg- Vitamin B3: 1,6 mg- Vitamin B1: 0,06 mg- Dan masih banyak lagi kandungan nutrisi di dalam beras merah.
Selain kandungan nutrisi yang disebutkan di atas, beras merah juga mengandung antioksidan flavonoid, seperti antosianin (senyawa fenolik yang membuat warna merah serta ungu pada kacang merah, kol, dan yang lainnya) apigenin, myricetin, dan quercetin.
Dari berbagai kandungan nutrisi yang terkandung di dalam beras merah inilahnyang menjadikan beras merah kaya akan manfaat bagi kesehatan.
Dilansir dari hellosehat.com, berikut 5 manfaat beras merah bagi kesehatan.
1. Membantu menurunkan kolesterol
Kandungan serat yang dimiliki oleh beras merah dapat membantu menurunkan kolesterol. Sebab, mengonsumsi serat dipercaya bisa membantu mengurangi adanya penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah kita. Sementara itu, kandungan serat pada beras merah yang lebih tinggi dibanding beras putih menjadikannya lebih efektif untuk menurunkan kadar kolesterol.
2. Membantu mengurangi risiko penyakit obesitas
Selain membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah, kandungan serat yang terdapat di beras merah ternyata juga berkhasiat untuk membantu mengurangi risiko penyakit obesitas. Hal ini disebabkan, kandungan serat pada beras merah lebih banyak dibanding beras putih yang kemudian membuat kita merasa kenyang dalam jangka waktu yang lebih lama. Maka dari itu, tak heran bila ada banyak orang yang memilih beras merah untuk dikonsumsi dalam rangka proses menurunkan berat badan.
3. Menjaga kesehatan kulit
Sebuah penelitian dalam jurnal yang diterbitkan oleh Brazilian Society of Dermatology menyatakan, bahwa kandungan antioksidan yang ada di dalam beras merah dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Karenanya, kita bisa beralih untuk mengonsumsi beras merah agar kesehatan kulit kita dapat lebih terjaga.
4. Dapat mengatasi asma
Beras merah kaya akan kandungan mineralnya, termasuk ke dalamnya magnesium. Mineral yang satu ini dapat membantu kita untuk mengatasi penyakit asma, entah itu pada anak-anak maupun pada orang dewasa. Hal serupa juga disebutkan di penelitian dalam jurnal berjudul Asia Pasific Allergy yang dipublikasikan pada tahun 2012 lalu. Walau begitu, masih diperlukan penelitian tahap lanjut untuk memastikan kebenarannya.
5. Dapat membantu menjaga kesehatan tulang
Menurut penelitian dalam jurnal Nutrients yang dipublikasikan pada tahun 2017, kandungan magnesium yang ada di dalam beras merah berkemungkinan untuk membantu menjaga kesehatan tulang. Sebaliknya, kekurangan magnesium bisa menyebabkan kita mengalami osteoporosis atau bahkan rendahnya kepadatan tulang ketika memasuki usia lanjut. Mengonsumsi beras merah dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada tulang, sekaligus meredakan berbagai gangguan sendi yang kita alami.
Itu ialah 5 manfaat mengonsumsi beras merah bagi kesehatan. Semoga artikel ini bermanfaat.
Baca Juga
-
4 Hal yang Bikin Si Doi Ilfeel Banget sama Kamu, Yuk Hindari!
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Pasangan Tidak Peka? Ini 4 Cara untuk Menghadapinya!
-
4 Gejala Batu Amandel, Salah Satunya Bau Mulut
-
5 Hal Penting tentang Ablutophobia, dari Definisi hingga Treatment
Artikel Terkait
Health
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya
-
Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran