Apakah jarak sekolah si kecil cukup dekat dari rumah? Jika sekolah anak anda tidak terlalu jauh dari tempat tinggal, ada baiknya untuk mulai biasakan si kecil untuk berjalan kaki menuju ke sekolahnya.
Bukan tanpa alasan, berjalan kaki ke sekolah ternyata memiliki beberapa manfaat untuk si kecil loh mam! Penasaran apa saja manfaatnya? Berikut ini ada beberapa manfaat jalan kaki ke sekolah bagi si kecil mengutip dari laman Halodoc.
1. Memperkuat fisik
Dengan berjalan kaki setiap hari si kecil akan mendapatkan manfaat yang baik untuk bagian tubuhnya. Bagian kaki seperti otot paha, betis bisa menjadi lebih kuat, ditambah lagi jika rute jalan yang menanjak dan terdapat anak tangga, hal tersebut sangat membantu memperkuat otot-otot kaki.
Berjalan kaki mampu meningkatkan fungsi kognitif si kecil antara lain seperti daya ingat, pola pikir, fokus, persepsi, dan pemecahan masalah.
3. Menurunkan obesitas
Para peneliti dari University of Cambridge mengemukakan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap obesitas anak, selain itu aktivitas fisik juga bisa meningkatkan massa otot.
Oleh karena itu, jalan kaki juga termasuk ke dalam aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh anak agar terhindar dari obesitas. Selain itu, jalan dengan langkah cepat bisa lebih bermanfaat.
4. Meningkatkan kekebalan tubuh
Sebuah study membuktikan, bahwa seseorang yang rutin berjalan setidaknya 30 menit sehari lebih jarang terserang penyakit dibandingkan dengan orang yang jarang melakukan aktivitas fisik lainnya seperti yang dilansir dari Healthline.
5. Menurunkan rasa cemas
Suasana hati yang negatif seperti perasaan cemas, depresi dan perasaan buruk lain bisa diturunkan dengan aktivitas jalan kaki seperti yang dilansir dari The Primary Care Companion to The Journal of Clinical Psychiatry.
Ternyata beberapa manfaat dari jalan kaki cukup besar dampaknya untuk kesehatan tubuh. Jangan sepelekan manfaat jalan kaki yang terlihat simpel dan mudah. Anda juga bisa langsung menyuruh anak anda berjalan kaki ke sekolahnya jika memang jaraknya tidak terlalu jauh. Jangan lupa antar anak anda jika usianya masih terlalu dini untuk dilepas sendiri. Semoga bermanfaat dan selamat menerapkan pola hidup sehat ya!
Baca Juga
-
7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
Artikel Terkait
-
HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif
-
Tanggapi Pemerkosaan 6 Remaja Lelaki Terhadap Seorang Siswi SMA di Baguala, P2TP2A: Mau Menangis pun Tidak Bisa
-
Heboh Video Livy Renata Tak Mengenal Sosok Gus Dur, Netizen Beri Sindiran Menohok: Sekolah Internesyenel
-
Anak yang Orang Tuanya Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Butuh Sosok Pengganti
-
Perceraian Mengorbankan Anak, 4 Hal yang Sering Dirasakan Anak Broken Home
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual