Tranexamic acid, atau kerap disebut TXA, dalam dunia medis kerap digunakan untuk mengontrol pendarahan setelah operasi atau cabut gigi. Dalam dunia kecantikan, tranexamic acid belakangan ini juga banyak ditemukan dalam produk skincare. Hal itu karena tranexamic acid yang digunakan secara topikal (oles) terbukti mampu mengatasi berbagai persoalan kulit wajah.
Tak seperti kandungan lainnya, pada dasarnya, tranexamic acid aman digunakan oleh segala jenis kulit, termasuk bagi pemilik kulit sensitif sekalipun. Merangkum dari medicalnewstoday.com, berikut ini beberapa manfaat tranexamic acid bagi kulit wajah.
1. Mengurangi pigmentasi dan dark spot
Pigmentasi pada kulit dapat muncul seiring bertambahnya usia karena berbagai faktor, seperti sinar UV, genetik, atau kandungan kosmetik yang teroksidasi. Tranexamic acid dikenal sebagai bahan yang mampu mengatasi melasma, sebuah kondisi kulit di mana terbentuk pigmentasi yang berwarna cokelat.
Merujuk pada medicalnewstoday.com, dalam penelitian 2019 ditemukan bahwa kandungan 5% tranexamic acid sama efektifnya dengan 3% hydroquinone dalam mengatasi melasma.
BACA JUGA: Rachel Vennya Ngaku Cuma Bisa BAB 2 Kali Seminggu dan Terasa Sakit, Normal Gak Sih Itu?
Responden juga mengalami kepuasan yang lebih tinggi pada penggunaan tranexamic acid dibandingkan hydroquinone, yang dikenal sebagai kandungan dalam mengatasi hiperpigmentasi.
2. Menyamarkan noda akibat paparan sinar matahari
Tranexamic acid juga mampu menyamarkan kerusakan kulit karena paparan sinar UV, seperti noda karena sinar matahari dan bintik karena penuaan.
Penggunaan derivatif tranexamic acid yang digunakan secara topikal (oles) secara efektif mampu meningkatkan warna kulit keseluruhan, kemerahan, inflamasi, dan bintik hitam pada kulit yang rusak akibat sinar matahari.
3. Memperkuat skin barrier
Lapisan terluar kulit, atau dikenal skin barrier, berperan melindungi tubuh dari kuman dan racun, mempertahankan kelembapan, serta mencegah kulit kehilangan air.
BACA JUGA: Apa Itu Vaginismus? Gangguan Terhadap Penetrasi Vagina yang Perlu Diketahui
Beberapa peneliti mengaitkan kondisi kulit tertentu, seperti rosacea dengan skin barrier yang rusak. Dengan memperbaiki skin barrier, maka hal itu dapat mengurangi gejala rosacea. Tranexamic acid berperan sebagai kandungan yang juga mempercepat pemulihan skin barrier.
4. Mengurangi jerawat dan perubahan warna akibat jerawat
Tranexamic acid bersamaan dengan bahan oles lain dan perawatan laser efektif dalam mengurangi post-inflammatory erythema (PIE). PIE merupakan perubahan warna kulit yang berwarna gelap, merah, merah muda, atau keunguan yang tersisa setelah jerawat sembuh.
Kandungan 10% tranexamic acid bisa menjadi perawatan yang efektif untuk mengurangi peradangan jerawat dan kulit kemerahan.
Itulah beberapa manfaat tranexamic acid bagi kulit. Semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anak Suka Minuman Manis? Ini 4 Cara agar Buah Hati Gemar Minum Air Putih
-
Jarang Disadari, Ternyata Ini 5 Penyebab Jerawat Tak Kunjung Pergi
-
7 Tanda Mantan Sudah Benar-Benar Melupakanmu dan Tak Menginginkanmu Lagi
-
5 Bahan Alami dalam Mencerahkan Siku Gelap, Yuk Cobain!
-
Roger Danuarta Geram Ceritakan Sang Anak Alami Kekerasan Fisik oleh Babysitter
Artikel Terkait
Health
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling
Terkini
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol