Saat memasuki musim penghujan seperti sekarang ini mungkin ada beberapa daerah di luar sana yang rentan terkena bencana banjir dan waspadai terserang penyakit banjir salah satunya yakni penyakit Leptospirosis.
Kemudian penyakit Leptospirosis biasanya dapat ditularkan melalui kencing tikus oleh bakteri yang masuk kepada kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan banjir atau genangan air sungai hingga selokan dan lumpur.
Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui gejala penyakit Leptospirosis yang tidak boleh dianggap remeh karena cukup berbahaya.
Apa itu Penyakit Leptospirosis?
Melansir dari laman dinkes salatiga.go.id, Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini.
Kemudian, Leptospirosis bisa menyerang manusia melalui paparan air atau tanah yang telah terkontaminasi oleh urine hewan pembawa bakteri leptospira.
Selain itu, penyakit ini banyak terjadi di daerah yang terkena banjir karena Leptospirosis juga rentan menyerang orang-orang yang kontak langsung dengan hewan tersebut.
Lantas, seperti apa gejala penyakit Leptospirosis?
Sebagaimana melansir dari laman upk.kemkes.go.id, berikut ini adalah beberapa gejala yang muncul pada saat seseorang terjangkit penyakit Leptospirosis.
1. Seseorang mengalami demam secara mendadak.
2. Tubuh tiba-tiba merasakan lemah.
3. Pada organ mata berubah menjadi merah.
4. Kulit pada tubuh mengalami perubahan warna menjadi kekuningan.
5. Merasakan sakit kepala.
6. Selain sakit kepala, pasien juga bisa merasakan nyeri pada otot betis.
Cara Pencegahan
Untuk mencegah penyakit Leptospirosis ini bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti di bawah ini:
1. Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan rumah atau selokan
2. Mencuci tangan dengan sabun setelah kalian selesai melakukan aktivitas.
Kalian bisa segera melakukan pemeriksaan kepada fasilitas kesehatan terdekat apabila mungkin mengalami gejala Leptospirosis, agar bisa mendapat penanganan sedini mungkin dari para petugas kesehatan.
Penyakit Leptospirosis ini adalah salah satu penyakit yang cukup berbahaya, maka dari itu kita harus waspada terhadap kemungkinan terjangkitnya penyakit ini yang umumnya datang di musim penghujan di daerah rawan banjir.
Demikianlah tadi informasi gejala penyakit Leptospirosis yang harus kita ketahui dan semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
3 Tips Mengatasi Kulit Belang, Salah Satunya Pakai Gel Lidah Buaya
-
4 Jenis Buah yang Tahan Lama Tanpa Perlu Ditaruh di Kulkas Ada Pisang
-
4 Tips Mengatasi Rambut Lepek, Salah Satunya Cuci Rambut dengan Lembut
-
4 Hal yang Bikin Rambut Tidak Sehat, Salah Satunya Tidak Pakai Kondisioner
-
5 Kebaikan Infused Water bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Berbagai Penyakit?
Artikel Terkait
-
Viral Video Bocah Hanyut Terbawa Arus Banjir di Dharmasraya, Nyawanya Berhasil Diselamatkan Warga dan Polisi
-
Mengenal Cerebral Atrophy, Penyakit yang Menyebabkan Ukuran Otak Mengecil
-
Waspada! Persentase Kematian Akibat Penyakit Ini Lebih Besar dari COVID-19
-
CEK FAKTA : Mario Dandy Berulah Hingga Dipindah ke Sel Tikus
-
Selain Leptospirosis, Berikut 3 Penyakit yang Dapat Ditularkan Tikus
Health
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
Terkini
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
-
Bertahan dengan Gaji UMR: Seni Agar Tidak Jatuh Miskin, Tapi Juga Tidak Pernah Kaya
-
Besok Sisa Sengsara? Udah, Rayakan Hari Ini Aja Bareng Lagu "Kita ke Sana" dari Hindia
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya