Seorang bayi berumur 38 hari di Gresik, Jawa Timur, meninggal dunia diduga akibat terkejut saat mendengar suara petasan dari lingkungan di sekitar rumahnya. Dugaan tersebut memang belum dapat dipastikan kebenarannya, namun nasi sudah menjadi bubur, bayi malang tersebut telah menghembuskan napas terakhirnya.
Bicara tentang kematian bayi secara mendadak, dalam dunia medis dikenal istilah SIDS (sudden infath death syndrome) atau kematian mendadak yang terjadi pada bayi sehat berusia di bawah 1 tahun tanpa ditandai gejala apa pun.
Dilansir dari laman Alodokter, SIDS bisa terjadi karena bayi yang sedang tidur tidak mendapat cukup oksigen. Bisa karena posisi tidur bayi yang keliru atau kondisi bawaan bayi yang lemah. Berikut ini adalah faktor-faktor lain penyebab SIDS:
1. Tidur Seranjang dengan Orang Tua
Ada baiknya memisahkan tempat tidur bayi dengan orang tua, pasalnya, tubuh bayi yang kecil rentan terkena tekanan, sehingga mengganggu proses pernapasannya. Selain itu, posisi tidur orang dewasa dikhawatirkan akan menindih bayi secara tidak sadar.
2. Posisi Tidur yang Salah
Posisi tidur yang salah juga bisa mengakibatkan SIDS, misalnya jika bayi tidur dengan cara tengkurap, posisi ini akan membuat suplai oksigen ke otak berkurang. Apalagi jika bayi belum mampu kembali ke posisi telentang, ini akan membuat risiko terkena SIDS semakin tinggi.
3. Prematur
Bayi yang lahir dengan kondisi prematur, sistem syarafnya belum dapat berfungsi secara baik, sehingga otaknya belum juga dapat mengontrol proses bernapas secara otomatis. Jika ibu dari bayi masih berusia kurang dari 20 tahun, bayi yang dilahirkan juga memiliki risiko terkena SIDS lebih tinggi.
4. Paparan Zat Berbahaya
Paparan asap rokok, alkohol, serta obat-obatan terlarang selama kehamilan juga bisa menyebabkan bayi terkena SIDS. Zat-zat berbahaya tersebut dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi, sehingga bayi lahir dengan respons bernapas dan bergerak yang masih lemah atau belum normal.
Cara mencegah bayi terkena SIDS di antaranya:
1. Siapkan tempat tidur khusus untuk bayi dengan alas yang empuk dan nyaman.
2. Tidak menempatkan boneka atau guling terlalu besar di dekat bayi yang sedang tidur.
3. Usahakan suhu ruangan normal, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
4. Periksa posisi tidur bayi, pastikan dalam posisi telentang setidaknya sampai usia 1 tahun.
5. Jauhkan dari paparan zat berbahaya baik saat hamil atau saat bayi sudah lahir.
Itulah ulasan tentang SIDS, penyebab kematian mendadak pada bayi. Tetap waspada dan sehat selalu.
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Red Bull Resmi Tukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda, Keputusan yang Tepat?
-
Bukan Pecco Bagnaia, Marc Marquez Sebut Adiknya Sebagai Pesaing Utama
-
Performa Mentereng Marc Marquez Buat Ducati Kerap Dicurigai Pilih Kasih
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
Artikel Terkait
-
Harga Emas 'Menggila', Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
-
Dua Kelompok Remaja di Senen Tawuran Petasan Usai Salat Ied
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Lee Jung-eun Siap Jadi Bibi Kim Ji-won dalam Drama Baru 'Doctor X'
-
Jadi Couple di 'The Haunted Palace', Chemistry Yook Sungjae dan Bona Dipuji
-
NCT Wish Ekspresikan Gaya Y2K di Comeback Album Terbaru 'Poppop'