Ada banyak faktor yang menyebabkan nyamuk dengan cepat berkembang biak, di antaranya saat musim hujan dan kebersihan lingkungan yang tidak terjaga. Banyaknya wadah yang tergenang air menjadi tempat yang cocok untuk nyamuk berkembang biak dengan cepat.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan seperti tidak membiarkan wadah tergenang air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Gigitan nyamuk tidak hanya menimbulkan rasa gatal dan bentol-bentol saja lho. Ada banyak penyakit yang bisa ditularkan lewat gigitan nyamuk. Dilansir dari laman Alodokter, berikut ini beberapa penyakit yang bisa menyerang si kecil lewat gigitan nyamuk.
1. Demam Berdarah
Saat nyamuk menggigit tubuh si kecil, bisa saja nyamuk tersebut membawa virus Dengue yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah. Virus Dengue dapat ditemukan dalam nyamuk jenis Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Gejala yang ditimbulkan antara lain demam tinggi, mucul ruam pada kulit, sakit kepala berat, nyeri sendi dan otot, mual dan muntah. Tentu saja penyakit demam berdarah ini tidak boleh disepelekan dan harus sesegera mungkin mendapatkan penanganan dari dokter.
2. Chikungunya
Chikungunya dapat terjadi akibat virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Saat terinfeksi virus ini, si kecil akan menampakkan tanda-tanda seperti nyeri sendi mendadak disertai demam tinggi.
Gejala chikungunya umumnya tidak berlangsung lama, akan tetapi juga bisa berlangsung selama berbulan-bulan. Bahkan, dalam beberapa kasus, chikungunya juga dapat membuat si kecil menjadi kesulitan bergerak.
3. Malaria
Salah satu penyakit berbahaya yang bisa diakibatkan gigitan nyamuk adalah malaria. Gejala penyakit ini bisa terlihat dengan cepat sekitar 10-15 menit setelah digigit. Penyebab dari penyakit malaria ini adalah gigitan nyamuk Anopheles yang membawa parasit ke dalam tubuh si kecil.
Gejala yang tampak seperti demam, berkeringat, sakit kepala dan menggigil. Penyakit malaria harus segera mendapatkan penanganan dari dokter. Jika tidak penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya.
4. Virus Zika
Virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini juga bisa dibilang cukup berbahaya. Saat terinfeksi virus ini, si kecil akan menampakkan gejala ruam kulit, sakit kepala, demam tinggi gatal di seluruh tubuh, mata merah dan pembengkakan area sendi.
Jika tidak segera mendapatkan perawatan dokter, penyakit ini bisa sangat berbahaya dan mengancam nyawa.
Nah, itu dia beberapa penyakit yang bisa menyerang si kecil lewat akibat dari gigitan nyamuk. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan dan membasmi perkembang biakan nyamuk.
Baca Juga
-
5 Ide Casual Outfit Terinspirasi dari Hwang Minhyun, Bisa Jadi Referensi!
-
7 Inspirasi OOTD Simpel ala Jung Hae In, Bisa Buat Beragam Look!
-
7 Inspirasi Gaya Sporty ala Cha Eun Woo ASTRO, Tampil Modis dan Fashionable
-
Tampil Anggun dan Elegan dengan 5 Ide Feminim Outfit ala Kim Yoo Jung
-
Biar Gak Mati Gaya, Intip 7 Ide Styling Celana Jeans ala I.N Stray Kids
Artikel Terkait
-
4 Hal Ini Menjadi Penyebab Terjadinya Penyakit Asam Urat, Pernah Mengalami?
-
Begini Tips Agar Terhindar Penyakit Saat Musim Hujan
-
Ganti Dokter, Anak Chikita Meidy Lolos Diagnosa Penyakit Kawasaki
-
Nassar Nongol Lagi Di TV, Pernah Opname di Rumah Sakit : Sakit Karena Diet?
-
4 Makanan yang Tidak Boleh Diberikan pada Kucing, Segera Hentikan!
Health
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?