Mengapa tekanan darah tinggi itu berbahaya? Ada banyak penyakit yang bisa ditimbulkan akibat tekanan darah tinggi, salah satunya penyakit jantung. Itulah kenapa kondisi darah tinggi sebaiknya segera ditangani.
Berita baiknya, melansir healthline.com kondisi darah tinggi ini bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup dan modifikasi pola makan. Dengan demikian, risiko penyakit jantung pun bisa ditekan.
Lalu, jenis makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi penderita hipertensi? Berikut akan diulas beberapa contohnya.
1. Buah jeruk
Diketahui, jenis buah jeruk mengandung sumber vitamin, mineral, serta senyawa tumbuhan yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi. Berdasarkan hasil studi tahun 2021 ditemukan bahwa mengonsumsi 530-600 gram buah per hari (setara dengan empat buah jeruk) bisa berguna untuk pengelolaan tekanan darah. Secara khusus, para peneliti telah menghubungkan konsumsi buah jeruk dengan rendahnya risiko terkena darah tinggi.
2. Sayuran hijau
Jenis makanan lain yang perlu sering dikonsumsi bagi penderita hipertensi, yaitu sayuran hijau seperti bayam. Diketahui, sayuran berdaun hijau ini kaya akan potasium dan magnesium yang berfungsi mengoptimalkan tekanan darah.
Hasil studi tahun 2022 menunjukkan bahwa di antara wanita yang gemar mengonsumsi makanan tinggi natrium, setiap penambahan 1 gram kalium harian dari makanan yang dikonsumsi ternyata mampu menurunkan tekanan darah sistolik (SBP) sebesar 2,4 mmHg.
3. Wortel
Gak hanya baik untuk kesehatan organ mata, ternyata wortel juga bisa menurunkan tekanan darah, lho. Hasil studi tahun 2023 menemukan bahwa konsumsi harian 100 gram wortel (sekitar 1 cangkir wortel mentah parut) bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi hingga 10 persen.
4. Telur
Telur tidak hanya kaya dengan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tapi mengonsumsinya juga bisa menguntungkan untuk mengelola tekanan darah dengan lebih baik. Sebuah studi tahun 2023 yang melibatkan sebanyak 2.349 orang dewasa di Amerika Serikat menemukan bahwa makan lima butir telur atau lebih per minggu bisa menurunkan menurunkan tekanan darah sistolik (SBP) hingga 2,5 mmHg. Secara jangka panjang, mereka yang mengonsumsi telur memiliki risiko lebih rendah mengalami hipertensi.
Gimana, dari makanan pencegah hipertensi di atas adakah makanan favoritmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
6 Kuliner Khas Saat Berkunjung ke Daerah Sulawesi Tenggara, Wajib Coba!
-
Ulat Sagu Viral jadi Bekal Anak Sekolah, Adakah Gizi dan Manfaatnya?
-
6 Makanan Khas Tulungagung yang Nikmat dan Patut Dicoba
-
Jangan Disepelekan, Ini 5 Tujuan Pemeriksaan Tekanan Darah Secara Berkala
-
Cinta Kuya Jualan Makanan Khas Indonesia di Los Angeles, Sikapnya Tuai Pujian
Health
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong