Babat merupakan salah satu organ tubuh hewan seperti sapi, kambing, domba ataupun babi yang lumrah di konsumsi oleh masyarakat Indonesia. Namun, ternyata babat juga cukup digemari oleh beberapa masyarakat dunia. Melansir dari situs National Today, pada setiap tanggal 24 Oktober akan diperingati sebagai hari babat sedunia atau World Tripe Day.
Meskipun dianggap sebagai salah satu bagian tubuh hewan yang tidak begitu menjadi primadona dalam dunia kuliner. Mengonsumsi babat diyakini memiliki beberapa manfaat baik bagi kesehatan. Namun, tentunya mengonsumsi babat atau organ pencernaan hewan tidak boleh terlalu banyak karena juga rawan menjadi pemicu penyakit. Berikut 3 manfaat mengonsumsi babat bagi tubuh.
1. Kaya Akan Sumber Kalsium
Babat ternyata memiliki kandungan kalsium yang cukup baik bagi tubuh. Melansir dari laman halodoc.com, babat serta usus sapi memiliki kandungan kalsium yang cukup besar dan memiliki manfaat bagi kesehatan tulang.
Pada setiap 100 gram babat ataupun usus mengandung sekitar 50-55 mg kalsium. Jumlah ini tentunya cukup besar untuk bagian tubuh hewan yang biasa dikonsumsi. Selain itu, kandungan fosfor dalam organ pencernaan hewan seperti sapi maupun domba juga cukup besar dan baik bagi kesehatan gigi.
2. Baik Untuk Mempertebal Kekebalan Tubuh
Meskipun dianggap sebagai bagian tubuh hewan yang mengandung banyak lemak jenuh, babat juga memiliki kandungan mineral yang baik untuk mempertebal sistem imun. Melansir dari laman hellosehat.com, babat sapi, kambing maupun babi memiliki kandungan seperti zinc, fosfor dan Niacin.
Kandungan niacin yang terdapat pada babat sapi juga baik untuk merangsang kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas. Selain itu, kandungan niacin juga dipercaya dapat menjaga kesehatan mata, kulit serta rambut.
3. Dapat Mencegah Anemia
Babat juga mengandung vitamin B-12 yang baik bagi tubuh. Melansir dari situs hellosehat.com, vitamin B-12 yang terdapat pada babat dapat merangsang pertumbuhan DNA dan mengurangi risiko terjadinya Anemia.
Selain itu, vitamin B-12 juga dapat merangsang tubuh untuk melepaskan hormone endhorphine yang dapat mengurangi rasa stress. Meskipun memiliki manfaat yang cukup baik, mengonsumsi babat juga tidak boleh terlalu sering karena kandungan lemaknya yang cukup tinggi.
Nah, itulah beberapa manfaat mengonsumsi babat secara teratur dan terukur bagi kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
-
Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
Artikel Terkait
-
Peringati Hari Kesehatan Jiwa, Himpunan Psikologi di Jambi Gelar Talk Show
-
Jordi Onsu Salahkan Gen Z Gerai Geprek Bensu Banyak yang Tutup, karena Rentan Alami Masalah Kesehatan Mental?
-
Idap Bipolar, Marshanda Curhat Ada Artis Terkenal yang Dilarang Berteman dengannya
-
Sebanyak 43.916 Peserta JKN Tidak Aktif, Dinkes Kulon Progo Lakukan Penelusuran
-
Kebiasaan Mengemudi Mobil Tanpa Alas Kaki Ternyata Berisiko Mengganggu Kesehatan
Health
-
Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
-
Sering Lapar Padahal Baru Sarapan? Waspada Efek Roller Coaster Gula Darah
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
Terkini
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Cap Sombong Menyebar, Meghan Markle Kena 'Boikot' Calon ART di Kawasan Elite Montecito!
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia