Pernahkah kamu menyadari ternyata sudah berjam-jam duduk di depan layar tanpa benar-benar bergerak? Mulai dari mengerjakan laporan, mengikuti rapat, hingga menyelesaikan tugas demi tugas. Semua hal tersebut dikerjakan dalam satu posisi yang sama: duduk.
Terlalu lama duduk bukan hanya membuat tubuh terasa pegal setelah seharian bekerja, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi tubuh dalam jangka panjang.
Menurut Alodokter, kurang bergerak dalam waktu lama dapat membuat otot dan sendi menjadi lebih lemah serta kaku. Duduk terlalu lama juga dapat memperlambat metabolisme sehingga tubuh menjadi kurang optimal dalam mengatur tekanan darah, kadar gula darah, dan proses pembakaran lemak.
Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri pada punggung dan pinggul akibat tekanan pada otot serta tulang belakang, hingga melemahnya otot kaki dan bokong karena jarang digunakan. Kebiasaan tersebut juga dapat berkaitan dengan peningkatan berat badan dan risiko obesitas apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.
Memberikan jeda bagi tubuh untuk berdiri dan bergerak menjadi bagian penting dari kebiasaan sehari-hari, terutama bagi kamu yang sebagian besar aktivitasnya dilakukan dalam posisi duduk.
Meski begitu, mengurangi waktu duduk tidak selalu berarti harus langsung mendaftarkan diri ke gym. Aktivitas fisik sederhana yang dilakukan secara konsisten sepanjang hari juga dapat menjadi cara untuk membuat tubuh lebih aktif.
Cara Tetap Aktif Selama Jam Kerja, Tanpa Harus ke Gym
Kabar baiknya, tetap aktif bergerak selama di kantor tidak butuh peralatan gym atau waktu khusus berolahraga. Berikut beberapa cara sederhana yang bisa diselipkan di sela kesibukan kerja.
1. Luangkan Waktu untuk Berdiri dan Berjalan
Duduk terlalu lama bisa membuat tubuh terasa kaku, terutama pada bagian punggung, leher, dan kaki. Karena itu, cobalah menyempatkan diri untuk berdiri dan berjalan sebentar di sela pekerjaan.
Kamu bisa mengambil air minum, pergi ke pantry, berjalan menuju meja rekan kerja, atau sekadar berkeliling sebentar di area kantor. Meskipun hanya dilakukan selama beberapa menit, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk.
2. Manfaatkan Jam Istirahat untuk Bergerak
Waktu istirahat makan siang tidak harus selalu dihabiskan dengan duduk kembali setelah beberapa jam bekerja.
Cobalah berjalan kaki sebentar sebelum atau sesudah makan, keluar ruangan untuk mendapatkan udara segar, atau berjalan santai bersama rekan kerja. Selain membuat tubuh lebih aktif, meninggalkan meja sejenak juga dapat menjadi kesempatan untuk beristirahat dari layar dan menyegarkan pikiran sebelum kembali lagi bekerja.
3. Gunakan Tangga dan Area Kantor Supaya Tetap Aktif
Kalau kantor memiliki beberapa lantai, naik dan turun tangga bisa menjadi kesempatan sederhana untuk menambah aktivitas fisik selama bekerja. Namun, bagi kantor yang hanya terdiri dari satu lantai, kamu tetap bisa memanfaatkan area sekitar untuk bergerak.
Misalnya, berjalan menuju meja rekan kerja, mengambil dokumen secara langsung, atau berkeliling sebentar setelah menyelesaikan satu pekerjaan. Kebiasaan kecil ini dapat membantu mengurangi waktu duduk sekaligus membuat tubuh tidak terus berada dalam posisi yang sama sepanjang hari.
4. Luangkan Waktu untuk Stretching di Meja Kerja
Sebelum atau sesudah duduk lama menghadap layar, biasakan melakukan peregangan ringan atau stretching langsung di kursi atau di samping meja kerja. Fokuskan pada area yang paling sering kaku akibat posisi duduk di kantor, seperti leher, bahu, punggung, dan pergelangan tangan.
Stretching membantu melemaskan otot dan sendi yang tegang akibat posisi statis seharian, sekaligus jadi jeda singkat yang menyegarkan pikiran di sela pekerjaan.
Peregangan sederhana seperti memutar leher perlahan, menarik bahu ke belakang, atau meregangkan pergelangan tangan hanya membutuhkan waktu beberapa menit, namun dampaknya cukup terasa untuk mengurangi rasa pegal yang menumpuk sepanjang hari
Menjaga tubuh tetap aktif di tengah kesibukan kerja tidak selalu membutuhkan waktu khusus atau tempat olahraga. Berdiri secara berkala, berjalan di sela pekerjaan, memanfaatkan waktu istirahat, hingga melakukan peregangan ringan dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk mengurangi waktu duduk sepanjang hari.
Meski terlihat kecil, kebiasaan tersebut akan lebih berarti ketika dilakukan secara konsisten. Dengan memberi tubuh lebih banyak kesempatan untuk bergerak, rutinitas kerja yang padat tetap bisa diimbangi dengan kebiasaan yang lebih aktif dan sehat.
Baca Juga
-
Sold Out dalam 35 Detik, Toleranshoes Aerostreet Satukan Enam Tokoh Agama
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget
Artikel Terkait
Health
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
Terkini
-
Review Film Batwara 1947: Kisah Haru di Balik Perpecahan Dua Bangsa Besar
-
Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Sold Out dalam 35 Detik, Toleranshoes Aerostreet Satukan Enam Tokoh Agama
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang