Menulis bagi segelintir orang merupakan hobi yang sangat menyenangkan. Tulisan yang ditulis pun bermacam-macam, dari sebuah artikel ringan sampai dengan naskah novel yang siap diterbitkan menjadi sebuah buku.
Akan tetapi, menerbitkan sebuah naskah cerita sampai menjadi sebuah buku merupakan hal yang tidak mudah. Ada banyak kriteria yang harus terpenuhi ketika ingin menerbitkan sebuah buku.
Banyak penulis yang naskahnya ditolak oleh penerbit karena tidak sesuai dengan kriteria. Penolakan tersebut memang terasa menyakitkan, tapi sebagai penulis kamu jangan menyerah karena tulisanmu ditolak.
Berikut 5 hal yang harus kamu lakukan ketika tulisanmu ditolak oleh penerbit.
1. Membaca lebih banyak buku
Dengan membaca lebih banyak buku kembali kita dapat membandingkan tulisan kita dengan buku tersebut. Tujuan dari membandingkan buku kita adalah untuk mengetahui di mana letak kekurangan buku kita. Kita juga dapat mendapatkan referensi dan kosakata baru dari buku yang kamu baca.
2. Berdiskusi dengan ahlinya
Sama seperti hal yang pertama, tujuan kita berdiskusi dengan penulis yang lebih ahli adalah untuk meminta tanggapan terkait tulisan yang kita tulis. Apakah ada kekurangan dari tulisan yang kita tulis dan bagaimana cara memperbaiki tulisan kita.
Selain itu, kita dapat meminta saran kepada penulis yang ahli tentang bagaimana caranya membuat tulisan kita menjadi menarik dan diterima oleh penerbit.
3. Merevisi naskah
Setelah kita membaca banyak buku lain dan berdiskusi dengan penulis yang ahli, kita dapat mengetahui letak kekurangan dari naskah yang kita miliki.
Langkah selanjutnya setelah kita mengetahui kekurangan naskah kita adalah merevisinya dan meningkatkan kualitas naskah kita. Dengan meningkatkan kualitas naskah kita dibandingkan sebelumnya membuat naskah kita memiliki kesempatan untuk diterima oleh penerbit.
4. Mengirim ke penerbit lain
Jika kita sudah mencoba mengirimkan naskah kita ke penrbit dan kembali ditolak, alangkah baiknya kita mengirimkan ke penerbit lain. Karena terkadang kriteria tulisan yang diterima setiap penerbit memiliki perbedaan, bisa jadi naskah yang kita tulis sudah sesuai dengan kriteria dari penerbit lain.
5. Tetap semangat dalam menulis
Hal ini tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan empat hal sebelumnya. Jika naskah kita sudah ditolak berkali-kali itu berarti kita masih memiliki kekurangan dalam skill menulis.
Hal yang harus kita lakukan adalah tetap semangat dan terus belajar tentang skill penulisan. Tidak hanya belajar teori kita juga harus terus mengasah skill penulisan secara praktik.
Itulah 5 hal yang dapat dilakukan ketika naskah ditolak oleh penerbit. Setelah membaca informasi ini, jangan pernah menyerah lagi ketika tulisanmu ditolak oleh penerbit dan teruslah belajar tentang skill penulisan agar suatu saat nanti naskahmu dapat diterima oleh penerbit.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Tidak Perlu Mengeluarkan Modal Banyak Untuk Jadi Penulis
-
5 Modal yang Perlu Dimiliki Seorang Penulis, Nggak Ribet Kok!
-
Berburu Buku Bacaan di Pameran Islamic Book Fair 2022
-
4 Tips Ampuh agar Tetap Konsisten Menulis di Media Online, Tertarik Mencoba?
-
5 Jenis Ending Cerita yang Bisa Dicoba, Yuk Terapkan!
Hobi
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam
-
Bikin Nostalgia! Sally dari Film Cars Kini Hadir lewat Porsche 911 Asli
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
Terkini
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
Ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin' saat Idulfitri: Benarkah Selalu Tulus?
-
5 Tips Perawatan Wajah agar Tetap Lembap dan Fresh saat Mudik