Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil melaju ke babak 3 besar Kejuaraan Dunia 2022 usai taklukkan wakil Chinese Taipei, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun pada Senin (22/8/2022) malam di Tokyo Gymnasium, Tokyo, Jepang. Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto menang melalui pertandingan straight game dengan skor 21-14 dan 21-8 selama 30 menit.
Pada awal gim pertama, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil membuka jalannya pertandingan dengan keunggulan 5-0 atas Chang/Yang. Permainan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang terlihat nyaman, berhasil meraup poin demi poin. Interval gim pertama, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto unggul 11-6.
Usai interval gim pertama, Chang/Yang sempat melakukan upaya-upaya untuk mengejar ketertinggalan dari Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Tak lengah, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto terus mencoba berbagai pukulan demi menjauhi skor Chang/Yang dan mempertahankan keunggulan. Bermain apik, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto memenangkan gim pertama dengan skor 21-14.
Berlanjut ke gim kedua, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto kembali mengulang awal yang baik. Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto unggul 7-0 di awal gim atas Chang/Yang. Terus mendominasi jalannya pertandingan, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto memimpin jauh di interval gim kedua dengan skor 11-4.
Usai interval gim kedua, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto semakin menekan permainan Chang/Yang dan konsisten dengan keunggulan skor mereka. Tak perlu lama, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil merebut gim kedua dengan kemenangan 21-8.
Pertemuan antara Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Chang Ching Hui/Yang Ching Tun di Kejuaraan Dunia 2022 sendiri merupakan pertemuan untuk kedua kalinya di pertandingan bulutangkis internasional. Dengan kemenangan ini, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto memperkuat dominasi head to head 2-0 atas Chang/Yang.
Kemenangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto atas Chang Ching Hui/Yang Ching Tun sekaligus memastikan melajunya langkah Fadia/Ribka menuju babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2022. Sedangkan ganda putri Chinese Taipei, Chang/Yang harus mengakui keunggulan Fadia/Ribka dan terhenti langkahnya di babak 64 besar Kejuaraan Dunia 2022.
Pertandingan Kejuaraan Dunia 2022 dapat disaksikan melalui siaran langsung di iNews TV, MNC TV, layanan streaming RCTI+, SPO TV dan kanal youtube resmi milik BWF yaitu BWF TV.
Baca Juga
-
Rekap Kejuaraan Kelas Atas BWF, Indonesia Nol Gelar Juara!
-
Indonesia Open 2025: Semifinal, Fajar/Rian Bersiap Lawan Juara All England!
-
Indonesia Open 2025: Match Sengit, Jafar/Felisha Terhenti di Babak Kedua
-
Indonesia Open 2025: Laga Pembuka, Adnan/Indah Amankan Tiket Perempat Final
-
Indonesia Open 2025: Jadi Andalan, Dejan/Fadia Terhenti di Babak Awal
Artikel Terkait
-
Revitalisasi TMII Habiskan Dana Rp 1,1 Triliun, Pesan Jokowi: Harga Tiketnya Jangan Mahal-mahal
-
Transaksi Dana Judi Online di Indonesia Disebut Mencapai Raturan Triliun per-Tahun, PPATK: Pelaku Sangat Piawai
-
Tekan Sampah Makanan, Kemenparekraf dan Surplus Indonesia Luncurkan Sustainable Food Tourism
-
OTT Suap PMB di Unila, Ketua Forum Rektor Indonesia: Mencederai Rasa Keadilan!
-
Menang Mudah, Anthony Ginting ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2022
Hobi
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
Terkini
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bahagia Tak Perlu Menunggu: Pelajaran dari Seni Membahagiakan Diri Sendiri
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?